• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Daftar Pemegang Saham BYAN Terbaru, Haji Isam Sudah Masuk?

Daftar Pemegang Saham BYAN Terbaru, Haji Isam Sudah Masuk?

October 6, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia Berbasis AI

Aplikasi Sekuritas Terbaik di Indonesia Berbasis AI

October 7, 2026
September 2026, Cadangan Devisa RI Turun USD 200 Juta Jadi 146,3 M

September 2026, Cadangan Devisa RI Turun USD 200 Juta Jadi 146,3 M

October 7, 2026
Ada Transaksi Pasar Nego Rp 26 T di Saham Bayan, Haji Isam Masuk?

Ada Transaksi Pasar Nego Rp 26 T di Saham Bayan, Haji Isam Masuk?

October 7, 2026
Akhir Sesi I IHSG turun 0,55% ke Level 6.158, Saham BYAN Jadi Beban

Akhir Sesi I IHSG turun 0,55% ke Level 6.158, Saham BYAN Jadi Beban

October 7, 2026
FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market

FTSE Russell, Pertahankan Pasar Modal RI di Secondary Emerging Market

October 7, 2026
Susun Standar Biaya, LPS Benchmarking ke Kemenkeu, OJK dan BI

Susun Standar Biaya, LPS Benchmarking ke Kemenkeu, OJK dan BI

October 7, 2026
Video: Harga Minyak Naik – Batu Bara Dekati Level Tertinggi 4 Bulan

Video: Harga Minyak Naik – Batu Bara Dekati Level Tertinggi 4 Bulan

October 7, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Daftar Pemegang Saham BYAN Terbaru, Haji Isam Sudah Masuk?

1 day ago
in Market
Daftar Pemegang Saham BYAN Terbaru, Haji Isam Sudah Masuk?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pengusaha Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam belum tercatat dalam daftar pemegang saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Hal ini terlihat dari Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) BYAN per akhir September 2026 yang disampaikan ke bursa pada 5 Oktober 2026.

Dalam laporan tersebut, masih belum ada nama Haji Isam maupun PT Jhonlin Baratama, perusahaan yang disebut menjadi pembeli saham BYAN. Susunan pemegang saham di atas 5% tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya. Total saham tercatat BYAN sebanyak 33.333.335.000 saham.

Berikut komposisi pemegang saham BYAN per akhir September 2026:

  • Dato’ Low Tuck Kwong: 13.416.921.870 saham (40,251%)
  • Elaine Low: 7.333.833.700 saham (22,002%)
  • PT Sumber Suryadana: 3.333.380.000 saham (10%)
  • Lim Chai Hock (direksi): 1.087.150.000 saham (3,261%)
  • Jenny Quantero (direksi): 994.975.000 saham (2,985%)
  • Low Yi Ngo: 62.364.800 saham (0,187%)
  • Ulina Fitriani (direksi): 5.000.000 saham (0,015%)
  • Alastair G.C. McLeod (direksi): 3.290.500 saham (0,01%)
  • Pemegang saham publik di bawah 5%: 7.096.416.630 saham (21,289%)
  • Saham treasuri: 0

Dato’ Low Tuck Kwong juga tercatat sebagai pemilik manfaat (beneficial owner) dan pengendali tingkat individu BYAN.

Satu-satunya perubahan kepemilikan di jajaran direksi terjadi pada Alastair G.C. McLeod. Kepemilikannya turun dari 4.000.000 saham (0,012%) menjadi 3.290.500 saham (0,01%), atau berkurang 709.500 saham. Laporan tidak menjelaskan alasan penurunan tersebut.

Saham publik di bawah 5% (free float) naik dari 7.095.707.130 saham menjadi 7.096.416.630 saham, bertambah 709.500 saham, sama persis dengan penurunan kepemilikan McLeod. Persentase free float tetap 21,29%.

Jumlah pemegang saham nasabah pemilik Single Investor Identification (SID) melonjak 65% dari 4.939 menjadi 8.187, atau bertambah 3.248 investor.

Latar Belakang Akuisisi

Belum masuknya nama Haji Isam sejalan dengan penjelasan manajemen BYAN dalam keterbukaan informasi BEI yang dikutip 28 September 2026. Dalam keterbukaan itu, perseroan menyampaikan posisi Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low dalam perjanjian jual beli saham bersyarat yang dilakukan Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama. Objek transaksinya 10.000.000.500 saham BYAN, setara 30% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Jika transaksi rampung, kepemilikan Dato’ Low Tuck Kwong akan menjadi 6.951.170.541 saham (sekitar 20,853%), sedangkan Elaine Low menjadi 3.799.584.529 saham (sekitar 11,399%). Manajemen menyatakan Dato’ Low Tuck Kwong tetap menjadi pemegang saham utama dan pengendali perseroan.

BYAN mengaku baru mengetahui rencana transaksi itu setelah menerima surat dari Dato’ Low Tuck Kwong dan Elaine Low yang menyatakan keduanya telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat. Negosiasi sepenuhnya dilakukan para penjual tanpa melibatkan direksi dan dewan komisaris, kecuali Dato’ Low Tuck Kwong yang juga menjabat presiden direktur.

Manajemen menyebut belum mengetahui nilai transaksi, dasar penentuan harga, kondisi pendahuluan (conditions precedent), target waktu penyelesaian, maupun kemungkinan transaksi dibatalkan. Perseroan juga belum memiliki rencana mengubah susunan direksi dan dewan komisaris, serta belum menerima informasi dari PT Jhonlin Baratama soal rencana pengelolaan perseroan setelah transaksi selesai.

Karena tidak ada perubahan pengendalian, perseroan menyatakan tidak ada kewajiban tambahan menurut ketentuan pasar modal. Manajemen menegaskan BYAN dan seluruh entitas anak tetap menjalankan kegiatan usaha utama di bidang pertambangan batu bara.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .