• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp 16.300

Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp 16.300

August 7, 2025
Isu Pemilihan Gubernur BI Jadi Perhatian, Ini Efeknya ke Rupiah

Isu Pemilihan Gubernur BI Jadi Perhatian, Ini Efeknya ke Rupiah

August 9, 2026
Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas dan Layanan BPD

Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas dan Layanan BPD

August 9, 2026
Bos Danantara Bocorkan Soal Streamlining BUMN, 652 Perusahaan Dihapus

Bos Danantara Bocorkan Soal Streamlining BUMN, 652 Perusahaan Dihapus

August 9, 2026
Petani Kelapa Sawit RI Menangis, Ada Bencana Depan Mata

Petani Kelapa Sawit RI Menangis, Ada Bencana Depan Mata

August 9, 2026
Prabowo Panggil Banyak Sosok untuk Calon Gubernur BI, Siapa Saja?

Prabowo Panggil Banyak Sosok untuk Calon Gubernur BI, Siapa Saja?

August 9, 2026
Bank Besar Mau PHK Massal, Ini Biang Keroknya

Bank Besar Mau PHK Massal, Ini Biang Keroknya

August 8, 2026
Saat Raja Ritel Indonesia Tumbang, Diambil Alih Keluarga Konglomerat

Saat Raja Ritel Indonesia Tumbang, Diambil Alih Keluarga Konglomerat

August 8, 2026
Jurus Bank Jatim Agar Sinergi KUB Saling Menguntungkan BPD

Jurus Bank Jatim Agar Sinergi KUB Saling Menguntungkan BPD

August 8, 2026
Setelah Resign dan Bantu Ibu Jaga Warung, Kini Pemilik 23.000 Toko

Setelah Resign dan Bantu Ibu Jaga Warung, Kini Pemilik 23.000 Toko

August 8, 2026
Mumpung Tanggal Muda, Transmart Kasih Diskon ke Pelanggan 50%+20%

Mumpung Tanggal Muda, Transmart Kasih Diskon ke Pelanggan 50%+20%

August 8, 2026
Danantara Siapkan Rp44,5 Triliun untuk Garap Bisnis Daging Asia

Danantara Siapkan Rp44,5 Triliun untuk Garap Bisnis Daging Asia

August 8, 2026
10 Best Coworking Spaces in Lombok – Lombok Dispatch

10 Best Coworking Spaces in Lombok – Lombok Dispatch

August 8, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Sunday, August 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp 16.300

1 year ago
in Market
Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp 16.300
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (7/8/2025).

Melansir dari Refinitiv, mata uang rupiah mengalami penguatan sebesar 0,34% di posisi Rp16.300/US$. Hal ini tentunya melanjutka tren positif rupiah setelah tiga hari mengalami penguatan terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,05% di level 98.22. Setelah pada perdagangan kemarin Rabu (6/8/2025) DXY mengalami tekanan cukup besar hingga ditutup koreksi 0,61% di level 98,17.


Nilai tukar rupiah berpeluang menguat pada perdagangan hari ini, seiring dengan pelemahan indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang terjadi dalam perdagangan kemarin.

Indeks dolar (DXY) tercatat turun 0,61% dan menyentuh posisi terendah dalam sepekan.

Melemahnya greenback menjadi angin segar bagi mata uang emerging market, termasuk rupiah yang selama ini sangat sensitif terhadap pergerakan dolar AS.

Pelemahan indeks dolar AS disebabkan oleh sejumlah faktor.

Mulai dari dalam negeri AS, pasar semakin yakin bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga acuan dalam waktu dekat. Hal ini dipicu oleh rilis data tenaga kerja dan PMI yang lebih lemah dari ekspektasi.

Sentimen dovish semakin menguat setelah pernyataan dua pejabat The Fed. Presiden The Fed Minneapolis, Neel Kashkari, menyebutkan bahwa ekonomi AS sedang melambat dan dalam waktu dekat pemangkasan suku bunga mungkin diperlukan.

Situasi semakin rumit setelah Gubernur The Fed Adriana Kugler mengundurkan diri pada Jumat pekan lalu. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa Presiden Donald Trump akan menunjuk pengganti yang lebih dovish dan bisa mengurangi pengaruh Ketua The Fed Jerome Powell dalam pengambilan kebijakan.

Tekanan terhadap dolar juga datang dari kembali agresifnya kebijakan tarif Presiden Trump. Trump mengumumkan kenaikan tarif impor dari India menjadi 50%, dari sebelumnya 25%, sebagai respons atas pembelian minyak Rusia oleh India. Trump juga berencana menaikkan tarif untuk impor semikonduktor dan farmasi dalam waktu dekat.

Pekan lalu, Trump telah menaikkan tarif atas beberapa produk asal Kanada menjadi 35%, serta menetapkan tarif minimum global sebesar 10%. Negara-negara yang memiliki surplus dagang dengan AS juga akan dikenakan tarif tambahan sebesar 15% atau lebih mulai tengah malam 7 Agustus.

Pasar kini memprediksi probabilitas pemangkasan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin mencapai 95% pada pertemuan FOMC 16-17 September 2025 dan 68% pada pertemuan berikutnya 28-29 Oktober 2025.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Mata Uang Asia Ambruk “Berjemaah”, Rupiah Paling Lemah




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Isu Pemilihan Gubernur BI Jadi Perhatian, Ini Efeknya ke Rupiah

Isu Pemilihan Gubernur BI Jadi Perhatian, Ini Efeknya ke Rupiah

August 9, 2026
Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas dan Layanan BPD

Video: Urgensi Optimalisasi KUB Demi Perkuat Likuditas dan Layanan BPD

August 9, 2026
Bos Danantara Bocorkan Soal Streamlining BUMN, 652 Perusahaan Dihapus

Bos Danantara Bocorkan Soal Streamlining BUMN, 652 Perusahaan Dihapus

August 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .