• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Bank Mandiri Buka Suara Soal Agunan Saham JARR daN PGUN

Bank Mandiri Buka Suara Soal Agunan Saham JARR daN PGUN

October 19, 2026
Imbalan Hingga 6,85%, Pemerintah RI Lelang 8 Sukuk Cari Dana Rp10 T

Imbalan Hingga 6,85%, Pemerintah RI Lelang 8 Sukuk Cari Dana Rp10 T

November 1, 2026
Bukit Asam (PTBA) Bubarkan Anak Usaha, Ini Alasannya

Bukit Asam (PTBA) Bubarkan Anak Usaha, Ini Alasannya

November 1, 2026
BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG Mulai Hari Ini

BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG Mulai Hari Ini

November 1, 2026
Raffi Ahmad Borong Saham VISI, Rogoh Kantong Rp 72 Miliar

Raffi Ahmad Borong Saham VISI, Rogoh Kantong Rp 72 Miliar

November 1, 2026
BEI Keluarkan 81 Saham HSC Mulai Hari Ini

BEI Keluarkan 81 Saham HSC Mulai Hari Ini

November 1, 2026
Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Fore Ngadu ke Komdigi

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Fore Ngadu ke Komdigi

November 1, 2026
OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim

OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim

November 1, 2026
Nasabah Mau Uang Aman di Bank? Jangan Lakukan Ini

Nasabah Mau Uang Aman di Bank? Jangan Lakukan Ini

November 1, 2026
Video: Akhir 2026, Rupiah Diramal Bergerak di Rp 17.800

Video: Akhir 2026, Rupiah Diramal Bergerak di Rp 17.800

November 1, 2026
Investor Asing Curhat ke Bos BI, Sesalkan Keputusan MSCI

Investor Asing Curhat ke Bos BI, Sesalkan Keputusan MSCI

November 1, 2026
Laris Manis! Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 T

Laris Manis! Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 T

November 1, 2026
Cegah Kecelakaan saat Nataru, 2.140 Kapal Diperiksa Kelaikan Melaut

Cegah Kecelakaan saat Nataru, 2.140 Kapal Diperiksa Kelaikan Melaut

November 1, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, November 1, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Bank Mandiri Buka Suara Soal Agunan Saham JARR daN PGUN

2 weeks ago
in Market
Bank Mandiri Buka Suara Soal Agunan Saham JARR daN PGUN
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) buka suara soal agunan saham emiten milik Haji Isam, agunan saham PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN). Penjelasan tersebut disampaikan sekaligus menjawab pertanyaan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, fasilitas kredit kepada Jhonlin Baratama digunakan untuk membeli saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN), dengan agunan berupa gadai saham PGUN dan JARR.

Mengutip keterbukaan informasi BEI, manajemen menegaskan bahwa pemberian kredit kepada PT Jhonlin Baratama bukan merupakan fasilitas untuk aktivitas trading saham. Melainkan untuk pengembangan usaha, meliputi belanja modal (capex) serta kebutuhan pembiayaan perusahaan dan grup usaha di industri batu bara dan penunjangnya.

Pemberian kredit dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan membayar (repayment capacity) perusahaan dan grup usaha atas rencana jangka pendek, menengah, dan panjang.

Selain itu, perseroan juga mempertimbangkan tiga pilar kualitas kredit OJK, yakni prospek usaha, kinerja, dan kemampuan membayar, termasuk kapasitas Jhonlin Baratama sebagai operating company yang menghasilkan EBITDA serta induk dari beberapa anak usaha yang dapat memberikan dividen.

Terkait agunan, perseroan menyebut fasilitas pinjaman dijamin dengan aset tetap dan non-aset tetap, termasuk saham JARR dan PGUN yang merupakan afiliasi Jhonlin Baratama, serta rekening perusahaan.

Bank Mandiri menyatakan penilaian saham yang digunakan sebagai agunan tambahan telah sesuai dengan Pasal 4 POJK 40 Tahun 2017 dan kebijakan internal. Menurut perseroan, agunan saham merupakan sumber pelunasan sekunder (second way out) dan dinilai secara konservatif.

Perseroan menambahkan, pemberian fasilitas kredit juga mempertimbangkan realisasi bisnis ekosistem Jhonlin Group di berbagai industri dengan bank, potensi bisnis ke depan, termasuk pengenaan harga (pricing), serta profitabilitas bank.

Manajemen menambahkan, bank Mandiri juga menerapkan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran kredit melalui analisis kelayakan usaha, kemampuan pembayaran debitur, kecukupan agunan sesuai ketentuan, serta penerapan manajemen risiko secara menyeluruh.

Perseroan juga akan terus memantau dan mengevaluasi kualitas kredit secara berkala. Bank Mandiri menyatakan tidak terdapat informasi material lainnya yang belum diungkapkan.

Sebagai informasi, BEI menyampaikan, mengutip POJK Nomor 40/POJK.03/2017 tentang kredit atau pembiayaan kepada perusahaan efek dan kredit atau pembiayaan dengan agunan saham. Aturan itu antara lain melarang bank memberikan kredit untuk jual beli saham kepada orang perseorangan atau perusahaan yang bukan perusahaan efek (Pasal 2 ayat 3), serta membolehkan agunan tambahan berupa saham yang tercatat di bursa (Pasal 3 ayat 1).

Selain itu, nilai saham yang digunakan sebagai agunan tambahan paling tinggi 50% dari harga pasar atau kurs saham saat akad kredit ditandatangani (Pasal 4). BEI juga mengingatkan bahwa kepemilikan saham PGUN terkonsentrasi tinggi.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Imbalan Hingga 6,85%, Pemerintah RI Lelang 8 Sukuk Cari Dana Rp10 T

Imbalan Hingga 6,85%, Pemerintah RI Lelang 8 Sukuk Cari Dana Rp10 T

November 1, 2026
Bukit Asam (PTBA) Bubarkan Anak Usaha, Ini Alasannya

Bukit Asam (PTBA) Bubarkan Anak Usaha, Ini Alasannya

November 1, 2026
BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG Mulai Hari Ini

BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG Mulai Hari Ini

November 1, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .