• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya

59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya

August 1, 2026
Pengusaha Kakap China Datang & Investasi di IKN, Alasannya Tak Terduga

Pengusaha Kakap China Datang & Investasi di IKN, Alasannya Tak Terduga

July 31, 2026
Resmi! Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Cs, Mulai 1 Agustus 2026

Resmi! Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Cs, Mulai 1 Agustus 2026

July 31, 2026
Kerusuhan Antarkelompok Agama Pecah, 3 Orang Tewas-Presiden Buka Suara

Kerusuhan Antarkelompok Agama Pecah, 3 Orang Tewas-Presiden Buka Suara

July 31, 2026
Maybank (BNII) Kantongi Laba Rp 698 Miliar di Semester 1 2026

Maybank (BNII) Kantongi Laba Rp 698 Miliar di Semester 1 2026

July 31, 2026
Kata-Kata Bos Danantara Soal Utang Whoosh, Singgung PT Pos & BUMN Ini

Kata-Kata Bos Danantara Soal Utang Whoosh, Singgung PT Pos & BUMN Ini

July 31, 2026
Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Buka Suara Soal Naik Kelas ke KBMI II

Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Buka Suara Soal Naik Kelas ke KBMI II

July 31, 2026
Investor JELI Kena Prank, Antrean Jual 68 Juta Lot Bikin Panic Selling

Investor JELI Kena Prank, Antrean Jual 68 Juta Lot Bikin Panic Selling

July 31, 2026
Bank Neo Commerce Bidik Bebas Defisit 2028, Siap Buka Keran Dividen

Bank Neo Commerce Bidik Bebas Defisit 2028, Siap Buka Keran Dividen

July 31, 2026
Ada Update dari IFG Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

Ada Update dari IFG Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

July 31, 2026
Laba Naik, Nilai Investasi Berbalik Rugi, Ekuitas Maybank Tertekan

Laba Naik, Nilai Investasi Berbalik Rugi, Ekuitas Maybank Tertekan

July 31, 2026
SMBC Indonesia (BTPN) Kantongi Laba Rp1,4 Triliun di Semester 1-2026

SMBC Indonesia (BTPN) Kantongi Laba Rp1,4 Triliun di Semester 1-2026

July 31, 2026
Guide to the Island’s Top Dive Sites – Lombok Dispatch

Guide to the Island’s Top Dive Sites – Lombok Dispatch

July 31, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, August 1, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya

59 minutes ago
in ENTREPRENEUR
59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan daftar emiten yang berpotensi mengalami penghapusan pencatatan (delisting). Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) per 30 Juni 2026, ada sebanyak 59 emiten yang dihentikan perdagangannya sementara (suspensi).

Sebanyak 59 emiten tersebut memiliki masa suspensi perdagangan saham yang telah mencapai lebih dari 6 bulan, sehingga masuk dalam kategori yang berpotensi dikenakan delisting.

BEI menjelaskan bahwa delisting dapat dilakukan apabila perusahaan mengalami kondisi atau peristiwa yang berdampak negatif secara signifikan terhadap kelangsungan usahanya, baik dari sisi keuangan maupun hukum, sehingga tidak mampu menunjukkan indikasi pemulihan yang memadai.

Selain itu, delisting juga dapat dilakukan apabila emiten tidak memenuhi persyaratan pencatatan di bursa atau apabila saham perusahaan telah disuspensi di pasar reguler, pasar tunai maupun seluruh pasar selama paling sedikit 24 bulan.

Adapun emiten yang telah mengalami suspensi lebih dari 6 bulan antara lain, PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) selama 16 bulan, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) selama 16 bulan, PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) selama 13 bulan, PT Banyan Tirta Tbk (ALTO), PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP), PT Master Print Tbk (PTMR).

Selanjutnya, PT Sriwahana Adityakarta Tbk (SWAT), PT Tera Mega Asia Energy Tbk (TGRA) dan PT Dosni Roha Indonesia Tbk (ZBRA) yang masing-masing telah disuspensi selama 12 bulan, serta PT Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS) selama 11 bulan.

Lalu, PT Fimperkasa Utama Tbk (FIMP) selama 10 bulan, PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk (DPNS), PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB), PT Men Teknologi Indonesia Tbk (MENN) yang masing-masing selama 8 bulan, serta PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA), PT Meta Epsi Tbk (MTPS) dan PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) selama 7 bulan, dan PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) menjadi emiten dengan masa suspensi paling singkat, yakni 6 bulan sejak 17 Desember 2025.

Pada kelompok emiten dengan suspensi sekitar 2 tahun antara lain, PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI), PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA), PT Indofarma Tbk (INAF), PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) dan PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL) yang seluruhnya telah disuspensi selama 24 bulan.

Selain itu, PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) telah disuspensi selama 22 bulan, PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI) selama 20 bulan, serta beberapa emiten lainnya seperti PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH), PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI), PT Metro Realty Tbk (MTSM), PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN), PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO), PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) dan PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) yang telah disuspensi selama 17 bulan.

Sementara itu, sejumlah emiten lainnya telah memasuki masa suspensi antara 2 hingga 4 tahun sehingga termasuk emiten yang memenuhi kriteria pengumuman potensi delisting. Emiten tersebut di antaranya PT JSKY Energy Indonesia Tbk (JSKY) dan PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) yang telah disuspensi selama 47 bulan, PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL) selama 47 bulan, PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP) selama 48 bulan, PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF) selama 41 bulan.

Kemudian, ada PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) selama 38 bulan, PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI), PT Aksara Global Development Tbk (GAMA) dan PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) yang masing-masing telah disuspensi selama 36 bulan, serta PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH) selama 35 bulan.

Selain itu, sejumlah emiten lain juga telah mengalami penghentian perdagangan lebih dari 6 tahun, antara lain PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) dan PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) yang masing-masing telah disuspensi selama 77 bulan, PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) selama 73 bulan, PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) selama 70 bulan, serta PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA) selama 68 bulan.

Bahkan, ada emiten dengam suspensi dalam jangk waktu yang sangat lama, yaitu PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI) yakni 87 bulan sejak 23 April 2019.

Posisi berikutnya ditempati PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) dengan suspensi 86 bulan sejak 27 Mei 2019, disusul PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) selama 84 bulan sejak 17 Juli 2019, PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) selama 80 bulan sejak 2 Desember 2019, serta PT SMR Utama Tbk (SMRU) dan PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) yang masing-masing telah disuspensi selama 78 bulan sejak Januari 2020.

(rob/wur)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya

59 Emiten Berpotensi Ditendang dari BEI, Ini Daftar-Nama Perusahaannya

August 1, 2026
Pengusaha Kakap China Datang & Investasi di IKN, Alasannya Tak Terduga

Pengusaha Kakap China Datang & Investasi di IKN, Alasannya Tak Terduga

July 31, 2026
Resmi! Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Cs, Mulai 1 Agustus 2026

Resmi! Pertamina Turunkan Harga BBM Pertamax Cs, Mulai 1 Agustus 2026

July 31, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .