• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dunia Butuh Batu Bara, Begini Prospek Bisnis BUMI

Dunia Butuh Batu Bara, Begini Prospek Bisnis BUMI

July 3, 2025
Bisa Capai US$ 6.000 per Ounce?

Bisa Capai US$ 6.000 per Ounce?

June 6, 2026
Taylor Swift Jadi Musisi Wanita Terkaya Dunia, Hartanya Rp398,1 T!

Taylor Swift Jadi Musisi Wanita Terkaya Dunia, Hartanya Rp398,1 T!

June 6, 2026
IPO Terbesar Sepanjang Masa Segera Meluncur, Nilainya Rp1.300 T

IPO Terbesar Sepanjang Masa Segera Meluncur, Nilainya Rp1.300 T

June 6, 2026
Waspada! Penipuan Lewat Iklan di Tontonan Dracin, Ini Modusnya

Waspada! Penipuan Lewat Iklan di Tontonan Dracin, Ini Modusnya

June 6, 2026
Perusahaan RI Hengkang dari Kuba, Ada Apa?

Perusahaan RI Hengkang dari Kuba, Ada Apa?

June 6, 2026
Purbaya Tanggapi Heboh ‘Sell Indonesia’ saat Rupiah-IHSG Jatuh

Purbaya Tanggapi Heboh ‘Sell Indonesia’ saat Rupiah-IHSG Jatuh

June 6, 2026
Ini Sosok Orang Kaya Baru di Asia, Sukses Kalahkan Mukesh Ambani

Ini Sosok Orang Kaya Baru di Asia, Sukses Kalahkan Mukesh Ambani

June 6, 2026
IHSG Disebut Bisa Balik ke Level 9.000, Tapi Ada Syaratnya!

IHSG Disebut Bisa Balik ke Level 9.000, Tapi Ada Syaratnya!

June 6, 2026
Bos Leasing Ungkap Efek Praktik Jual Beli Kendaraan STNK Only

Bos Leasing Ungkap Efek Praktik Jual Beli Kendaraan STNK Only

June 6, 2026
Jangan Percaya Harga Saham, Hati-Hati Baca Pasar Agar Selamat

Jangan Percaya Harga Saham, Hati-Hati Baca Pasar Agar Selamat

June 6, 2026
Regulasi Ketat, Jamu RI Siap Bersaing di Pasar China & India

Regulasi Ketat, Jamu RI Siap Bersaing di Pasar China & India

June 6, 2026
Heboh ‘Sell Indonesia’ Saat Rupiah-IHSG Jatuh, Muncul Nama Sosok Lama

Heboh ‘Sell Indonesia’ Saat Rupiah-IHSG Jatuh, Muncul Nama Sosok Lama

June 6, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, June 6, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Dunia Butuh Batu Bara, Begini Prospek Bisnis BUMI

11 months ago
in Lifestyle
Dunia Butuh Batu Bara, Begini Prospek Bisnis BUMI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Permintaan batu bara baik domestik maupun global diproyeksikan tetap akan memperlihatkan tren peningkatan di 2025. Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) optimis kinerja industri batu bara tetap bertumbuh meski harga batu bara masih bergerak stagnan. Peningkatan permintaan batu bara tahun 2025 didorong oleh permintaan dalam negeri dan permintaan ekspor yang masih cukup tinggi.

Peningkatan kebutuhan dalam negeri terlihat dari potensi kenaikan Domestic Market Obligation (DMO) batu bara 2025 yang mencapai 229,3 juta ton, lebih tinggi dari tahun 2024 yaitu sebesar 220 juta ton.

Hal ini karena kebutuhan listrik dalam negeri masih mengandalkan batu bara. Dengan adanya langkah hilirisasi, penggunaan listrik dari bahan baku energi batu bara juga dinilai akan meningkat. Melihat prospek itu, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menargetkan adanya peningkatan capaian produksi batu bara secara konservatif dengan mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal di tahun ini, yaitu sekitar 78-82 juta ton. Angka ini dikontribusikan oleh PT Kaltim Prima Coal (KPC) sekitar 53-55 juta ton dan PT Arutmin Indonesia (Arutmin) sekitar 25-27 juta ton.

“Harga jual rata-rata ditargetkan berkisar antara US$ 71-81 per ton, dengan biaya rata-rata produksi sekitar US$ 55-57 per ton,” tulis BUMI dalam laporan tahunan, dikutip Rabu (2/7/2025).

Sebagai salah satu perusahaan pertambangan terbesar di Indonesia, BUMI berkomitmen untuk memenuhi DMO. Terutama guna mendukung pertumbuhan industri batu bara secara berkelanjutan yang pada akhirnya akan berdampak pada ekonomi nasional.

Sepanjang 2024, BUMI berhasil membukukan angka penjualan batu bara sebesar 75,8 juta ton, dengan penyerapan untuk pangsa pasar domestik sebesar 30,4% dan pangsa pasar internasional sebesar 69,6%. Sedangkan pangsa pasar terbesar untuk penjualan batu bara di luar negeri terserap oleh Tiongkok sebanyak 29,0%, India 16,8 %, dan Jepang 7,5%.

“Kinerja penjualan Perseroan utamanya didukung oleh sejumlah nilai tambah yang dimiliki pertambangan Perseroan, salah satunya lokasi yang ideal dan strategis untuk mendukung kegiatan pemasarannya di kawasan Asia,” tulis BUMI.

(rah/rah)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Naik Tajam, Laba Bersih Bumi Resources (BUMI) Melonjak 45,5% di 2024




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bisa Capai US$ 6.000 per Ounce?

Bisa Capai US$ 6.000 per Ounce?

June 6, 2026
Taylor Swift Jadi Musisi Wanita Terkaya Dunia, Hartanya Rp398,1 T!

Taylor Swift Jadi Musisi Wanita Terkaya Dunia, Hartanya Rp398,1 T!

June 6, 2026
IPO Terbesar Sepanjang Masa Segera Meluncur, Nilainya Rp1.300 T

IPO Terbesar Sepanjang Masa Segera Meluncur, Nilainya Rp1.300 T

June 6, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .