• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bos BlackRock Sebut Rajin Menabung Bikin Susah Saat Pensiun, Kenapa?

Bos BlackRock Sebut Rajin Menabung Bikin Susah Saat Pensiun, Kenapa?

August 12, 2025
IHSG Dibuka Menguat 0,57% Pagi Ini ke Level 6.212

IHSG Dibuka Menguat 0,57% Pagi Ini ke Level 6.212

June 22, 2026
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.780

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.780

June 22, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini:

Rekomendasi Saham Hari Ini:

June 22, 2026
Prabowo Bertemu Bos Danantara, Bahas Konser hingga Ajang Olahraga

Prabowo Bertemu Bos Danantara, Bahas Konser hingga Ajang Olahraga

June 22, 2026
Bank Artha Graha (INPC) Angkat Elvin Halim sebagai Direktur Utama

Bank Artha Graha (INPC) Angkat Elvin Halim sebagai Direktur Utama

June 22, 2026
Airlangga Tanggapi Catatan MSCI soal Transparansi Pasar Modal RI

Airlangga Tanggapi Catatan MSCI soal Transparansi Pasar Modal RI

June 22, 2026
Timur Tengah Jadi Sorotan Investor, Bursa Asia Bergerak Bervariasi

Timur Tengah Jadi Sorotan Investor, Bursa Asia Bergerak Bervariasi

June 22, 2026
IHSG Sepekan Melesat 2,82%, Asing Diam-Diam Akumulasi Saham Ini

IHSG Sepekan Melesat 2,82%, Asing Diam-Diam Akumulasi Saham Ini

June 22, 2026
Dua Anggota Keluarga Widjaja Tinggalkan BSDE, Ada Apa?

Dua Anggota Keluarga Widjaja Tinggalkan BSDE, Ada Apa?

June 22, 2026
DSSA Jadi Korban Utama, Asing Net Sell Rp904 Miliar Sepekan

DSSA Jadi Korban Utama, Asing Net Sell Rp904 Miliar Sepekan

June 22, 2026
Pria Jawa Kaya Rp10 Triliun dari Jualan Es, Kok Bisa?

Pria Jawa Kaya Rp10 Triliun dari Jualan Es, Kok Bisa?

June 21, 2026
Setiap Hari 1.000 Warga RI Teriak, Duit Rp 9,1 T Diambil Maling

Setiap Hari 1.000 Warga RI Teriak, Duit Rp 9,1 T Diambil Maling

June 21, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, June 22, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Bos BlackRock Sebut Rajin Menabung Bikin Susah Saat Pensiun, Kenapa?

10 months ago
in Market
Bos BlackRock Sebut Rajin Menabung Bikin Susah Saat Pensiun, Kenapa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bayangkan menghabiskan puluhan tahun bekerja keras, menyisihkan uang, dan mengharapkan masa pensiun yang nyaman, hanya untuk terlambat menyadari bahwa menabung saja tidak cukup. Menurut CEO BlackRock, miliarder Larry Fink, inilah kenyataan yang dihadapi jutaan orang.

Mengutip Yahoo Finance, dalam surat tahunannya kepada pemegang saham yang diterbitkan pada Maret 2023, Fink menyebut situasi ini sebagai “krisis dalam senyap.” Ia memperingatkan bahwa terlalu banyak orang yang menyimpan uang tunai alih-alih menginvestasikan, dan dalam prosesnya, mereka mempertaruhkan masa depan keuangan mereka.

“Di beberapa negara, orang-orang justru menabung secara berlebihan tetapi kurang berinvestasi,” tulis Fink, dikutip dari Yahoo Finance, Selasa (12/8/2025).

“Jika mereka menyimpan uang di bank alih-alih berinvestasi di pasar, mereka tidak akan menghasilkan imbal hasil yang diperlukan untuk pensiun dengan bermartabat.”

Maka demikian, masyarakat harus memikirkan bagaimana membuat uang “bekerja” ketimbang hanya parkir di tabungan.

Dengan inflasi, meningkatnya biaya perawatan kesehatan, dan harapan hidup yang lebih panjang, hanya mengandalkan rekening bank tidak akan cukup.

Fink menilai situasi “krisis dalam senyap” ini tidak banyak dihiraukan, tetapi perlahan-lahan akan terjadi pada jutaan orang. Ia merujuk pada isu global di mana populasi menua, angka kelahiran menurun, dan beban pensiun beralih dari pemerintah ke individu.

Beberapa penyebab yang membuat masa pensiun semakin sulit adalah, orang-orang kurang berinvestasi serta ketidakpastian ekonomi.

Fink menegaskan jika Anda tidak berinvestasi, Anda tertinggal. Ia menekankan bahwa berinvestasi bukan hanya tentang uang, melainkan tentang meyakini masa depan.

Ketika orang merasa aman secara finansial, mereka merasa penuh harapan. Ketika mereka khawatir tentang uang, mereka ragu untuk bertindak, sehingga mereka terjebak.

Realitanya, investasi membangun kekayaan seiring waktu. Reksa dana indeks S&P 500 secara historis memberikan imbal hasil sekitar 8-10% per tahun, jauh lebih tinggi daripada yang ditawarkan rekening tabungan.

Jika Anda menyimpan US$1.000 di bawah kasur 10 tahun yang lalu, nilainya akan turun karena inflasi. Jika Anda menginvestasikan US$1.000 yang sama dalam reksa dana indeks S&P 500, nilainya akan lebih dari US$3.000 saat ini.

Terlebih, teknologi telah membuat investasi lebih mudah dan murah dari sebelumnya. Jika pada masa lalu investor harus menghubungi broker, kini siapa pun yang memiliki ponsel pintar dapat membeli saham, ETF, atau reksa dana.

Saran Fink jelas: mulailah berinvestasi sekarang. Jika Anda menunggu terlalu lama, Anda akan kehilangan pertumbuhan majemuk, yang merupakan kunci keamanan finansial jangka panjang.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Lo Kheng Hong Buka-Bukaan Kebiasaan Warga RI yang Bikin Miskin




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Dibuka Menguat 0,57% Pagi Ini ke Level 6.212

IHSG Dibuka Menguat 0,57% Pagi Ini ke Level 6.212

June 22, 2026
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.780

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.780

June 22, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini:

Rekomendasi Saham Hari Ini:

June 22, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .