
Jakarta,CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah menutup sesi I siang ini, Jumat (2/10/2026). IHSG parkir sementara di level 5.989,02, turun 20,49 poin atau 0,34%.
Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di posisi 6.018,08. Indeks sempat menguat dan menyentuh level tertinggi hari ini di 6.044,26. Namun, tekanan jual kemudian menyeret indeks turun hingga menyentuh level terendah di 5.979,98.
Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat 745,1 juta lot dengan nilai transaksi mencapai Rp5.752,94 miliar.
Memasuki perdagangan hari ini, Jumat (2/10/2026), pelaku pasar dalam negeri masih akan dihadapkan pada berbagai sentimen baik dari dalam maupun luar negeri.
Dari dalam negeri, reshuffle kabinet, implementasi short selling, serta respons pasar terhadap data manufaktur, neraca perdagangan, dan inflasi akan menjadi perhatian.
Sementara dari eksternal, perkembangan perang dan harga minyak serta rilis data ketenagakerjaan AS, inflasi Zona Euro, dan tingkat pengangguran Jepang turut membayangi pergerakan pasar.
Sentimen AS diperkirakan akan sangat membayangi pasar hari ini mulai dari lonjakan US Treasury, data klaim pengangguran, ISM Manufacturing, tingkat pengangguran hingga non-farm payrolls.
(rob/rob)


















