• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi 1 Ditutup Lompat 0,81%, Saham Perbankan Masih Bertenaga

IHSG Sesi 1 Ditutup Lompat 0,81%, Saham Perbankan Masih Bertenaga

November 20, 2025
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Jauhi Radius 2 Km!

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Jauhi Radius 2 Km!

October 5, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

Bos OJK Buka Suara Soal Penyebab IHSG Melemah Sepanjang 2026

October 5, 2026
52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

52 Perusahaan Jasa Keuangan Kena Denda OJK, `141 Peringatan Tertulis

October 5, 2026
Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono Mengundurkan Diri

October 5, 2026
Danantara Tutup 354 BUMN

Danantara Tutup 354 BUMN

October 5, 2026
Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

Bertemu Presiden, Bos Danantara Buka-Bukaan Soal Perampingan BUMN

October 5, 2026
Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

Utang Pinjol Warga RI Rp107 T, Kredit Macet Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

Piutang Multifinance Cuma Tumbuh 1,68%, Penjualan Kendaraan Melambat

October 5, 2026
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Sesi 1 Ditutup Lompat 0,81%, Saham Perbankan Masih Bertenaga

11 months ago
in Lifestyle
IHSG Sesi 1 Ditutup Lompat 0,81%, Saham Perbankan Masih Bertenaga
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat signifikan pada perdagangan hari ini. IHSG melesat 0,81% atau menguat 67,81 poin ke level 8.474,39.

Sebanyak 358 saham naik, 240 saham turun, dan 210 saham tidak bergerak.

Nilai transaksi hingga jeda makan siang tergolong ramai atau mencapai Rp 10,27 triliun, melibatkan 19,39 miliar saham dalam 1,34 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun terkerek naik menjadi Rp 15.484 triliun.

Mayoritas sektor perdagangan bergerak di zona hijau, dengan apresiasi terbesar dicatatkan oleh energi, konsumer non-primer dan keuangan. Adapun hanya sektor kesehatan dan properti yang mengalami koreksi hari ini.

Emiten perbankan tercatat masih menjadi pendorong utama kinerja IHSG. Bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) tercatat masuk dalam lima besar penopang kinerja IHSG hari ini.

Sementara itu dua emiten lainnya yang ikut mengerek kinerja IHSG adalah emiten tambang Grup Sinar Mas, Dian Swastatika Sentosa (DSSA), dan emiten tambang batu bara Prajogo Pangestu, Petrindo Jaya Kreasi (PTRO).

Pelaku pasar masih mencerna keputusan terbaru terkait suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

Pelaku pasar akan mencermati sejumlah sentimen pasar hari ini, terutama pengumuman pengumuman BI rate. Diketahui, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 November 2025 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI-Rate pada 4,75%. Ketetapan ini diumumkan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil RDG, Rabu (19/11/2025).

Dalam RDG November ini, BI juga menetapkan suku bunga Deposit Facility sebesar 3,75%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 5,50%.

Sepanjang 2025, BI telah memangkas suku bunga sebanyak lima kali, masing-masing 25 bps pada Januari, Mei, Juli, Agustus, dan September. Total pemangkasan mencapai 125 bps, dari 6,00% di akhir 2024 menjadi 4,75% saat ini.

Sementara itu, bursa Asia kembali tersengat euforia kecerdasan buatan (AI).

Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 melesat 3,7% pada awal perdagangan, sementara Topix menguat 1,67%. Saham-saham terkait chip memimpin reli setelah laporan Nvidia, dengan SoftBank melonjak hingga 8%, Tokyo Electron terbang hampir 7%, Lasertec naik 5,6%, dan Renesas Electronics menguat 4,8%.

Di Korea Selatan, indeks Kospi menanjak 2,63% dan Kosdaq bertambah 1,75%. Sentimen positif juga mendorong saham berat seperti SK Hynix dan Samsung Electronics yang masing-masing menguat lebih dari 6% dan 3,3%.

Australia pun ikut menghijau dengan ASX/S&P 200 yang naik 1%. Namun, kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong justru mengarah sedikit lebih rendah di 25.820, turun tipis dari penutupan sebelumnya di 25.830,65.

Hal itu setelah Nvidia merilis kinerja yang lebih kuat dari ekspektasi serta memberikan proyeksi optimistis yang kembali mengerek kepercayaan terhadap perdagangan berbasis AI.

Saham raksasa chip tersebut melonjak lebih dari 4% pada sesi setelah jam perdagangan usai pendapatan kuartal fiskal ketiganya melampaui estimasi laba maupun pendapatan.

Nvidia juga memberikan proyeksi penjualan kuartal keempat yang lebih tinggi dari perkiraan, dengan CEO Jensen Huang menyebut permintaan untuk chip Blackwell generasi terbaru berada pada level “off the charts.”

Adapun fokus pasar domestik hari ini tertuju pada bauran kebijakan Bank Indonesia yang menerapkan strategi gas dan rem secara bersamaan. Keputusan untuk menahan suku bunga acuan tetap di level 4,75% menjadi jangkar stabilitas nilai tukar, sementara guyuran insentif likuiditas makroprudensial senilai lebih dari Rp 400 triliun dikucurkan untuk memacu pertumbuhan kredit perbankan.

Langkah domestik ini beriringan dengan dinamika global yang beragam, mulai dari sikap hati-hati China hingga penurunan inflasi Inggris yang memberikan sinyal baru bagi peta kekuatan mata uang dunia.

Selain BI Rate, risalah Federal Open Market Committee (FOMC) juga akan menjadi pegangan pelaku pasar hari ini. Tak kalah penting adalah rilis data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) dan transaksi berjalan serta konferensi pers APBN KiTA yang digelar hari ini.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Jauhi Radius 2 Km!

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Jauhi Radius 2 Km!

October 5, 2026
Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

Industri Gadai Meledak! Pembiayaan Naik 44% Jadi Rp156 Triliun

October 5, 2026
Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

Regulator Perbankan Global Ingatkan Bahaya AI, Risiko Baru Mengintai!

October 5, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .