• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
11 Hari Lari Kencang, IHSG Akhirnya Melemah Diseret Saham Prajogo

11 Hari Lari Kencang, IHSG Akhirnya Melemah Diseret Saham Prajogo

July 22, 2025
Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

April 24, 2026
Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

April 24, 2026
Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

April 24, 2026
IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

IHSG Terkapar Dihajar Kanan-Kiri, Ditutup Turun 3,38%!

April 24, 2026
Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

Analisa Dolar AS Tembus Rp17.300, Respons BI & Ramalan Ekonomi RI

April 24, 2026
SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

SMBC (BTPN) Salurkan Kredit Rp 191,8 T di Q1-2026, Tumbuh 2%

April 24, 2026
Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

Program MBG Tidak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

Ekonom Tekankan MBG Tak Pakai Dana Nasabah

April 24, 2026
BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

BEI Kasih 845 Sanksi ke 494 Emiten, Pemenuhan Free Float Jadi Sorotan

April 24, 2026
2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

2 Saham Ini Masuk Dalam Pemantauan Bursa, Kenapa?

April 24, 2026
Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

Dolar Sempat Sentuh Rp17.300, Pemerintah Soroti Tekanan Global

April 24, 2026
Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

Tak Hanya Rumah, BTN Bidik Layanan Keuangan Yang Menyeluruh

April 24, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, April 25, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

11 Hari Lari Kencang, IHSG Akhirnya Melemah Diseret Saham Prajogo

9 months ago
in Lifestyle
11 Hari Lari Kencang, IHSG Akhirnya Melemah Diseret Saham Prajogo
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya ditutup di zona merah pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (22/7/2025). Ini adalah kali pertama IHSG ditutup melemah setelah selama 11 hari perdagangan beruntun selalu parkir di zona hijau.

Indeks ditutup turun 0,72% atau melemah 53,45 poin ke level 7.334,74. Sebanyak 220 saham naik, 379 turun, dan 200 tidak bergerak. Transaksi perdagangan hari ini terbilang ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp 19,78 triliun yang melibatkan 30,81 miliar saham dalam 2,03 juta kali transaksi.

Mayoritas sektor berada di zona merah. Hanya utilitas dan energi yang mampu bertengger di zona positif dengan kenaikan masing-masing 2,21% dan 0,22%.

Saham-saham emiten konglomerat yang selama dua pekan menjadi mesin penggerak IHSG tampaknya mulai kehabisan tenaga dan balik menjadi pemberat kinerja IHSG hari ini.

Saham grup konglomerasi Prajogo Pangestu menjadi biang kerok utama pelemahan IHSG, dengan saham Barito Pacific (BRPT) turun nyaris 8% dan menyeret pelemahan 11,8 indeks poin. Selanjutnya ada Chandra Asri Pacific (TPIA) yang hari ini turun 5% lebih dan berkontribusi atas pelemahan 11,25 indeks poin.

Meski demikian, emiten Prajogo yang baru melantai di bursa, Chandra Daya Investasi (CDIA), sahamnya masih tetap menyentuh batas auto rejection atas (ARA) dan menjadi penahan terbesar atas pelemahan IHSG lebih lanjut.

Melengkapi lima besar penekan utama kinerja IHSG hari ini ada emiten tambang BUMN (ANTM), emiten tambang nikel kongsi Garibaldi ‘Boy’ Thohir dan Saratoga (MBMA) dan tambang emas Grup Salim-Bakrie (BRMS).

Sebelum mengalami pelemahan hari ini, IHSG secara kumulatif menguat secara terus menerus selama 11 hari perdagangan beruntun dengan indeks tercatat mampu menguat 7,76% dalam kurun waktu sekitar dua pekan saja.

Pasar keuangan Indonesia hari ini akan dipengaruhi oleh sejumlah sentimen penting, mulai dari rilis data uang beredar Juni 2025 oleh Bank Indonesia yang akan memberikan gambaran arah konsumsi dan kredit, hingga sikap Bank Sentral China yang mempertahankan suku bunga di tengah sinyal perlambatan ekonomi.

Hasil negosiasi tarif pemerintah dengan Amerika juga menjadi penggerak sentimen hari ini.

IHSG yang sudah menguat dalam 11 hari beruntun tentu menjadi kabar menggembirakan tetapi pasar keuangan Indonesia masih menunggu kebangkitan rupiah.

Sementara itu, ekonom Bank Danamon Hossianna Situmorang juga mengatakan “Pasar saham naik karena optimisme domestik (fiskal, belanja, inflow sektor real). Sementara, di satu sisi rupiah melemah karena faktor teknikal (DNDF, outflow jangka pendek, tekanan musiman valas). Keduanya bisa terjadi bersamaan,” katanya.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Setelah Dua Hari Tergelincir, IHSG Bangkit Hari Ini




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

Waspadai Vishing-Phishing, BNI Imbau Nasabah Jaga Data Pribadi

April 24, 2026
Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

Emiten Masuk Radar UMA, Analis Bilang Wajar

April 24, 2026
Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

Kebijakan Kurang Ramah, Industri Sepatu RI Kalah Dari Vietnam

April 24, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .