• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BRI (BBRI) Jadi Primadona Asing, Dikoleksi Rp 1,08 T dalam 4 Hari

BRI (BBRI) Jadi Primadona Asing, Dikoleksi Rp 1,08 T dalam 4 Hari

August 13, 2025
IHSG Longsor ke Level 6.900-an, Sejak Awal Tahun Sudah Anjlok 20%

IHSG Longsor ke Level 6.900-an, Sejak Awal Tahun Sudah Anjlok 20%

April 30, 2026
Ada Transaksi Negosiasi Miliaran di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

Ada Transaksi Negosiasi Miliaran di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

April 30, 2026
Laba Vale (INCO) Naik Menjadi US$ 43,6 Juta di Kuartal I-2026

Laba Vale (INCO) Naik Menjadi US$ 43,6 Juta di Kuartal I-2026

April 30, 2026
QRIS Sudah Bisa Digunakan di China, Bos BI Singgung Keterlibatan AI

QRIS Sudah Bisa Digunakan di China, Bos BI Singgung Keterlibatan AI

April 30, 2026
Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar diKuartal I 2026

Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar diKuartal I 2026

April 30, 2026
Dolar AS Mepet Rp 17.400, Mandiri-CIMB Niaga Sudah Jual Segini!

Dolar AS Mepet Rp 17.400, Mandiri-CIMB Niaga Sudah Jual Segini!

April 30, 2026
Mesin CASA BRI Panas! QRIS, BRImo, hingga BRILink Dorong Likuiditas

Mesin CASA BRI Panas! QRIS, BRImo, hingga BRILink Dorong Likuiditas

April 30, 2026
Harga Naik-Turun, BEI Pantau Ketat Saham HBAT dan MSIE

Harga Naik-Turun, BEI Pantau Ketat Saham HBAT dan MSIE

April 30, 2026
Sah! BI Luncurkan QRIS Antarnegara RI-China & Pusat Inovasi Digital RI

Sah! BI Luncurkan QRIS Antarnegara RI-China & Pusat Inovasi Digital RI

April 30, 2026
Kinerja Pegadaian & PNM Ngebut! Holding Ultramikro Topang Laba BRI

Kinerja Pegadaian & PNM Ngebut! Holding Ultramikro Topang Laba BRI

April 30, 2026
BRI Cetak Laba Bersih Rp 15,5 Triliun di Q1-2026

BRI Cetak Laba Bersih Rp 15,5 Triliun di Q1-2026

April 30, 2026
BRI Panen Dana Murah! CASA Tumbuh 13%, DPK Capai Rp1.555 T

BRI Panen Dana Murah! CASA Tumbuh 13%, DPK Capai Rp1.555 T

April 30, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 30, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

BRI (BBRI) Jadi Primadona Asing, Dikoleksi Rp 1,08 T dalam 4 Hari

9 months ago
in News
BRI (BBRI) Jadi Primadona Asing, Dikoleksi Rp 1,08 T dalam 4 Hari
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) menjadi incaran investor asing. Dalam periode perdagangan 7-12 Agustus 2025, BBRI menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, yakni Rp 1,08 triliun.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), dalam empat hari perdagangan tersebut, saham BBRI membukukan net buy asing terbesar pada perdagangan kemarin, Selasa (12/8/2025), senilai Rp 718,2 miliar.

Aksi asing tersebut mendorong Kenaikan harga saham BBRI hingga menembus level psikologis Rp 4.050 per saham. Pada periode tersebut saham BBRI telah menguat 8,87%. 

Adapun BBRI melesat kencang pada perdagangan kemarin. Saham bank yang fokus pada segmen UMKM ini naik 6,3%.

Total nilai transaksi di saham BBRI mencapai Rp 1,61 triliun yang melibatkan 404,7 juta saham. Hal ini menjadikan saham BBRI penggerak utama indeks dengan kontribusi 39,55 indeks poin.

Adapun BBRI membukukan laba bersih periode berjalan sebesar Rp 26,53 triliun sepanjang semester I-2025.

Pada fungsi intermediasi BRI berhasil mencatatkan kinerja positif dalam penyaluran kredit korporasi. Secara konsolidasi, realisasi kredit korporasi BRI mencapai Rp278,78 triliun, tumbuh 15,64% yoy. Pada saat yang sama, rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) segmen korporasi tetap terjaga di level yang sehat yakni di level 1,61%.

Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya menegaskan, BRI akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menyalurkan pembiayaan, dengan fokus pada korporasi yang memiliki keterkaitan langsung dengan rantai pasok (value chain) segmen usaha mikro.

Pada penghimpunan dana, BRI berhasil mencatatkan total dana pihak ketiga sebesar Rp1.482,12 triliun pada semester I-2025, tumbuh 6,65% yoy. Dengan komposisi dana murah atau current account savings account (CASA) sebesar 65,51%.

Sementara itu, investor asing diperkirakan akan semakin getol mengoleksi saham-saham Tanah Air. Survei bulanan Bank of America (BofA) yang dilansir dari The Financial Times menunjukkan sebanyak 37% manajer investasi global kini memiliki porsi lebih besar di saham pasar negara berkembang, level tertinggi sejak Februari 2023. Peningkatan ini didorong oleh pandangan positif terhadap prospek ekonomi Tiongkok dan pelemahan dolar Amerika Serikat (AS).

Kinerja saham negara berkembang tahun ini juga melampaui pasar negara maju, dengan indeks MSCI mencatatkan return lebih dari 16% dalam dolar AS. Angka ini mengungguli indeks MSCI negara maju yang naik sekitar 11% dan S&P 500 Wall Street yang menguat 8,6%.

Meski reli sudah cukup signifikan, investor meyakini masih ada ruang kenaikan bagi saham negara berkembang karena valuasinya relatif murah setelah periode panjang underperformance. JPMorgan bahkan menaikkan rekomendasi saham emerging market menjadi “overweight” karena dinilai sangat menarik secara valuasi.

Sebanyak 49% responden survei BofA menilai saham negara berkembang sedang undervalued, tertinggi dalam lebih dari setahun terakhir. Sementara itu, 91% manajer investasi menganggap saham AS terlalu mahal pasca reli cepat sejak April dan serangkaian rekor tertinggi di musim panas ini.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Ada Saham yang Terciduk Diborong Asing




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Longsor ke Level 6.900-an, Sejak Awal Tahun Sudah Anjlok 20%

IHSG Longsor ke Level 6.900-an, Sejak Awal Tahun Sudah Anjlok 20%

April 30, 2026
Ada Transaksi Negosiasi Miliaran di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

Ada Transaksi Negosiasi Miliaran di Saham MORA, Siapa Pelakunya?

April 30, 2026
Laba Vale (INCO) Naik Menjadi US$ 43,6 Juta di Kuartal I-2026

Laba Vale (INCO) Naik Menjadi US$ 43,6 Juta di Kuartal I-2026

April 30, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .