• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.710

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.710

September 18, 2026
Ditanya BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

Ditanya BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

September 18, 2026
Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam

Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam

September 18, 2026
Jumlah Bank Tutup Jadi 14 Tahun Ini, Terbaru Gara-Gara Kurang Modal

Jumlah Bank Tutup Jadi 14 Tahun Ini, Terbaru Gara-Gara Kurang Modal

September 18, 2026
Fundamental dan Transformasi Bisnis Sokong Prospek Kinerja Jasa Marga

Fundamental dan Transformasi Bisnis Sokong Prospek Kinerja Jasa Marga

September 18, 2026
Saham Lagi Digembok, Emiten Ini Mau Private Placement 77 Juta Saham

Saham Lagi Digembok, Emiten Ini Mau Private Placement 77 Juta Saham

September 18, 2026
Konglomerat Ini Kepergok Borong 1,3 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.785

Konglomerat Ini Kepergok Borong 1,3 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.785

September 18, 2026
Pasca Dipantau BEI, Bos KETR Borong 48 Juta Saham di Bawah Harga Pasar

Pasca Dipantau BEI, Bos KETR Borong 48 Juta Saham di Bawah Harga Pasar

September 18, 2026
Haji Isam Mau Masuk, Saham BYAN Terbang 20%!

Haji Isam Mau Masuk, Saham BYAN Terbang 20%!

September 18, 2026
BP BUMN Kaji Lagi Penggabungan 2 Entitas Anak Usaha Perhutani

BP BUMN Kaji Lagi Penggabungan 2 Entitas Anak Usaha Perhutani

September 18, 2026
Arab Alihkan Jalur Ekspor, Harga Minyak Turun!

Arab Alihkan Jalur Ekspor, Harga Minyak Turun!

September 18, 2026
IHSG Dibuka Naik 0,76%, Ditopang BYAN dan Saham Haji Isam

IHSG Dibuka Naik 0,76%, Ditopang BYAN dan Saham Haji Isam

September 18, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: CUAN, INET, hingga DMAS

Rekomendasi Saham Hari Ini: CUAN, INET, hingga DMAS

September 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, September 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.710

2 hours ago
in Market
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.710
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mencoba bangkit terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan terakhir pekan ini. Mata uang Garuda mendapat ruang dari koreksi terbatas indeks dolar AS.

Merujuk data Refinitiv, rupiah mengawali perdagangan Jumat (18/9/2026) dengan penguatan 0,21% ke posisi Rp17.710/US$.

Penguatan tersebut terjadi setelah rupiah ditutup melemah 0,41% ke level Rp17.747/US$ pada perdagangan Kamis (17/9/2026).

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,01% ke posisi 100,237.


Pergerakan rupiah pada perdagangan terakhir pekan ini diperkirakan masih dipengaruhi oleh perkembangan dari luar dan dalam negeri.

Dari pasar global, dolar AS mulai kehilangan tenaga setelah melonjak tajam menyusul keputusan bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) yang resmi menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%-4,00%.

Koreksi dolar terjadi seiring turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan mulai meredanya harga minyak. Laporan mengenai tambahan pengiriman minyak mentah Arab Saudi melalui Oman turut mengurangi kekhawatiran terhadap pasokan energi.

Meski mulai terkoreksi, dolar AS masih berada di atas level psikologisnya di 100. 

Pelaku pasar bahkan memperkirakan jalur kenaikan bunga yang lebih agresif dibandingkan proyeksi The Fed. Pejabat The Fed memperkirakan satu kali kenaikan tambahan pada 2026 dan tidak ada perubahan pada 2027.

Sementara itu, investor memperhitungkan lebih dari satu kenaikan tambahan hingga akhir tahun ini dan sekitar tiga kali kenaikan lagi sampai akhir 2027. Perbedaan perkiraan tersebut membuat pergerakan dolar masih berpotensi mengalami volatilitas.

Adapun dari domestik, perhatian pasar akan tertuju kepada konferensi pers Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) KiTa yang akan digelar Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Konferensi pers tersebut akan membahas realisasi pendapatan dan belanja negara hingga Agustus 2026. Ini sekaligus menjadi konferensi pers APBN KiTa pertama Suahasil sejak menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Pelaku pasar akan mencermati arah kebijakan yang disampaikan Suahasil, terutama terkait perkembangan penerimaan negara, belanja pemerintah, dan pembiayaan utang.

Realisasi hingga Agustus juga akan menjadi gambaran awal untuk memperkirakan kondisi APBN sampai akhir 2026, termasuk kemampuan pemerintah menjaga defisit dan membiayai program prioritas.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ditanya BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

Ditanya BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

September 18, 2026
Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam

Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam

September 18, 2026
Jumlah Bank Tutup Jadi 14 Tahun Ini, Terbaru Gara-Gara Kurang Modal

Jumlah Bank Tutup Jadi 14 Tahun Ini, Terbaru Gara-Gara Kurang Modal

September 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .