
Jakarta, CNBC Indonesia — Harta Prajogo Pangestu naik nyaris 7% dalam sehari. Taipan petrokimia itu kini memiliki kekayaan sebesar US$17,4 miliar atau setara Rp311,07 triliun (kurs Rp17.879/US$).
Mengutip Forbes Real-Time Billionaires, pundi-pundi Prajogo naik 6,45% atau setara US$1,1 miliar atau Rp 19 triliun dalam sehari per 13 Agustus 2026 pukup 02.50 EDT. Dia pun kembali mengamankan urutan pertama orang terkaya se-Indonesia.
Meningkatnya harta Prajogo tidak terlepas dari apresiasi terhadap saham-saham miliknya dalam sebulan terakhir.
Seperti PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang melejit 17,35% dalam sebulan terakhir. Saham ini memang menjadi sorotan belakangan ini, usai terungkap memiliki high shareholding concentration (HSC) sebesar 97,31%.
Imbasnya Morgan Stanley Capital International (MSCI) dalam pengumuman tinjauan Mei 2026, memutuskan untuk mendepak BREN dari indeks saham berkapitalisasi besar dan menengah Indonesia.
Dalam sebulan terakhir, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 15,24%. Emiten ini telah meningkatkan porsi saham beredar di publik (free float) menjadi 25,7% dari sebelumnya 10,9%.
Direktur Keuangan Chandra Asri Andre Khor mengatakan upaya tersebut dilakukan untuk mengimbangi struktur kepemilikan saham (shareholding rebalancing).
Sementara itu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 17,36%, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 16,36%, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 14,63%, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) melesat 36,95% dalam sebulan terakhir.
(mkh/mkh)

















