• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bangkit Usai Tertekan Kala Demo, Rupiah Menguat ke Rp16.410/US$

Bangkit Usai Tertekan Kala Demo, Rupiah Menguat ke Rp16.410/US$

September 1, 2025
Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

September 21, 2026
Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

September 21, 2026
Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

September 21, 2026
Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

Batas Saham Gocap Jadi Rp1 Berlaku, Ini Aturan ARA & ARB

September 21, 2026
Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

Pemindahan Payroll ASN dari BPD ke Himbara Perlu Dikaji Matang

September 21, 2026
Merapat! Kelas Cuan Ungkap Cara Mengelola Modal & Risiko Investasi

Merapat! Kelas Cuan Ungkap Cara Mengelola Modal & Risiko Investasi

September 21, 2026
KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor

KPK Geledah Kantor Summarecon di Bogor

September 21, 2026
Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

Bos OJK Minta Bank Cek Kemampuan Debitur Sebelum Naikkan Bunga Kredit

September 21, 2026
Video: Perang Masih Panas – BI Rate Dinanti, IHSG Tersungkur ke 6.300

Video: Perang Masih Panas – BI Rate Dinanti, IHSG Tersungkur ke 6.300

September 21, 2026
Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

Sukuk Ritel SR025 Diserbu Investor, Terbanyak Sepanjang Sejarah!

September 21, 2026
Tren Mamin Kekinian Berlanjut,Bisnis Bahan Baku F&B Laris Manis

Tren Mamin Kekinian Berlanjut,Bisnis Bahan Baku F&B Laris Manis

September 21, 2026
Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

Aturan Demutualisasi BEI, Pemegang Saham Haram Genggam Lebih Dari 50%

September 21, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, September 21, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Bangkit Usai Tertekan Kala Demo, Rupiah Menguat ke Rp16.410/US$

1 year ago
in ENTREPRENEUR
Bangkit Usai Tertekan Kala Demo, Rupiah Menguat ke Rp16.410/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (1/9/2025), setelah sebelumnya sempat tertekan oleh aksi demonstrasi besar di berbagai wilayah Indonesia.

Mengutip Refinitiv, rupiah ditutup terapresiasi 0,45% di level Rp16.410/US$, menguat dibandingkan penutupan perdagangan Jumat (29/8/2025) yang melemah 0,89% ke Rp16.485/US$. Penguatan ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi rupiah setelah tekanan besar pekan lalu.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB melemah 0,10% ke posisi 97,66. Pelemahan ini melanjutkan tren negatif dolar yang sudah berlangsung dua hari berturut-turut sejak Kamis (28/8/2025).


Penguatan rupiah hari ini ditopang oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik.

Dari dalam negeri, dukungan datang dari intervensi Bank Indonesia (BI) yang terus menjaga stabilitas nilai tukar. Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, menegaskan BI berada di pasar untuk memastikan rupiah bergerak sesuai fundamental.

“Bank Indonesia terus memperkuat langkah-langkah stabilisasi, termasuk intervensi NDF di pasar off-shore dan intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, DNDF, dan SBN di pasar sekunder,” ujarnya kepada CNBC Indonesia.

Erwin menambahkan, BI juga membuka akses likuiditas bagi perbankan melalui berbagai instrumen, termasuk repo, FX swap, pembelian SBN di pasar sekunder, serta lending/financing facility.

Langkah ini sekaligus memberi keyakinan tambahan kepada pelaku pasar bahwa rupiah tetap akan terjaga stabil di tengah gejolak politik dalam negeri.

Dari eksternal, dolar AS melemah karena investor memilih bersikap wait and see menanti rilis serangkaian data tenaga kerja Amerika Serikat pekan ini, termasuk laporan utama nonfarm payrolls Agustus yang akan diumumkan Jumat (5/9/2025). Data ini akan menjadi penentu besaran pemangkasan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) pada FOMC 16-17 September.

“Pasar akan sangat memperhatikan rilis data tersebut untuk menilai kondisi pasar tenaga kerja. Jika data menunjukkan pelemahan, maka ekspektasi pemangkasan suku bunga akan meningkat, dan ini akan memberi petunjuk apakah pemangkasan hanya 25 basis poin atau bahkan bisa lebih besar 50 basis poin,” ujar Carol Kong, currency strategist di Commonwealth Bank of Australia, dikutip dari Reuters.

Menurut CME FedWatch Tool, peluang The Fed memangkas suku bunga 25 basis poin bulan ini sudah mencapai 87,6%.

Namun di luar ekspektasi kebijakan moneter, dolar juga dibebani isu independensi The Fed menyusul upaya Presiden AS Donald Trump memecat Gubernur Lisa Cook, serta ketidakpastian soal keberlanjutan kebijakan tarif setelah pengadilan banding AS menyatakan sebagian besar tarif Trump ilegal.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Efek Kebijakan Trump, Segini Harga Dolar AS Money Changer




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

Mulai 28 September, Saham Gocap Bisa Jadi Rp1 & Aturan ARA-ARB Berubah

September 21, 2026
Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

Perempuan RI Kuasai SR025, Sukuk Ritel dengan Investor Terbanyak

September 21, 2026
Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

Warga RI Serbu Sukuk Ritel SR025, Pemerintah Dapat Dana Segar Rp29,7 T

September 21, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .