• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Deutsche Bank Ramal Harga Emas 2026 Sentuh US$ 4.000 per Ounce

Deutsche Bank Ramal Harga Emas 2026 Sentuh US$ 4.000 per Ounce

September 27, 2025
Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

September 21, 2026
Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

September 21, 2026
Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

September 21, 2026
Merapat! Kelas Cuan Ungkap Cara Mengelola Modal & Risiko Investasi

Merapat! Kelas Cuan Ungkap Cara Mengelola Modal & Risiko Investasi

September 21, 2026
KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor

KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor

September 21, 2026
Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

September 21, 2026
Video: Perang Masih Panas – BI Rate Dinanti, IHSG Tersungkur ke 6.300

Video: Perang Masih Panas – BI Rate Dinanti, IHSG Tersungkur ke 6.300

September 21, 2026
Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

September 21, 2026
Tren Mamin Kekinian Berlanjut,Bisnis Bahan Baku F&B Laris Manis

Tren Mamin Kekinian Berlanjut,Bisnis Bahan Baku F&B Laris Manis

September 21, 2026
Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

September 21, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah Turun 0,88%, Sektor Energi Jadi Pemberat

IHSG Parkir di Zona Merah Turun 0,88%, Sektor Energi Jadi Pemberat

September 21, 2026
Surat Utang SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

Surat Utang SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

September 21, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Deutsche Bank Ramal Harga Emas 2026 Sentuh US$ 4.000 per Ounce

12 months ago
in ENTREPRENEUR
Deutsche Bank Ramal Harga Emas 2026 Sentuh US$ 4.000 per Ounce
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Deutsche Bank (DBKGn.DE) menaikkan proyeksi harga emas tahun 2026 sebesar US$ 300 menjadi rata-rata US$ 4.000 per ounce. Hal ini dipicu oleh kuatnya permintaan bank sentral, potensi pelemahan dolar AS, serta berlanjutnya siklus pelonggaran suku bunga Federal Reserve.

Adapun, proyeksi terbaru ini lebih tinggi dibanding perkiraan awal sebesar US$ 3.700 per ounce yang dirilis pada April lalu. Faktor lain yang mempengaruhi revisi tersebut adalah meningkatnya risiko penurunan terhadap skenario dasar The Fed yang mempertahankan suku bunga tetap pada 2026, setelah diperkirakan menurunkan suku bunga tiga kali pada 2025.

Bank tersebut menandai ketidakpastian yang berasal dari perubahan komposisi Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dan tantangan yang berkelanjutan terhadap independensi The Fed sebagai faktor yang mendukung harga emas.

The Fed bakal mengumumkan keputusan kebijakan pada hari Rabu mendatang di tengah berbagai tantangan, termasuk sengketa hukum atas kepemimpinannya serta upaya Presiden AS Donald Trump untuk memberikan kendali yang lebih besar atas kebijakan suku bunga serta peran bank yang lebih luas.

Deutsche Bank mencatat permintaan emas resmi yang terus berlanjut dua kali lipat dari rata-rata 2011-2021, terutama didorong oleh Tiongkok. Di sisi lain, pasokan emas daur ulang tercatat 4% di bawah level yang diharapkan tahun ini, sehingga memberi ruang untuk kenaikan harga emas.

Namun, bank tersebut memperingatkan adanya risiko, termasuk kinerja pasar ekuitas yang kuat, pelemahan musiman harga emas selama kuartal keempat berdasarkan tren historis 10 tahun dan 20 tahun, serta kondisi ekonomi AS yang dapat mendorong The Fed untuk mempertahankan suku bunga tetap pada tahun 2026.

Deutsche Bank mengatakan bahwa meskipun perkembangan positif dalam negosiasi perdagangan AS dapat mengurangi ketidakpastian investasi bisnis, sensitivitas emas terhadap peristiwa tersebut terbatas.

Emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil, yang sering dianggap sebagai aset safe haven di masa ketidakpastian, cenderung berkinerja baik di lingkungan suku bunga rendah. Harganya telah naik sekitar 40% sejak awal tahun dan mencapai rekor tertinggi US$ 3.702,95 pada hari Selasa.

Bank juga menaikkan proyeksi harga perak untuk tahun 2026 menjadi rata-rata US$ 45 per ounce, naik dari US$ 40.

(ven/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Investasi Emas Jadi Solusi Cerdas Masa Depan Finansial




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

September 21, 2026
Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

September 21, 2026
Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

September 21, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .