• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
IHSG Parkir di Zona Hijau, Ini 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Parkir di Zona Hijau, Ini 5 Saham Pilihan Hari Ini

October 22, 2026
Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

October 31, 2026
Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

October 31, 2026
MSCI Hantam Pasar SBN RI

MSCI Hantam Pasar SBN RI

October 31, 2026
Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah

Saat Anak Presiden Ajak Warga Buang Dolar Demi Selamatkan Rupiah

October 30, 2026
Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

Ekosistem Emas Jadi Masa Depan RI, Ungkap Peluangnya di Sini

October 30, 2026
Laba MTEL Kuartal III Jadi Rp 1,55 T, Manajemen Ungkap Penyebabnya

Laba MTEL Kuartal III Jadi Rp 1,55 T, Manajemen Ungkap Penyebabnya

October 30, 2026
Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

Mengukur Kinerja Perusahaan Asuransi, Siapa yang Terbaik?

October 30, 2026
Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

October 30, 2026
Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

October 30, 2026
Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

October 30, 2026
Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

October 30, 2026
WIKA Cetak Penjualan Rp15,8 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 11,9%

WIKA Cetak Penjualan Rp15,8 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 11,9%

October 30, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, October 31, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

IHSG Parkir di Zona Hijau, Ini 5 Saham Pilihan Hari Ini

1 week ago
in ENTREPRENEUR
IHSG Parkir di Zona Hijau, Ini 5 Saham Pilihan Hari Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,94% ke level 5.328,36 pada perdagangan Rabu (21/10). Penguatan indeks ditopang sejumlah saham berkapitalisasi besar, seperti BBCA yang naik 1,44%, BREN menguat 8,00%, dan TLKM bertambah 2,91%.

Di sisi lain, MORA turun 6,19%, EMAS melemah 5,47%, dan ENRG terkoreksi 6,36% menjadi saham yang menekan pergerakan pasar. Investor asing tercatat melakukan net sell Rp527,80 miliar di pasar reguler dan net sell Rp70,71 miliar di seluruh pasar.

Dari sebelas sektor yang diperdagangkan, sembilan sektor berakhir di zona hijau. Sektor Health mencatat penguatan tertinggi sebesar 3,35%, sedangkan sektor Technology menjadi sektor dengan pelemahan terdalam, yakni 1,12%.

Sentimen positif juga terlihat di bursa Amerika Serikat. Dow Jones naik 0,69% ke level 52.856, S&P 500 menguat 0,58% ke 7.757, sementara Nasdaq bertambah 1,05% ke 26.702.

Penguatan IHSG turut ditopang rebound sejumlah saham big caps perbankan, termasuk BBCA dan BBRI, serta TLKM. Sentimen terkait aksi pembelian kembali saham turut menjadi perhatian pasar. 

Sementara itu, BNGA menjadi sorotan menyusul kabar potensi delisting oleh CIMB Group yang memunculkan spekulasi terkait aksi korporasi. ETF EIDO dan indeks MSCI Indonesia masing-masing turut menguat 2,23% dan 1,26%.

Dari sisi emiten, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatat pertumbuhan trafik kargo konsolidasi sebesar 19,57% secara tahunan menjadi 1,37 juta unit hingga sembilan bulan pertama 2026. Pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan kunjungan kapal sebesar 14,87% menjadi 2.958 kunjungan.

Peningkatan trafik terutama ditopang oleh penguatan jaringan terminal satelit, khususnya di Banjarmasin dan Makassar. Namun, kenaikan volume tersebut lebih banyak berasal dari segmen dengan tarif lebih rendah, yakni truk dan bus yang tumbuh 43,98% serta kendaraan roda dua yang meningkat 51,46%.

Sementara itu, segmen kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) yang memiliki nilai tarif lebih tinggi hanya tumbuh 0,95% secara tahunan. Struktur pertumbuhan tersebut membuat kenaikan volume belum sepenuhnya tercermin pada kinerja keuangan IPCC pada semester I 2026.

Pendapatan perseroan tercatat turun 0,49% secara tahunan menjadi Rp413,50 miliar, sedangkan laba bersih menyusut 9,28% menjadi Rp103,28 miliar. Tekanan tersebut terjadi karena tambahan volume terutama berasal dari kargo bertarif lebih rendah, sehingga rata-rata pendapatan per unit menurun. Di saat yang sama, segmen CBU relatif stagnan dan ekspansi jaringan terminal satelit turut meningkatkan beban yang menekan margin.

Selanjutnya, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menargetkan kapasitas pembangkit panas bumi yang dikelola secara langsung mencapai 1,8 gigawatt (GW) pada 2034, meningkat dari kapasitas saat ini sebesar 727 megawatt (MW).

Perseroan menargetkan kapasitas mencapai 1 GW pada 2028. Untuk menambah sekitar 1.073 MW kapasitas hingga 2034, PGEO memperkirakan kebutuhan investasi mencapai USD 6.43bn (setara IDR 115.92tn) untuk menambah 1,073 MW pada kisaran biaya USD 5-6mn per MW.

Pendanaan ekspansi akan berasal dari kombinasi modal internal, sisa dana hasil IPO, fasilitas green financing, serta penerbitan green bond yang memiliki biaya pendanaan lebih kompetitif. PGEO juga menyiapkan skema joint venture bersama PLN untuk membagi risiko dan porsi investasi.

Sejumlah proyek turut masuk dalam rencana pengembangan, termasuk proyek pemanfaatan air panas berkapasitas 30 MW di Ulubelu serta PLTP Lumut Balai Unit 3. Fasilitas Lumut Balai Unit 3 ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2029.

Lalu, ada juga PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) yang menetapkan dividen tunai interim untuk tahun buku 2026 sebesar Rp29 per saham dengan total nilai mencapai Rp1,40 triliun.

Pembagian dividen tersebut dilakukan setelah perseroan mencatatkan laba bersih Rp1,49 triliun sepanjang sembilan bulan pertama 2026, melonjak 183,81% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dengan demikian, dividen interim tersebut setara dengan dividend payout ratio sebesar 93,81% terhadap laba bersih 9M26.

Pada perdagangan Rabu (21/10), saham DMAS ditutup di level Rp208 per saham. Berdasarkan harga tersebut, dividen interim Rp29 per saham mencerminkan dividend yield sebesar 13,94%.

Adapun cum date dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 28 Oktober 2026. Sementara itu, pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 13 November 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. 

(ayh/ayh)

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

Sosok Tuan Tanah Matraman, Duduki Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun

October 31, 2026
Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

Mau Punya Alfamart Sendiri, Segini Biaya dan Balik Modal di 2026

October 31, 2026
MSCI Hantam Pasar SBN RI

MSCI Hantam Pasar SBN RI

October 31, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .