• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Akan Diobral Murah Saat Merger, Saham MFIN Kok Malah ARA?

Akan Diobral Murah Saat Merger, Saham MFIN Kok Malah ARA?

August 15, 2025
Laba Emiten Properti Terbelah, Siapa Melejit Siapa Sakit?

Laba Emiten Properti Terbelah, Siapa Melejit Siapa Sakit?

April 30, 2026
Cetak Margin Operasi 9,1% & Utang WIKA Turun 7,4% di Kuartal I-2026

Cetak Margin Operasi 9,1% & Utang WIKA Turun 7,4% di Kuartal I-2026

April 30, 2026
Video:AS Tolak Proposal Iran,IHSG Melemah 2% & Rupiah ke Rp 17.300/USD

Video:AS Tolak Proposal Iran,IHSG Melemah 2% & Rupiah ke Rp 17.300/USD

April 30, 2026
Laba Bumi Resources (BUMI) Naik 35% Jadi US,14 Juta

Laba Bumi Resources (BUMI) Naik 35% Jadi US$24,14 Juta

April 30, 2026
Cetak Kinerja Positif, Begini Rapor CIMB Niaga di Kuartal I-2026

Cetak Kinerja Positif, Begini Rapor CIMB Niaga di Kuartal I-2026

April 30, 2026
IHSG Anjlok Imbas Sentimen Global, Harga Minyak & Pelemahan Rupiah

IHSG Anjlok Imbas Sentimen Global, Harga Minyak & Pelemahan Rupiah

April 30, 2026
Laba Bersih Kimia Farma (KAEF) Kuartal I-2026 Rp123,6 Miliar

Laba Bersih Kimia Farma (KAEF) Kuartal I-2026 Rp123,6 Miliar

April 30, 2026
Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa?

Laba United Tractors (UNTR) Anjlok 80%, Ada Apa?

April 30, 2026
BRI Tak Revisi RBB, Ekonomi Domestik Masih Kuat

BRI Tak Revisi RBB, Ekonomi Domestik Masih Kuat

April 30, 2026
Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$

Rupiah Tutup di Level Terendah Sepanjang Masa, Rp17.305/US$

April 30, 2026
Ada Transaksi Jumbo Rp1,76 T di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

Ada Transaksi Jumbo Rp1,76 T di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

April 30, 2026
2025, Bank Aladin Syariah Cetak Laba Bersih Rp 150,71 Miliar

2025, Bank Aladin Syariah Cetak Laba Bersih Rp 150,71 Miliar

April 30, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 30, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Akan Diobral Murah Saat Merger, Saham MFIN Kok Malah ARA?

9 months ago
in Market
Akan Diobral Murah Saat Merger, Saham MFIN Kok Malah ARA?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Saham emiten multifinance yang telah diakuisisi MUFG, PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), terpantau menyentuh batas auto rejection atas (ARA) pada perdagangan Jumat (15/8/2025).

Saham MFIN naik 24,68% ke Rp 960 per saham dengan kapitalisasi pasar Rp 4,8 triliun. Adapun total transaksi mencapai 6,91 miliar yang melibatkan 7,61 juta saham perusahaan.

Saham MFIN tercatat telah mengalami ARA empat hari beruntun, dengan total kumulatif kenaikan hingga 64,10% dalam empat hari perdagangan.

Penguatan ini terjadi jelang merger dengan entitas bisnis multifinance lainnya milik MUFG yang lebih besar yakni PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF).

Aksi korporasi tersebut telah mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melanjutkan rencana penggabungan usaha (merger). Adapun tanggal efektifnya ditetapkan pada 1 Oktober 2025.

Melalui keputusan tersebut, Adira Finance berlaku sebagai entitas penerima penggabungan. Persetujuan juga telah diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal yang sama, melalui sektor Pasar Modal dan Institusi Keuangan Non-Bank (IKNB).

Saham MFIN Dihargai Murah Kala Merger Rampung

Setelah penggabungan berlaku efektif, Adira Finance sebagai entitas penerima penggabungan akan memiliki total aset sebesar Rp38,4 triliun. Sementara total pembiayaan yang dikelola mencapai lebih dari Rp62 triliun.

Seiring dengan merger tersebut, perusahaan akan memiliki 850 jaringan bisnis di seluruh Indonesia, serta melayani lebih dari 2,6 juta pelanggan aktif.

Sebagai informasi, proses merger ini merupakan kelanjutan dari langkah strategis Adira Finance dan induknya, Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. (MUFG), yang sebelumnya melalui MUFG Bank, Ltd. (MUFG Bank) dan Adira Finance telah menyelesaikan akuisisi Mandala Finance pada 13 Maret 2024.

Dalam akuisisi tersebut, MUFG Bank dan Adira Finance bersama-sama menginvestasikan total Rp7 triliun untuk mengakuisisi 80,6% saham Mandala Finance, dengan MUFG Bank memiliki saham sebesar 70,6% dan Adira Finance memiliki saham sebesar 10%.

Per 28 Agustus 2024, MUFG Bank tercatat telah meningkatkan kepemilikannya menjadi 89,26% melalui pelaksanaan Penawaran Tender Wajib, sementara Adira Finance tetap memegang 10%.

PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) juga telah mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) dalam rangka pemenuhan kewajiban merger dengan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), di mana ADMF akan menjadi perusahaan yang menerima penggabungan dan MFIN akan menjadi perusahaan yang menggabungkan diri.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai nominal seluruh pemegang saham publik adalah sebesar Rp1.849.176.900, maka dalam hal seluruh pemegang saham publik Perseroan meminta Perseroan untuk melakukan pembelian kembali saham dikatakan jumlah nilai nominal seluruh saham yang dibeli kembali oleh Perseroan tidak akan melebihi 10% dari modal ditempatkan perseroan yaitu sebesar Rp25.000.000.000.

Manajemen menyebut pembelian kembali saham akan dilakukan dengan harga wajar, di mana Perseroan menggunakan acuan harga pembelian kembali saham sebesar Rp 3.426 per lembar saham yang merupakan harga penutupan rata-rata perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia, selama 90 hari kalender terakhir sebelum tanggal persetujuan Dewan Komisaris Perseroan pada 28 April 2025 atas penggabungan.

Jika mengacu pada harga saham AMDF per hari ini yaitu seharga Rp 9.100 per saham, maka harga wajar MFIN seharga Rp 479 per saham.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Adira (ADMF) & Mandala (MFIN) Mau Merger, Aset Jadi Rp38 Triliun




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Emiten Properti Terbelah, Siapa Melejit Siapa Sakit?

Laba Emiten Properti Terbelah, Siapa Melejit Siapa Sakit?

April 30, 2026
Cetak Margin Operasi 9,1% & Utang WIKA Turun 7,4% di Kuartal I-2026

Cetak Margin Operasi 9,1% & Utang WIKA Turun 7,4% di Kuartal I-2026

April 30, 2026
Video:AS Tolak Proposal Iran,IHSG Melemah 2% & Rupiah ke Rp 17.300/USD

Video:AS Tolak Proposal Iran,IHSG Melemah 2% & Rupiah ke Rp 17.300/USD

April 30, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .