• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Kurs Dolar AS Naik ke Rp 16.270 Usai BI Pangkas Suku Bunga

Kurs Dolar AS Naik ke Rp 16.270 Usai BI Pangkas Suku Bunga

August 21, 2025
Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

May 1, 2026
Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga

Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga

May 1, 2026
Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

May 1, 2026
Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandi

Keren, Jajan di Tiongkok Kini Bisa Bayar Pakai QR Bank Mandi

May 1, 2026
GoTo & Grab Buka Suara Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8%

GoTo & Grab Buka Suara Usai Prabowo Restui Potongan Aplikator 8%

May 1, 2026
Dunia Demam Emas, Ternyata Ini Tempat Penyimpanannya

Dunia Demam Emas, Ternyata Ini Tempat Penyimpanannya

May 1, 2026
Sentimen Ini Bikin Rupiah Lemah Lawan Dolar AS

Sentimen Ini Bikin Rupiah Lemah Lawan Dolar AS

May 1, 2026
Pasar Sepatu Tembus USD400 M, RI Perlu Punya Industri Pendukung

Pasar Sepatu Tembus USD400 M, RI Perlu Punya Industri Pendukung

May 1, 2026
Prabowo Dorong B50 Era Perang, Emiten Sawit Akan Diuntungkan?

Prabowo Dorong B50 Era Perang, Emiten Sawit Akan Diuntungkan?

May 1, 2026
Ikut Anjuran Nabi Nuh, Pria AS Punya Harta Rp 214 Triliun

Ikut Anjuran Nabi Nuh, Pria AS Punya Harta Rp 214 Triliun

May 1, 2026
Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

Danantara Sudah Pegang Saham Aplikator Ojol

May 1, 2026
Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

Cicilan KPR Buruh akan Bisa Diperpanjang hingga 40 Tahun

May 1, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, May 1, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Kurs Dolar AS Naik ke Rp 16.270 Usai BI Pangkas Suku Bunga

8 months ago
in Market
Kurs Dolar AS Naik ke Rp 16.270 Usai BI Pangkas Suku Bunga
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (21/8//2025) kembali mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). 

Melansir dari Refinitiv, mata uang garuda dibuka terdepresiasi tipis 0,03% di posisi Rp16.270/US$, setelah pada perdagangan kemarin rupiah ditutup melemah 0,18% di level Rp16.265/US$ pasca pengumuman Bank Indonesia (BI) yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi 5,00%. 

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantau tengah mengalami penguatan 0,05% di level 98,26. Indeks dolar AS turut mengalami pelemahan pada perdagangan kemarin, yang ditutup di level 98,21 atau melemah 0,07%. 


Pergerakan rupiah pada hari ini nampaknya masih akan dipengaruhi oleh efek pemangkasan suku bunga BI. Seperti diketahui, BI kembali memangkas suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,00%. Suku bunga Deposit Facility juga turun menjadi sebesar 4,25% dan suku bunga Lending Facility turun menjadi 5,75%.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menjelaskan, pemangkasan ini dilakukan mempertimbangkan tetap rendahnya prakiraan inflasi 2025 dan 2026 dalam sasaran 2,5±1%, terjaganya stabilitas nilai tukar Rupiah, dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi sesuai dengan kapasitas perekonomian.

Selain efek pemangkasan suku bunga, pergerakan rupiah pada hari ini akan turut dipengaruhi oleh sentimen dari global, khususnya AS. Terutama menjelang simposium tahunan Jackson Hole yang digelar oleh Federal Reserve (The Fed). Investor global tengah menantikan arahan kebijakan suku bunga dari pidato Ketua The Fed Jerome Powell.

Pasar mencermati kemungkinan apakah Powell akan memberikan sinyal yang lebih hawkish dengan menolak ekspektasi pelonggaran moneter dalam waktu dekat. Saat ini, kontrak berjangka memperkirakan peluang pemangkasan suku bunga seperempat poin pada September sebesar 82%, turun dari 94% pada pekan lalu.

Risalah pertemuan The Fed bulan Juli juga menegaskan bahwa mayoritas pejabat masih lebih fokus terhadap risiko inflasi ketimbang pelemahan pasar tenaga kerja. Selain itu, isu tarif perdagangan turut memperlebar perbedaan pandangan di internal The Fed. Kondisi ini berpotensi membuat dolar AS tetap kuat dan memberi tekanan tambahan terhadap rupiah.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Efek Kebijakan Trump, Segini Harga Dolar AS Money Changer




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

Terusir Dari China, Sosok Ini Malah Menjadi Raja Perabot Elektronik RI

May 1, 2026
Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga

Bank Sentral Besar Ramai-Ramai Mau Naikkan Suku Bunga

May 1, 2026
Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

Modal Cangkul, Guru SD Dapat Harta Karun Miliaran di Halaman Sekolah

May 1, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .