• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat 0,13%, Investor Cerna Kabar MSCI

IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat 0,13%, Investor Cerna Kabar MSCI

November 6, 2025
OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko

OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko

October 5, 2026
Cari 600.000 ASN Terbaik, Bos BKN Bocorkan Kriteria Calon Pejabat RI

Cari 600.000 ASN Terbaik, Bos BKN Bocorkan Kriteria Calon Pejabat RI

October 5, 2026
Industri Asuransi dan Dana Pensiun Masih Positif, OJK Ungkap Datanya

Industri Asuransi dan Dana Pensiun Masih Positif, OJK Ungkap Datanya

October 5, 2026
Dunia Tertekan, OECD Justru Naikkan Proyeksi Ekonomi RI 2026

Dunia Tertekan, OECD Justru Naikkan Proyeksi Ekonomi RI 2026

October 5, 2026
BEI Terapkan IDSS dengan Manajemen Risiko Terukur & Menyeluruh

BEI Terapkan IDSS dengan Manajemen Risiko Terukur & Menyeluruh

October 5, 2026
Kredit Bank Ngebut 13,65%, Tapi UMKM Cuma Tumbuh 2,38%

Kredit Bank Ngebut 13,65%, Tapi UMKM Cuma Tumbuh 2,38%

October 5, 2026
IHSG Terkoreksi 6,96% di September 2026

IHSG Terkoreksi 6,96% di September 2026

October 5, 2026
Kabar Baik, OJK Restrukturisasi Kredit Korban Gempa NTT

Kabar Baik, OJK Restrukturisasi Kredit Korban Gempa NTT

October 5, 2026
Suku Bunga Global Belum Mau Turun, OJK Wanti-wanti Pasar RI

Suku Bunga Global Belum Mau Turun, OJK Wanti-wanti Pasar RI

October 5, 2026
Investor Singapura Borong Rp40,6 M Saham TGUK, Jadi Pengendali Baru

Investor Singapura Borong Rp40,6 M Saham TGUK, Jadi Pengendali Baru

October 5, 2026
Sesi I Dana Asing Kabur Rp205 M Kala IHSG Hijau, 5 Saham Ini Diborong

Sesi I Dana Asing Kabur Rp205 M Kala IHSG Hijau, 5 Saham Ini Diborong

October 5, 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak-Harga Batu Diramal Bisa Tembus USD 200

G7 Lepas Cadangan Minyak-Harga Batu Diramal Bisa Tembus USD 200

October 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat 0,13%, Investor Cerna Kabar MSCI

11 months ago
in Lifestyle
IHSG Sesi 1 Ditutup Menguat 0,13%, Investor Cerna Kabar MSCI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak di zona hijau hari ini, Kamis (6/11/2025). Indeks ditutup menguat 0,13% ke level 8.329,40 pada akhir perdagangan sesi pertama.

Sebanyak 363 saham naik, 263 turun, dan 182 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 11,34 triliun, melibatkan 15,50 miliar saham dalam 1,51 juta kali transaksi.

Mayoritas sektor perdagangan menguat dengan kenaikan paling tinggi dicatatkan oleh sektor energi, industri dan konsumer non-primer. Adapun sektor yang melemah paling dalam adalah utilitas dan konsumer primer. 

Penguatan IHSG hari ini tampaknya terjadi karena rebound setelah sebelumnya sempat ada aksi ambil keuntungan (profit taking) setelah IHSG mampu mencetak rekor harga tertinggi (ATH). Emiten konglomerat dan saham berkapitalisasi besar tercatat sebagai penopang utama kinerja IHSG hari ini.

Saham DSSA yang melesat 7,28% ke Rp 94.625 per saham berkontribusi atas penguatan 24,77 indeks poin.

Kemudian ada saham Petrosea (PTRO) dan Barito Pacific (BRPT) milik konglomerat Prajogo Pangestu juga menguat dengan sumbangsih kenaikan masing-masing 2,01 dan 1,07 indeks poin. 

Emiten-emiten lain yang ikut menjadi pendorong kinerja IHSG hari ini termasuk BBRI, MORA dan BELI.

Penguatan IHSG dalam dua hari terakhir juga ditopang oleh aliran dana asing. Asing mencatat net buy Rp 1,31 triliun, dengan total pembelian Rp 6,59 triliun dan penjualan Rp 5,28 triliun pada perdagangan kemarin.

Adapun pelaku pasar hari ini dihadapkan pada beragam sentimen yang datang baik dari dalam negeri maupun luar.

Dari dalam negeri, pasar masih akan merespon hasil rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025 serta perubahan MSCI. Sementara dari eksternal, perkembangan pasar tenaga kerja Amerika Serikat serta ketidakpastian akibat berlanjutnya penutupan pemerintahan menjadi faktor eksternal yang memengaruhi arah sentimen global.

Data-data ekonomi AS menunjukkan ekonomi masih sangat kuat sehingga bisa menurunkan proyeksi pemangkasan suku bunga The Fed ke depan.

Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil review terbaru atas sejumlah indeks acuan yang menjadi rujukan penting dana institusi dunia.

Evaluasi tersebut mencakup MSCI Global Standard Index, MSCI Global Small Cap Index, serta MSCI Micro Cap Index. Ketiga indeks ini menjadi barometer arus modal asing, karena setiap perubahan komposisi dapat memicu aksi jual-beli besar oleh manajer investasi global.

Perubahan ini efektif berlaku setelah penutupan perdagangan pada 24 November 2025.

Berikut perubahan:

Emiten masuk (inclusion):
• Barito Renewables Energy (BREN)
• Bumi Resources Minerals (BRMS)

Emiten keluar (exclusion):
• Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP)
• Kalbe Farma (KLBF)

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



IHSG Dibuka Menguat 0,21%, Selangkah lagi ke Level 7.500




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko

OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko

October 5, 2026
Cari 600.000 ASN Terbaik, Bos BKN Bocorkan Kriteria Calon Pejabat RI

Cari 600.000 ASN Terbaik, Bos BKN Bocorkan Kriteria Calon Pejabat RI

October 5, 2026
Industri Asuransi dan Dana Pensiun Masih Positif, OJK Ungkap Datanya

Industri Asuransi dan Dana Pensiun Masih Positif, OJK Ungkap Datanya

October 5, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .