• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

September 2, 2026
Ditanya BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

Ditanya BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

September 18, 2026
Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam

Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam

September 18, 2026
Jumlah Bank Tutup Jadi 14 Tahun Ini, Terbaru Gara-Gara Kurang Modal

Jumlah Bank Tutup Jadi 14 Tahun Ini, Terbaru Gara-Gara Kurang Modal

September 18, 2026
Fundamental dan Transformasi Bisnis Sokong Prospek Kinerja Jasa Marga

Fundamental dan Transformasi Bisnis Sokong Prospek Kinerja Jasa Marga

September 18, 2026
Saham Lagi Digembok, Emiten Ini Mau Private Placement 77 Juta Saham

Saham Lagi Digembok, Emiten Ini Mau Private Placement 77 Juta Saham

September 18, 2026
Konglomerat Ini Kepergok Borong 1,3 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.785

Konglomerat Ini Kepergok Borong 1,3 Juta Saham SRTG di Harga Rp1.785

September 18, 2026
Pasca Dipantau BEI, Bos KETR Borong 48 Juta Saham di Bawah Harga Pasar

Pasca Dipantau BEI, Bos KETR Borong 48 Juta Saham di Bawah Harga Pasar

September 18, 2026
Haji Isam Mau Masuk, Saham BYAN Terbang 20%!

Haji Isam Mau Masuk, Saham BYAN Terbang 20%!

September 18, 2026
BP BUMN Kaji Lagi Penggabungan 2 Entitas Anak Usaha Perhutani

BP BUMN Kaji Lagi Penggabungan 2 Entitas Anak Usaha Perhutani

September 18, 2026
Arab Alihkan Jalur Ekspor, Harga Minyak Turun!

Arab Alihkan Jalur Ekspor, Harga Minyak Turun!

September 18, 2026
Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.710

Rupiah Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.710

September 18, 2026
IHSG Dibuka Naik 0,76%, Ditopang BYAN dan Saham Haji Isam

IHSG Dibuka Naik 0,76%, Ditopang BYAN dan Saham Haji Isam

September 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, September 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$

2 weeks ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Ditutup Melemah 0,31%, Dolar AS Naik ke Rp17.750/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah menutup perdagangan hari ini dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda tertekan seiring berlanjutnya penguatan greenback di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Rabu (2/9/2026), rupiah mesti mengalami pelemahan sebesar 0,31% dan terperosot ke posisi Rp17.750/US$. Rupiah melemah 40 poin dibandingkan penutupan Selasa (1/9/2026) di posisi Rp17.710/US$, 

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah pun cukup konsisten berada di zona pelemahan dengan rentang Rp17.755-Rp17.780/US$. 

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,08% ke posisi 99,759.

Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan DXY sebesar 0,25% pada penutupan perdagangan Selasa kemarin.


Tekanan terhadap rupiah datang ketika pelaku pasar kembali memburu dolar AS sebagai aset aman menyusul memanasnya konflik antara AS dan Iran.

AS kembali melancarkan serangan udara terhadap sejumlah target di Iran pada Selasa waktu setempat. Eskalasi tersebut mendorong harga minyak melonjak lebih dari 4%, sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global.

Konflik tersebut juga memicu aksi jual di pasar obligasi global. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun menyentuh posisi tertinggi sejak Januari 2025, sedangkan yield obligasi Jepang tenor yang sama mencapai 3% untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

Tingginya imbal hasil obligasi AS meningkatkan daya tarik aset berdenominasi dolar. Kondisi tersebut membuat ruang penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, semakin terbatas.

Tekanan juga datang dari meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Pelaku pasar kini memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga pada September sebesar 68%, naik dari 35% sebelum pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole.

Warsh sebelumnya mengatakan The Fed masih memiliki pekerjaan yang harus dilakukan apabila inflasi gagal mereda. Pernyataan tersebut memperkuat dugaan bahwa kenaikan suku bunga kembali diperlukan untuk mengendalikan tekanan harga.

Di tengah tekanan global tersebut, Komisi XI DPR RI bersama pemerintah dan Bank Indonesia (BI) telah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2027 disepakati sebesar Rp17.500/US$.

Angka tersebut berada di dalam rentang proyeksi BI yang memperkirakan rupiah bergerak pada kisaran Rp17.300-Rp17.800/US$ pada 2027.

Selain nilai tukar rupiah, pertumbuhan ekonomi disepakati sebesar 6%, inflasi 2,5%, suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun 6,9%, serta defisit anggaran 2,4% atau Rp671,2 triliun.

Ketua Komisi XI DPR RI M. Misbakhun mengatakan penetapan asumsi tersebut telah mempertimbangkan kondisi perekonomian global dan domestik serta berbagai peluang dan risiko yang dapat memengaruhi perekonomian nasional.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ditanya BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

Ditanya BEI, MMIX Beberkan Susunan Pemegang Saham

September 18, 2026
Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam

Mau Caplok Bayan Resources (BYAN), Ini Gurita Bisnis Haji Isam

September 18, 2026
Jumlah Bank Tutup Jadi 14 Tahun Ini, Terbaru Gara-Gara Kurang Modal

Jumlah Bank Tutup Jadi 14 Tahun Ini, Terbaru Gara-Gara Kurang Modal

September 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .