• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Emiten Mothercare (BABY) Mau Rights Issue, Caplok Perusahaan Mainan

Emiten Mothercare (BABY) Mau Rights Issue, Caplok Perusahaan Mainan

December 19, 2025
Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

October 8, 2026
Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

October 8, 2026
Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

October 8, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat Tipis 0,13% ke Level 6.154

IHSG Sesi I Dibuka Menguat Tipis 0,13% ke Level 6.154

October 8, 2026
ADHI Lepas Seluruh Saham Tol Jogja-Solo ke SMI Senilai Rp1,77 T

ADHI Lepas Seluruh Saham Tol Jogja-Solo ke SMI Senilai Rp1,77 T

October 8, 2026
Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

Intip 5 Rekomendasi Saham yang Potensi Kasih Cuan Hari Ini

October 8, 2026
Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Terciduk Kompak Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

October 8, 2026
Investor Lirik Obligasi AS, Ramai-ramai Kabur dari Bursa Asia

Investor Lirik Obligasi AS, Ramai-ramai Kabur dari Bursa Asia

October 8, 2026
FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

FTSE Russell Pertahankan Status RI, Pantau Reformasi Pasar Modal

October 8, 2026
Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

Presiden Komisaris Mu’min Ali Gunawan Mundur, PANS Segera Gelar RUPS

October 8, 2026
Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

Asing Diam-DIam Lepas 10 Saham Ini Kala IHSG Terkoreksi

October 8, 2026
Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

Emiten Haji Isam JARR Gadai 7,99 Miliar Saham ke Bank Mandiri

October 8, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, October 8, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Emiten Mothercare (BABY) Mau Rights Issue, Caplok Perusahaan Mainan

10 months ago
in Lifestyle
Emiten Mothercare (BABY) Mau Rights Issue, Caplok Perusahaan Mainan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten ritel perlengkapan bayi dan anak PT Multitrend Indo Tbk. (BABY) berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Aksi korporasi tersebut dilakukan dalam rangka mengakuisisi PT Emway Globalindo (EGI), perusahaan yang bergerak di distribusi mainan dan produk gaya hidup anak.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen BABY menyampaikan bahwa nilai total transaksi pengambilalihan EGI mencapai sekitar Rp269,99 miliar. Nilai tersebut terdiri dari setoran modal selain uang (inbreng) senilai Rp129,99 miliar serta pembelian sisa saham sebesar Rp139,99 miliar yang pendanaannya bersumber dari fasilitas pinjaman perbankan.

Melalui skema ini, Multitrend akan mengambil alih 99,99% saham EGI, sehingga EGI akan menjadi anak usahanya. Aksi tersebut dilakukan melalui rights issue dengan harga pelaksanaan yang telah disepakati sebesar Rp590 per saham.

Manajemen menjelaskan, nilai transaksi pengambilalihan tersebut setara lebih dari 50% ekuitas perseroan, sehingga dikategorikan sebagai transaksi material sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, transaksi ini juga merupakan transaksi afiliasi, mengingat pihak penjual saham EGI merupakan pemegang saham pengendali BABY, yakni Blooming Years Pte. Ltd.

Sehubungan dengan hal tersebut, Multitrend wajib memperoleh persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), termasuk persetujuan dari pemegang saham independen. RUPSLB direncanakan akan digelar pada 26 Januari 2026.

BABY memperkirakan keputusan akuisisi EGI akan meningkatkan nilai dan kinerja BABY melalui peningkatan skala usaha, kontribusi pendapatan yang stabil, peningkatan EBITDA secara bertahap, serta penguatan kemampuan BABY dan kelompok usahanya dalam menghasilkan arus kas.

“Selain dampak finansial tersebut, transaksi ini juga memperkuat posisi strategis Perseroan melalui perluasan jaringan distribusi, peningkatan kapabilitas merchandising dan sourcing, serta penciptaan sinergi operasional dan komersial di seluruh entitas dalam kelompok usaha Perseroan,” kata manajemen BABY dalam keterbukaan informasi, dikutip Jumat (19/12/2025).

Sebagai informasi, Multitrend Indo dibentuk sebagai anak perusahaan ritel Kanmo Group. Toko pertama perusahaan untuk Mothercare dibuka di Mall Taman Anggrek. Selain itu, BABY juga menaungi ELC, Gingersnaps, Justice, dan Wilio.

Kanmo Group adalah anak perusahaan K. Aloomall Group yang berfokus pada distribusi brand-brand ritel di Indonesia dan India. Kanmo Group dimiliki oleh Manoj Bharwani.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

Bursa Suspensi 4 Saham Sekaligus, Ini Daftarnya

October 8, 2026
Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

Skema Pindar Kecebong Dianggap Merugikan, Ini Kata OJK

October 8, 2026
Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

Rupiah Menguat Lagi, Dolar AS Kini Turun ke Level Rp17.855

October 8, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .