• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

September 17, 2026
Gurita Bisnis Hashim Djojohadikusumo: dari Migas hingga Telekomunikasi

Gurita Bisnis Hashim Djojohadikusumo: dari Migas hingga Telekomunikasi

September 18, 2026
Vidoe: Teknologi – Daya Beli Jadi Tantangan Bisnis Otomotif Era EV

Vidoe: Teknologi – Daya Beli Jadi Tantangan Bisnis Otomotif Era EV

September 18, 2026
Ikut Putusan MK, Asuransi Syariah akan Transparan Soal Syarat Klaim

Ikut Putusan MK, Asuransi Syariah akan Transparan Soal Syarat Klaim

September 18, 2026
Pasokan Gas Dibatasi, Pengusaha Keramik Teriak Begini

Pasokan Gas Dibatasi, Pengusaha Keramik Teriak Begini

September 18, 2026
Danantara Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Bursa Bilang Gini

Danantara Mau Jadi Pemegang Saham BEI, Bursa Bilang Gini

September 18, 2026
Urgensi Teknologi Filtrasi Jaga Keandalan Mesin Era B50 & E50

Urgensi Teknologi Filtrasi Jaga Keandalan Mesin Era B50 & E50

September 18, 2026
ULTJ Beli Frisian Flag Rp14,6 T, FrieslandCampina Jadi Pengendali Baru

ULTJ Beli Frisian Flag Rp14,6 T, FrieslandCampina Jadi Pengendali Baru

September 18, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Turun 0,33% ke Level 6.441

Jelang Akhir Pekan, IHSG Turun 0,33% ke Level 6.441

September 18, 2026
Cerita Low Tuck Kwong Ambil Alih Bayan dari Tangan Haji Asri

Cerita Low Tuck Kwong Ambil Alih Bayan dari Tangan Haji Asri

September 18, 2026
Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Emiten Salim

Tiba-Tiba Ada Transaksi Jumbo di Emiten Salim

September 18, 2026
AXA Financial Indonesia Spin Off Unit Syariah, Bidik Segmen Bisnis Ini

AXA Financial Indonesia Spin Off Unit Syariah, Bidik Segmen Bisnis Ini

September 18, 2026
Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Rp17.730/US$

Jelang Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Menguat Tipis ke Rp17.730/US$

September 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, September 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI

1 day ago
in ENTREPRENEUR
Ini Pandangan Bos-Bos Perusahaan Besar Soal Ancaman AI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Sebagian besar pemimpin perusahaan di Amerika Serikat (AS) tidak sependapat dengan Presiden Donald Trump yang menyebut ancaman kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) terhadap umat manusia sebagai hoaks.

Mengutip The Wall Street Journal (WSJ), hal itu terungkap dalam pertemuan tertutup puluhan eksekutif papan atas AS yang digelar Yale School of Management di Washington pekan ini. Dalam jajak pendapat singkat terhadap peserta, 93% responden menilai Trump keliru ketika menyebut potensi bahaya katastrofik AI sebagai hoaks, pernyataan yang ia lontarkan di awal pekan.

Profesor manajemen Yale sekaligus penyelenggara forum, Jeffrey Sonnenfeld, mengaku terkejut dengan hasil tersebut. Menurutnya, para eksekutif, baik di dalam ruangan maupun dalam diskusi lanjutan, menyampaikan keinginan agar pembahasan soal cara mengantisipasi dampak buruk AI diperbanyak.

“Sentimennya adalah: (ancaman) ini nyata,” ujar Sonnenfeld, dikutip dari WSJ.

Forum tersebut menjadi ajang para pemimpin bisnis bertukar pandangan menjelang jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih bersama Presiden China Xi Jinping pada pekan depan. Persaingan global dalam pengembangan AI tercanggih diperkirakan menjadi salah satu isu utama dalam pertemuan itu.

Dalam jajak pendapat yang sama, 88% eksekutif menilai Trump perlu mengangkat isu kerja sama dengan China dalam menyusun pedoman keamanan AI. Namun, mereka tidak terlalu optimistis. Sekitar tiga perempat responden memperkirakan Trump tidak akan mendorong pembentukan batasan bersama tersebut.

Selama ini, Trump menolak desakan pengetatan regulasi di tingkat federal. Ia berargumen aturan semacam itu akan merugikan industri secara finansial dan justru memberi keunggulan bagi China.

Di sisi lain, para petinggi perusahaan AI terbesar, termasuk Anthropic dan OpenAI, pada akhir pekan lalu menyatakan industri perlu memperlambat pengembangan AI tingkat lanjut demi memastikan keamanannya.

Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar WSJ.

Banyak yang Enggan Bersuara Terbuka

Peserta forum sebagian besar berasal dari industri dan wilayah di luar Silicon Valley. Di antaranya CEO produsen perkakas Snap-on, Motorola Solutions, serta produsen kaca Corning. Hadir pula eksekutif dari kubu Partai Republik maupun Demokrat, serta sejumlah tokoh pemerintahan seperti mantan Wakil Presiden Mike Pence dan mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi.

Menurut laporan WSJ, banyak eksekutif enggan berbicara secara terbuka karena khawatir berseberangan dengan pemerintahan Trump. Jajak pendapat anonim menjadi cara bagi mereka untuk menyampaikan kekhawatiran secara kolektif.

Salah satu yang bersedia bersuara adalah CEO perusahaan penyedia tenaga kerja Kelly, Chris Layden. Ia menilai potensi bahaya AI dan risiko kalah bersaing dengan China sama-sama harus ditangani.

Layden juga mendorong pemerintah dan dunia usaha lebih memperhatikan dampak teknologi tersebut terhadap lapangan kerja dan pekerja AS. Menurutnya, AS sudah lama membutuhkan strategi kesiapan tenaga kerja menghadapi AI. Strategi itu juga perlu membangun kepercayaan pekerja terhadap teknologi yang berpotensi membuat mereka lebih produktif dan efisien.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Gurita Bisnis Hashim Djojohadikusumo: dari Migas hingga Telekomunikasi

Gurita Bisnis Hashim Djojohadikusumo: dari Migas hingga Telekomunikasi

September 18, 2026
Vidoe: Teknologi – Daya Beli Jadi Tantangan Bisnis Otomotif Era EV

Vidoe: Teknologi – Daya Beli Jadi Tantangan Bisnis Otomotif Era EV

September 18, 2026
Ikut Putusan MK, Asuransi Syariah akan Transparan Soal Syarat Klaim

Ikut Putusan MK, Asuransi Syariah akan Transparan Soal Syarat Klaim

September 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .