• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bursa Asia Mayoritas Menguat, Pasar Tak Gubris Tarif Trump?

Bursa Asia Mayoritas Menguat, Pasar Tak Gubris Tarif Trump?

July 8, 2025
Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

June 7, 2026
Perang Bikin Harga BBM Naik, Logistik Pakai Kendaraan Listrik

Perang Bikin Harga BBM Naik, Logistik Pakai Kendaraan Listrik

June 7, 2026
Sudah Akut, Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp100 Triliun

Sudah Akut, Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp100 Triliun

June 7, 2026
Dunia Bergejolak, Emiten Angkutan Batu Bara Amankan Kontrak

Dunia Bergejolak, Emiten Angkutan Batu Bara Amankan Kontrak

June 7, 2026
Segini Modal Buka Alfamart Sendiri, Berapa Lama buat Balik Modal?

Segini Modal Buka Alfamart Sendiri, Berapa Lama buat Balik Modal?

June 7, 2026
Perusahaan Raksasa Asing Rugi Besar, Purbaya Dituduh Jadi Biang Kerok

Perusahaan Raksasa Asing Rugi Besar, Purbaya Dituduh Jadi Biang Kerok

June 7, 2026
Rupiah & IHSG Anjlok, Ini Instrumen Pilihan Manajer Investasi

Rupiah & IHSG Anjlok, Ini Instrumen Pilihan Manajer Investasi

June 7, 2026
Putra Orang Terkaya Pilih Jadi Biksu, Tinggalkan Harta Rp90 Triliun

Putra Orang Terkaya Pilih Jadi Biksu, Tinggalkan Harta Rp90 Triliun

June 7, 2026
Aturan Terbaru Saldo Minimum Nasabah Prioritas BNI-BRI-Bank Mandiri

Aturan Terbaru Saldo Minimum Nasabah Prioritas BNI-BRI-Bank Mandiri

June 7, 2026
Menteri RI Divonis Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Divonis Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

June 7, 2026
Bisa Capai US$ 6.000 per Ounce?

Bisa Capai US$ 6.000 per Ounce?

June 6, 2026
Taylor Swift Jadi Musisi Wanita Terkaya Dunia, Hartanya Rp398,1 T!

Taylor Swift Jadi Musisi Wanita Terkaya Dunia, Hartanya Rp398,1 T!

June 6, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, June 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bursa Asia Mayoritas Menguat, Pasar Tak Gubris Tarif Trump?

11 months ago
in ENTREPRENEUR
Bursa Asia Mayoritas Menguat, Pasar Tak Gubris Tarif Trump?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham Asia-Pasifik sebagian besar dibuka menguat pada perdagangan Selasa (8/7/2025), meskipun Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kenaikan tarif besar-besaran terhadap 14 negara mitra dagang.

Sebagaimana diketahui, negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan masuk dalam daftar penerima tarif sebesar 25% untuk barang ekspor ke AS mulai 1 Agustus 2025. Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump juga menetapkan tarif untuk sejumlah negara Asia lainnya.

Indonesia sendiri diketahui akan dikenai bea masuk sebesar 32%, Bangladesh 35%, serta Kamboja dan Thailand masing-masing 36%.

Sementara itu, barang dari Laos dan Myanmar akan menghadapi tarif tertinggi di antara negara Asia, yakni 40%. Malaysia, Kazakhstan, dan Tunisia juga termasuk dalam daftar negara yang akan dikenakan tarif oleh pemerintahan Trump.

Di pasar saham, indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,36% pada awal perdagangan, sementara indeks Topix menguat 0,31%. Di Korea Selatan, indeks Kospi menguat 0,44% dan Kosdaq naik tipis 0,19%.

Namun, berbeda dengan Asia Timur, indeks acuan S&P/ASX 200 Australia justru turun 0,44% menjelang keputusan suku bunga bank sentral negara itu. Reserve Bank of Australia diperkirakan akan memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,6% pada akhir pertemuan dua harinya hari ini.

Sementara itu, kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di posisi 23.886, sedikit lebih rendah dari penutupan sebelumnya di 23.887,83. Ini menunjukkan potensi pembukaan pasar yang lemah di bursa Hong Kong.

Di sisi lain, sentimen investor global tertekan oleh kebijakan tarif baru Trump, yang menyebabkan koreksi signifikan di Wall Street. Indeks Dow Jones anjlok 422,17 poin atau 0,94% ke level 44.406,36.

Indeks S&P 500 turun 0,79% ke posisi 6.229,98, sementara Nasdaq Composite melemah 0,92% dan ditutup di 20.412,52. Ini menjadi hari perdagangan terburuk bagi ketiga indeks tersebut sejak pertengahan Juni lalu.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Saham Asia Rontok Jelang Pengumuman Tarif Trump, Nikkei Anjlok




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

Sosok Pencipta ‘Saham Gorengan’ yang Bikin Banyak Investor Boncos

June 7, 2026
Perang Bikin Harga BBM Naik, Logistik Pakai Kendaraan Listrik

Perang Bikin Harga BBM Naik, Logistik Pakai Kendaraan Listrik

June 7, 2026
Sudah Akut, Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp100 Triliun

Sudah Akut, Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp100 Triliun

June 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .