• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?

Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?

September 10, 2026
Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

September 16, 2026
Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

September 16, 2026
Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

September 16, 2026
Ini Dua Kriteria Utama DBS Nilai Proyek Otomotif Layak Dibiayai

Ini Dua Kriteria Utama DBS Nilai Proyek Otomotif Layak Dibiayai

September 16, 2026
IHSG Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,38% ke level 6.436,85

IHSG Parkir di Zona Merah, Terkoreksi 0,38% ke level 6.436,85

September 16, 2026
Jelang Righ Issue, Pengendali MGLV Jual Saham di Harga Diskon

Jelang Righ Issue, Pengendali MGLV Jual Saham di Harga Diskon

September 16, 2026
Fitch Pangkas Rating Pos Indonesia, Risiko Gagal Bayar Jadi Sorotan

Fitch Pangkas Rating Pos Indonesia, Risiko Gagal Bayar Jadi Sorotan

September 16, 2026
Potret Bos Summarecon Adrianto Pitoyo Jadi Tersangka Suap HGB Bogor

Potret Bos Summarecon Adrianto Pitoyo Jadi Tersangka Suap HGB Bogor

September 16, 2026
INKA Respons Arahan BP BUMN, Percepat Pembenahan Menyeluruh

INKA Respons Arahan BP BUMN, Percepat Pembenahan Menyeluruh

September 16, 2026
Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.675

Rupiah Balik Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.675

September 16, 2026
DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia

DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia

September 16, 2026
BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri

BP BUMN Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal: Bikin Vaksin Sendiri

September 16, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, September 16, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?

6 days ago
in ENTREPRENEUR
Saham BYAN Sudah Anjlok 23%, Ada Apa?
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) kembali mengalami koreksi pada perdagangan hari ini, Kamis (10/9/2026).

Per pukul 11.00 WIB, saham BYAN turun 3,45% ke level 13.300. Beberapa menit setelahnya saham BYAN memangkas koreksi menjadi 2,37% ke level 13.450 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 13.650. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 446,7 triliun.

Sebagai informasi, sebelumnya saham BYAN sempat melesat tinggi ke level 17.275 atau naik 43,96% dalam empat hari perdagangan. Artinya dalam 15 hari perdagangan terakhir saham BYAN sudah anjlok 23,01%.

Saat BYAN menyentuh harga 17.000-an, beredar rumor bahwa 62,2% saham emiten milik Low Tuck Kwong tersebut akan diakuisisi Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

Sebagai gambaran, laporan kepemilikan saham BYAN per 31 Agustus 2026 menunjukkan Dato’ Low Tuck Kwong menguasai 40,251% saham, sementara anaknya, yakni Elaine Low menguasai 22,002%. Jika digabungkan, kepemilikan keduanya mencapai sekitar 62,253%, sangat dekat dengan angka 62,2% yang muncul dalam rumor tersebut.

Sementara itu, berdasarkan data perusahaan, jumlah saham BYAN mencapai 33.333.335.000 saham. Jika 62,2% saham tersebut dihitung menggunakan harga penutupan BYAN pada perdagangan 18 Agustus 2026 sebesar Rp17.275 per saham, maka jumlah saham yang perlu dibeli sekitar 20,73 miliar saham.

Secara matematis nilai pembelian saham tersebut mencapai sekitar Rp358,17 triliun atau sekitar US$20,43 miliar.

Dalam perkembangan terbaru berhembus kabar pasar bahwa Haji Isam mengajukan tawaran untuk mengakusisi BYAN dengan harga jauh dari nilai pasar saat ini. 

Jika tawaran Haji Isam tersebut diambil oleh Low Tuck Kwong, maka harga akuisisi tersebut terdiskon lebih dari 80% dari harga saham BYAN 18 Agustus 2026. 

Adapun sebelumnya, dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 18 Agustus 2026, Corporate Secretary BYAN Jenny Quantero menegaskan, saat ini Perseroan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan dan/atau akuisisi saham Perseroan sebagaimana dimaksud dalam informasi yang beredar tersebut.

“Namun pemegang saham pengendali Perseroan telah menyampaikan kepada kami bahwa dari waktu ke waktu, sebagai investor mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di Perseroan,” ungkap Jenny sebagaimana dikutip keterbukaan informasi BEI.

Terpisah, emiten terafiliasi Haji Isam PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) buka suara terkait pemberitaan mengenai rencana pengambilalihan BYAN oleh pengusaha asal Kalimantan tersebut.

Dalam tanggapannya kepada Bursa, JARR menyatakan tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi atas saham BYAN. Penegasan tersebut juga berlaku bagi grup perseroan hingga tanggal penyampaian surat klarifikasi.

Perseroan juga memberikan penjelasan terkait kemungkinan adanya rencana akuisisi yang dilakukan oleh pemegang saham pengendali maupun pemilik penerima manfaat atau ultimate beneficial owner. Hingga saat ini, JARR menyatakan belum menerima konfirmasi ataupun pemberitahuan resmi terkait adanya rencana maupun informasi atau fakta material mengenai akuisisi saham BYAN.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

Emiten Salim & Bakrie Kena Denda Miliaran, OJK Ungkap Penyebabnya

September 16, 2026
Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

Calon Emiten IPO Pasar Modal Lesu, Ini Penjelasan OJK

September 16, 2026
Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

Video: Pasar Pantau Risiko Minyak USD 100 – Bunga The Fed Diramal Naik

September 16, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .