• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Minyak Dunia Ambles ke US$ 67, Pasar Lepas Risiko Perang

Minyak Dunia Ambles ke US$ 67, Pasar Lepas Risiko Perang

July 1, 2025
Satu per Satu Bank di RI Hilang Kini Sisa 105, Ini Penyebabnya

Satu per Satu Bank di RI Hilang Kini Sisa 105, Ini Penyebabnya

June 6, 2026
Anak Muda RI Hobi ‘Gali Lubang Tutup Lubang’, Bos OJK Lakukan Ini

Anak Muda RI Hobi ‘Gali Lubang Tutup Lubang’, Bos OJK Lakukan Ini

June 5, 2026
Sumber Dana Tetap Mandiri, OJK Janji Pengawasan Berkualitas

Sumber Dana Tetap Mandiri, OJK Janji Pengawasan Berkualitas

June 5, 2026
OJK Hunting Calon Emiten IPO, Begini Jurusnya

OJK Hunting Calon Emiten IPO, Begini Jurusnya

June 5, 2026
OJK Ingatkan Hati-Hati Modus Penipuan Nonton Iklan Hingga Drama China

OJK Ingatkan Hati-Hati Modus Penipuan Nonton Iklan Hingga Drama China

June 5, 2026
Purbaya Goes to China, Panda Bond Segera Meluncur Bulan Ini

Purbaya Goes to China, Panda Bond Segera Meluncur Bulan Ini

June 5, 2026
Video: Rupiah, 'Kok' Lemah?

Video: Rupiah, 'Kok' Lemah?

June 5, 2026
OJK Buka-Bukaan Penyebab IHSG Ambruk

OJK Buka-Bukaan Penyebab IHSG Ambruk

June 5, 2026
Breaking News! IHSG Ditutup Turun 4,2%

Breaking News! IHSG Ditutup Turun 4,2%

June 5, 2026
Bank Aladin Syariah Jaga Kinerja Positif & Perluas Penetrasi Digital

Bank Aladin Syariah Jaga Kinerja Positif & Perluas Penetrasi Digital

June 5, 2026
Klaim Asuransi Melonjak Tinggi per April 2026

Klaim Asuransi Melonjak Tinggi per April 2026

June 5, 2026
Rupiah Tembus Rp 18.000, OJK Beberkan Kondisi Bank di RI

Rupiah Tembus Rp 18.000, OJK Beberkan Kondisi Bank di RI

June 5, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, June 6, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Minyak Dunia Ambles ke US$ 67, Pasar Lepas Risiko Perang

11 months ago
in News
Minyak Dunia Ambles ke US$ 67, Pasar Lepas Risiko Perang
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak mentah global kembali tertekan di awal pekan, seiring meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta sinyal penambahan pasokan dari negara-negara produsen utama. Investor kini mulai melepas premi risiko perang yang sempat mendongkrak harga ke level tertinggi bulan ini.

Mengutip Refinitiv, harga minyak mentah Brent kontrak Agustus 2025 ditutup melemah ke US$67,55 per barel pada Jumat (28/6), turun tipis dari posisi penutupan hari sebelumnya di US$67,77. Sementara itu, WTI (West Texas Intermediate) juga melandai ke US$65,17 per barel dari sebelumnya US$65,52.

Tren penurunan ini menandai koreksi lanjutan sejak harga Brent sempat melonjak ke atas US$80 pada 23 Juni, saat konflik Iran-Israel memanas usai serangan udara Amerika Serikat ke fasilitas nuklir Iran. Namun, pengumuman gencatan senjata oleh Presiden AS Donald Trump di hari-hari berikutnya membuat harga minyak kembali longsor.

Menurut analis pasar, premi risiko yang sempat ditanamkan dalam harga minyak selama konflik telah sepenuhnya dihapus. “Pasar kini menilai konflik telah terkendali, dan sentimen kembali ke fundamental pasokan-permintaan,” ujar Tony Sycamore dari IG Markets.

Di sisi lain, empat sumber OPEC+ menyebutkan bahwa aliansi produsen minyak ini berencana menaikkan produksi sebesar 411.000 barel per hari pada Agustus. Ini akan menjadi kenaikan kelima berturut-turut sejak mereka mulai mencabut pemangkasan produksi pada April lalu.

Kabar ini menjadi sentimen negatif tambahan di tengah ekspektasi melambatnya pertumbuhan permintaan di musim panas, terutama di Asia dan Eropa.

Dari Amerika Serikat, data mingguan Baker Hughes menunjukkan jumlah rig minyak aktif turun sebanyak 6 rig menjadi 432, terendah sejak Oktober 2021. Penurunan ini bisa menjadi indikasi awal bahwa harga yang cenderung rendah mulai berdampak pada keputusan investasi hulu migas di AS.

Meski begitu, pasar belum melihat ini sebagai sentimen bullish yang cukup kuat, mengingat kenaikan pasokan dari OPEC+ jauh lebih signifikan dalam jangka pendek.

Juni Tetap Positif, Tapi Arah ke Depan Menantang

Kendati harga minyak mengalami tekanan dalam sepekan terakhir, secara bulanan Brent dan WTI tetap mencatatkan kenaikan lebih dari 5% pada Juni 2025. Namun, dengan sentimen geopolitik yang mereda dan OPEC+ yang mulai agresif, harga minyak menghadapi tantangan untuk mempertahankan momentum bullish ke Juli.

Investor kini akan mencermati hasil pertemuan OPEC+ pada 6 Juli mendatang, serta rilis data ekonomi utama dari Tiongkok dan AS yang dapat memberikan sinyal arah permintaan global selanjutnya.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Tarif Trump Naik, Harga Minyak Stabil di Tengah Ancaman Perang Dagang




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Satu per Satu Bank di RI Hilang Kini Sisa 105, Ini Penyebabnya

Satu per Satu Bank di RI Hilang Kini Sisa 105, Ini Penyebabnya

June 6, 2026
Anak Muda RI Hobi ‘Gali Lubang Tutup Lubang’, Bos OJK Lakukan Ini

Anak Muda RI Hobi ‘Gali Lubang Tutup Lubang’, Bos OJK Lakukan Ini

June 5, 2026
Sumber Dana Tetap Mandiri, OJK Janji Pengawasan Berkualitas

Sumber Dana Tetap Mandiri, OJK Janji Pengawasan Berkualitas

June 5, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .