• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Perantau China Jualan Kopi, Sukses Jadi Orang Terkaya RI

Perantau China Jualan Kopi, Sukses Jadi Orang Terkaya RI

September 21, 2025
Konglomerat Bisnis Terkaya Goyang Gegara Perintah Bank Sentral

Konglomerat Bisnis Terkaya Goyang Gegara Perintah Bank Sentral

September 28, 2026
Dolar AS Nyaris Rp18.000, BI Pakai Jurus Ini Selamatkan Rupiah!

Dolar AS Nyaris Rp18.000, BI Pakai Jurus Ini Selamatkan Rupiah!

September 28, 2026
Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti

Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti

September 28, 2026
Toba Surimi Rombak Susunan Manajemen, Beston Baro Jadi Dirut

Toba Surimi Rombak Susunan Manajemen, Beston Baro Jadi Dirut

September 28, 2026
DPR Ngotot Nilai Tukar Rupiah Harus Menguat, Gubernur BI Jawab Begini

DPR Ngotot Nilai Tukar Rupiah Harus Menguat, Gubernur BI Jawab Begini

September 28, 2026
Mirip Seperti BYAN, Begini Awal Mula Rumor Haji Isam Mau Caplok BCA

Mirip Seperti BYAN, Begini Awal Mula Rumor Haji Isam Mau Caplok BCA

September 28, 2026
Rupiah Melemah 0,48%, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000

Rupiah Melemah 0,48%, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000

September 28, 2026
ENRG Incar Dana Rp4,1 T dari Rights Issue

ENRG Incar Dana Rp4,1 T dari Rights Issue

September 28, 2026
Ekonomi Tahun Ini Suram, Gubernur BI Ramal 2027 Ada Perbaikan

Ekonomi Tahun Ini Suram, Gubernur BI Ramal 2027 Ada Perbaikan

September 28, 2026
Di Depan DPR, Destry Ungkap Kebijakan BI Saat Dunia Gonjang Ganjing!

Di Depan DPR, Destry Ungkap Kebijakan BI Saat Dunia Gonjang Ganjing!

September 28, 2026
Anak Konglomerat Keluarga Bakrie Ini Borong Saham BRMS 750.500 Saham

Anak Konglomerat Keluarga Bakrie Ini Borong Saham BRMS 750.500 Saham

September 28, 2026
Dihadap DPR Destry Ungkap Arah Kebijakan BI di Era Higher for Longer

Dihadap DPR Destry Ungkap Arah Kebijakan BI di Era Higher for Longer

September 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 28, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Perantau China Jualan Kopi, Sukses Jadi Orang Terkaya RI

1 year ago
in Lifestyle
Perantau China Jualan Kopi, Sukses Jadi Orang Terkaya RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Konglomerat asal China sukses membangun kekayaan di Indonesia dengan berbisnis di bidang kopi. Perantau asal Fujian, Tiongkok, Go Soe Loet, memutuskan merantau ke Surabaya dan memulai usaha kopi rumah pada 1920-an.

Go Soe Loet serius menggeluti bisnis kopi hingga sangat selektif dalam memilih biji kopi. Dia memastikan sendiri biji kopi yang bakal dipakainya adalah kualitas terbaik. Jika sudah, biji kopi itu digoreng dan ditumbuknya hingga menjadi bubuk. Setelah itu siap dijual ke pasar.

Muhammad Ma’ruf dalam 50 Great Business Ideas From Indonesia (2010:31) menyebut dia harus berjuang keras di pasaran karena kopinya punya banyak saingan di pasar Jawa Timur. Maka, untuk membedakannya Goe Soe Loet mengemas kopinya dengan kertas berwarna coklat dan diberi merek HAP Hootjan yang berarti kapal api. Penamaan ini didasarkan oleh pengalaman membekas Goe Soe Loet yang menggunakan kapal api bertenaga uap ke Jawa.

Meski tertatih-tatih, bisnis kopinya cukup moncer. Laris dan bisa melewati berbagai ketidakstabilan ekonomi. Go Soe Loet kemudian menikah dan mempunyai anak bernama Go Tek Whie. Dia mendidik anaknya secara serius. Sejak belia anaknya sudah diikutsertakan dalam berbisnis kopi. Alhasil, di masa depan anaknya itulah yang membawa HAP Hootjan menjadi besar.

Pada 1970-an, Go Tek Whie, yang dikenal sebagai Soedomo Mergonoto, mengubah nama merek dagang HAP Hootjan menjadi Kapal Api. Selain itu dia juga sangat visioner. Pernah suatu masa bisnis kopinya menurun. Setelah diusut diketahui kalau mesin kopinya sudah jelek. Mesinnya buatan tahun 1800-an. Artinya sudah 100 tahun lebih.

Masih mengutip 50 Great Business Ideas From Indonesia (2010), pada 1978 Soedomo lantas pergi ke Jerman untuk menghadiri pameran mesin pengolah kopi. Di sana Soedomo terkejut karena harga mesin kopi sangat mahal, sekitar Rp 123 juta. Alhasil, dia hanya bisa mengamati dan membuat mesin buatan sendiri dengan budget Rp 870 ribu.

Mesin buatannya memang berhasil mengolah kopi 180 kg/jam. Sayangnya, hasil kopinya justru makin buruk. Bisnis Kapal Api menurun. Akhirnya Soedono menyerah dan terpaksa membeli mesin Jerman seharga Rp 123 juta itu dengan meminjam ke Bank Pembangunan Indonesia. Semakin mahal harganya, semakin tinggi pula kualitasnya. Dan ini terbukti di Kapal Api.

Mesin pengolahan kopi itu sukses menaikkan kualitas Kapal Api. Konsumen naik dan Soedomo makin giat memasarkannya. Saat tumbuh besar inilah Soedomo mendirikan PT Santos Jaya Abadi di Siduarjo. Kelak ini jadi pusat kerajaan bisnisnya. Untuk memperluas jangkauan konsumen, Soedomo berani memasang iklan di TVRI yang dikenal sangat mahal. Kapal Api harus merogoh kocek dalam untuk hal ini.

Namun, upaya ini membuahkan hasil. Kopi Kapal Api jadi raja kopi di Indonesia. Perusahaan berhasil menjual Kapal Api ke beberapa kota di luar Jawa seperti Palembang, Makassar, Medan dan Pontianak. Bahkan, pada 1985, kopi Kapal Api diekspor ke Timur Tengah, Taiwan, Hongkong, dan Malaysia. Soedomo makin kaya raya.

Setelahnya sukses dengan kopi bubuk hitam kapal Api, Soedomo memproduksi kopi susu bermerek kopi ABC. Kopi ini jadi alternatif masyarakat Indonesia yang ingin mencampurkan susu ke dalam larutan kopi secara instant. Dalam sekejap, laris manis.

Pada tahun 1992, Soedomo merambah ke bisnis kedai kopi di tahun 1992 bernama Excelso, segmennya untuk masyarakat menengah atas. Dua gerai pertama berada di Plaza Indonesia (Jakarta) dan Plaza Tunjungan II (Surabaya). Tak hanya itu, Kapal Api juga memproduksi Good Day, Ceremix, dan Permen Relaxa. Keberhasilan ini membuat Soedomo menjadi Crazy Rich Surabaya.

 

(luc/luc)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Sosok 6 Konglomerat Raja Tambang Batu Bara di Indonesia




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Konglomerat Bisnis Terkaya Goyang Gegara Perintah Bank Sentral

Konglomerat Bisnis Terkaya Goyang Gegara Perintah Bank Sentral

September 28, 2026
Dolar AS Nyaris Rp18.000, BI Pakai Jurus Ini Selamatkan Rupiah!

Dolar AS Nyaris Rp18.000, BI Pakai Jurus Ini Selamatkan Rupiah!

September 28, 2026
Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti

Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti

September 28, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .