• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Belum Terima Dana Purbaya, Respons Bos Bank Jakarta: Kita Tunggu

Belum Terima Dana Purbaya, Respons Bos Bank Jakarta: Kita Tunggu

November 6, 2025
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
Kredit Bank RI Melesat 13,56% Tembus Rp9.178 T, Himbara Tertinggi

Kredit Bank RI Melesat 13,56% Tembus Rp9.178 T, Himbara Tertinggi

October 5, 2026
Ada 29 Emiten Ngantri Penawaran Umum, Target Dana Rp26,47 T

Ada 29 Emiten Ngantri Penawaran Umum, Target Dana Rp26,47 T

October 5, 2026
OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dari Bappebti, Ini Aturannya

OJK Ambil Alih Pengawasan Bursa Mineral dari Bappebti, Ini Aturannya

October 5, 2026
Breaking! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1,1% Jelang Tutup Pasar

Breaking! IHSG Tiba-Tiba Melesat 1,1% Jelang Tutup Pasar

October 5, 2026
Penghapusan Batas Minimum Harga Saham, OJK: Sesuai Ekspektasi Pasar

Penghapusan Batas Minimum Harga Saham, OJK: Sesuai Ekspektasi Pasar

October 5, 2026
BEI Temukan 94,96% Saham Dikuasai Oknum Tertentu Pada Emiten INDO

BEI Temukan 94,96% Saham Dikuasai Oknum Tertentu Pada Emiten INDO

October 5, 2026
Utang Pindar Tembus Rp107 T, Kredit Macet Merangkak Naik Jadi 4,73%

Utang Pindar Tembus Rp107 T, Kredit Macet Merangkak Naik Jadi 4,73%

October 5, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895

Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895

October 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Belum Terima Dana Purbaya, Respons Bos Bank Jakarta: Kita Tunggu

11 months ago
in Lifestyle
Belum Terima Dana Purbaya, Respons Bos Bank Jakarta: Kita Tunggu
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank DKI (Bank Jakarta) menantikan penempatan saldo anggaran lebih (SAL) yang direncanakan oleh Kementerian Keuangan. Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo menyampaikan pihaknya belum menerima penempatan dana “nganggur” pemerintah yang diperkirakan sebesar Rp10 triliun hingga Rp20 triliun.

“Ya, kita tunggu aja. Kita tunggu aja nanti. Belum [diterima],” ungkapnya, saat ditemui di Lippo Mall Nusantara, Kamis (6/11/2025).

Agus mengatakan pihaknya menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, Bank Jakarta tidak akan kesulitan dalam menyerap penempatan dana tersebut, meski porsinya mencapai sekitar 11,02% hingga 22,04% dari total asetnya yang saat ini mencapai Rp90,72 triliun per kuartal III-2025.

“Nggak [berat]. Itu nanti akan justru baik juga untuk dorong pergerakan di pasar,” ucap Agus.

“Sebenarnya, ya kita positif lah ya, apresiasi. Kalau memang itu dijalankan.”

Sebelumnya, Agus mengatakan langkah penempatan dana SAL tersebut merupakan bentuk kepercayaan dan dukungan strategis pemerintah terhadap peran Bank Jakarta dalam menjaga stabilitas sistem keuangan daerah serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

“Rencana penempatan dana tersebut bukanlah bentuk permohonan tambahan likuiditas dari Bank Jakarta. Saat ini posisi likuiditas Bank Jakarta berada pada level yang sehat, dengan rasio LDR yang terjaga,” tegas Agus dalam keterangannya, Selasa (7/10/2025).

Ia melanjutkan, penempatan dana pemerintah pusat akan menjadi stimulus positif yang dapat mengakselerasi fungsi intermediasi, terutama dalam penyaluran pembiayaan ke sektor produktif seperti UMKM, perdagangan, industri, dan sektor jasa yang berkontribusi langsung terhadap ekonomi daerah. Bank Jakarta siap melaksanakan amanah tersebut secara profesional dan prudent, dan tetap mematuhi seluruh ketentuan regulator dan menerapkan prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance).

Seperti diketahui, Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa telah menyuntik dana segar Rp 200 triliun ke lima bank himpunan bank milik negara (himbara) pada 12 September lalu. Kelima bank tersebut adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), plus satu bank syariah, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS).

Bank Mandiri, BNI, dan BRI mendapatkan masing-masing Rp 55 triliun, BTN sebesar Rp 25 triliun dan BSI Rp 10 triliun.

Terbaru, Purbaya berencana menempatkan dana menganggur pemerintah ke Bank Pembangunan Daerah (BPD) dengan nilai Rp10 triliun hingga Rp20 triliun. Namun, ia mengakui rencana itu memang berisiko ketimbang yang telah dilakukan sebanyak Rp 200 triliun ke lima bank milik negara.

“Kita lihat dulu kesiapan mereka. Tapi ada pandangan risky (berisiko) kan kalau BPD kan,” kata Purbaya di kawasan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (13/10/2025).

Meski begitu, Purbaya mengaku percaya diri bisa membuat skema yang aman untuk penempatan dana di BPD. Di antaranya ialah dengan berpedoman pada kemampuan BPD yang kuat dalam penyaluran kredit atau pembiayaan.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Purbaya: Penempatan Dana Rp 200 T di 5 Bank Tak Langgar Undang-Undang




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

OJK Blokir 38.796 Rekening Judol, Bank Diminta Pantau NIK Pelaku

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1,3% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

IHSG Ditutup Naik 1.1% Ini Penyebabnya

October 5, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .