• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Dibuka Rp16.560/ US$

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Dibuka Rp16.560/ US$

October 7, 2025
Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

September 22, 2026
Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

Rupiah Melemah & IHSG Terkoreksi 1,69% Anjlok ke 6.200-an

September 22, 2026
Diam-Diam Konglomerat Pengendali Saratoga Borong Saham Rp 1,49 M

Diam-Diam Konglomerat Pengendali Saratoga Borong Saham Rp 1,49 M

September 22, 2026
Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

Pemerintah RI Terbitkan Rp615,9 T Surat Utang Ritel dalam 20 Tahun

September 22, 2026
Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

Jadi Saingan RI, Bursa Saham Vietnam Naik Kelas ke Emerging Market

September 22, 2026
IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

IHSG Parkir Anjlok 1,69% di Zona Merah, Ini Penyebabnya

September 22, 2026
Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

Bursa Vietnam Naik Kelas, FTSE Buka Keran Dana Asing Rp100 Triliun

September 22, 2026
Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

Siloam Mau Caplok 14 Perusahaan Pemilik Aset RS, Senilai Rp 6,9 T

September 22, 2026
Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

Menkeu Suahasil Lapor Prabowo, Utang BLBI Akhirnya Lunas Tuntas

September 22, 2026
Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

Utang BLBI Lunas, Menkeu Suahasil Tetap Kejar Para Obligor!

September 22, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, September 22, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Dibuka Rp16.560/ US$

12 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Dibuka Rp16.560/ US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (7/10/2025) jelang rilis data cadangan devisa RI periode September 2025.

Merujuk data Refinitiv, mata uang rupiah dibuka pada posisi Rp16.560/US$ atau terdepresiasi 0,06%. Setelaha pada perdagangan kemarin, Senin (6/10/2025), rupiah ditutup melemah 0,09% di level Rp16.545/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantau masih dalam zona positif dengan penguatan 0,10% di posisi 98,204. DXY juga mengalami penguatan hingga ditutup di level 98,108, atau naik 0,39%% pada perdagangan kemarin.


Pada perdagangan hari ini, Senin (7/10/2025), nilai tukar rupiah diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh pergerakan dolar Amerika Serikat (AS) yang tengah menguat, meskipun pemerintahan AS masih mengalami shutdown.

Indeks dolar AS bahkan sempat menyentuh level 98,499 posisi terkuatnya sejak 26 September 2025 sebelum akhirnya sedikit terkoreksi di akhir perdagangan.

Dari dalam negeri, perhatian pasar tertuju pada rilis data cadangan devisa (cadev) September 2025 yang akan diumumkan Bank Indonesia (BI) hari ini.

Pada periode sebelumnya, posisi cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar US$150,7 miliar, turun dari US$152,0 miliar pada Juli 2025.

BI menjelaskan penurunan tersebut disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah serta kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian pasar keuangan global yang masih tinggi.

Perkembangan cadangan devisa ini akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah rupiah. Jika data September kembali menunjukkan penurunan, pasar dapat menilai bahwa tekanan terhadap rupiah masih tinggi akibat kebutuhan intervensi yang besar dari BI untuk menjaga stabilitas kurs.

Namun, apabila posisi cadangan devisa tercatat stabil atau meningkat, hal itu bisa menjadi sinyal positif bagi rupiah karena mencerminkan aliran masuk devisa yang terjaga dan ruang intervensi BI yang masih cukup luas.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.570




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

Lampaui Surat Utang, Penerbitan Sukuk Ritel Tembus Rp652,2 Triliun

September 22, 2026
Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-KNMP Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Merah Putih Bukan Pegawai BUMN

September 22, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .