• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.680

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.680

November 6, 2025
OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko

OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko

October 5, 2026
Cari 600.000 ASN Terbaik, Bos BKN Bocorkan Kriteria Calon Pejabat RI

Cari 600.000 ASN Terbaik, Bos BKN Bocorkan Kriteria Calon Pejabat RI

October 5, 2026
Industri Asuransi dan Dana Pensiun Masih Positif, OJK Ungkap Datanya

Industri Asuransi dan Dana Pensiun Masih Positif, OJK Ungkap Datanya

October 5, 2026
Dunia Tertekan, OECD Justru Naikkan Proyeksi Ekonomi RI 2026

Dunia Tertekan, OECD Justru Naikkan Proyeksi Ekonomi RI 2026

October 5, 2026
BEI Terapkan IDSS dengan Manajemen Risiko Terukur & Menyeluruh

BEI Terapkan IDSS dengan Manajemen Risiko Terukur & Menyeluruh

October 5, 2026
Kredit Bank Ngebut 13,65%, Tapi UMKM Cuma Tumbuh 2,38%

Kredit Bank Ngebut 13,65%, Tapi UMKM Cuma Tumbuh 2,38%

October 5, 2026
IHSG Terkoreksi 6,96% di September 2026

IHSG Terkoreksi 6,96% di September 2026

October 5, 2026
Kabar Baik, OJK Restrukturisasi Kredit Korban Gempa NTT

Kabar Baik, OJK Restrukturisasi Kredit Korban Gempa NTT

October 5, 2026
Suku Bunga Global Belum Mau Turun, OJK Wanti-wanti Pasar RI

Suku Bunga Global Belum Mau Turun, OJK Wanti-wanti Pasar RI

October 5, 2026
Investor Singapura Borong Rp40,6 M Saham TGUK, Jadi Pengendali Baru

Investor Singapura Borong Rp40,6 M Saham TGUK, Jadi Pengendali Baru

October 5, 2026
Sesi I Dana Asing Kabur Rp205 M Kala IHSG Hijau, 5 Saham Ini Diborong

Sesi I Dana Asing Kabur Rp205 M Kala IHSG Hijau, 5 Saham Ini Diborong

October 5, 2026
G7 Lepas Cadangan Minyak-Harga Batu Diramal Bisa Tembus USD 200

G7 Lepas Cadangan Minyak-Harga Batu Diramal Bisa Tembus USD 200

October 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, October 5, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.680

11 months ago
in Lifestyle
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.680
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (6/11/2025), di tengah sentimen eksternal yang masih didominasi oleh pergerakan dolar AS di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan hari ini, rupiah dibuka di posisi Rp16.680/US$ atau menguat 0,12%. Pada perdagangan sebelumnya, rupiah ditutup melemah 0,03% ke level Rp16.700/US$, sekaligus mencatatkan pelemahan dalam tiga hari beruntun.

Adapun, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah sebesar 0,15% ke level 100,051, setelah sempat menembus ke level tertingginya dalam lima bulan terakhir di level 100,360.


Pergerakan rupiah hari ini minim sentimen dari dalam negeri, namun dari eksternal pergerakan rupiah diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh volatitlitas dolar AS di pasar global.

Dolar AS tetap berada dekat posisi tertingginya dalam lima bulan terakhir terhadap enam mata uang utama dunia. Penguatan ini didukung oleh data ekonomi yang menunjukkan ketahanan ekonomi dan pasar tenaga kerja AS.

Data dari ADP menunjukkan bahwa sektor swasta AS menambah 42.000 lapangan kerja pada Oktober, melebihi ekspektasi pasar sebesar 28.000. Hasil ini membantu meredakan kekhawatiran akan pelemahan pasar tenaga kerja setelah beberapa data sebelumnya menunjukkan perlambatan.

Selain itu, data indeks aktivitas sektor jasa AS juga menunjukkan perbaikan pada Oktober, ditopang oleh kenaikan pesanan baru yang solid.

Karl Schamotta, Chief Market Strategist di Corpay, mengatakan bahwa rebound pada data ketenagakerjaan menjadi alasan tambahan bagi pelaku pasar untuk meragukan prospek pemangkasan suku bunga yang lebih agresif oleh The Federal Reserve (The Fed).

“Dengan mayoritas data yang menunjukkan ketahanan pasar tenaga kerja AS, prospek pelonggaran moneter agresif semakin diragukan, dan investor mulai enggan mengambil posisi besar pada penurunan imbal hasil,” ujarnya dikutip dari Reuters.

Bagi rupiah, kondisi ini berarti tekanan masih mungkin berlanjut dalam jangka pendek, terutama jika dolar AS tetap bertahan di level tinggi.

Namun, pelemahan DXY pada pagi ini dapat memberi ruang bagi rupiah untuk bergerak lebih stabil, terlebih di tengah minimnya sentimen domestik.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.570




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko

OJK Kunci Arah Bisnis Bank Lewat POJK Baru Berbasis Risiko

October 5, 2026
Cari 600.000 ASN Terbaik, Bos BKN Bocorkan Kriteria Calon Pejabat RI

Cari 600.000 ASN Terbaik, Bos BKN Bocorkan Kriteria Calon Pejabat RI

October 5, 2026
Industri Asuransi dan Dana Pensiun Masih Positif, OJK Ungkap Datanya

Industri Asuransi dan Dana Pensiun Masih Positif, OJK Ungkap Datanya

October 5, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .