• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865

Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865

August 12, 2026
IHSG Melesat 1,69% Jelang Pengumuman MSCI

IHSG Melesat 1,69% Jelang Pengumuman MSCI

August 12, 2026
Pemerintah Targetkan 100 Ribu Sekolah Direvitalisasi Tahun Depan

Pemerintah Targetkan 100 Ribu Sekolah Direvitalisasi Tahun Depan

August 12, 2026
Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal Indonesia

Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal Indonesia

August 12, 2026
Wisman Habiskan Rp23 Juta Liburan di RI, Ini Strategi InJourney & GIAA

Wisman Habiskan Rp23 Juta Liburan di RI, Ini Strategi InJourney & GIAA

August 12, 2026
Republik Capital Indonesia Lepas 90,7 Juta Saham CBRE, Harga Segini

Republik Capital Indonesia Lepas 90,7 Juta Saham CBRE, Harga Segini

August 12, 2026
Asing Net Buy Rp326 Miliar Kala IHSG Lompat, Borong Saham Ini

Asing Net Buy Rp326 Miliar Kala IHSG Lompat, Borong Saham Ini

August 12, 2026
Ternyata Ini Alasan IHSG Melesat 1% Lebih

Ternyata Ini Alasan IHSG Melesat 1% Lebih

August 12, 2026
Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Alasannya

Prabowo Pilih Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Alasannya

August 12, 2026
Grup Salim Boyong Nintendo, Meluncur di Indonesia Desember 2026

Grup Salim Boyong Nintendo, Meluncur di Indonesia Desember 2026

August 12, 2026
IHSG Lompat 1% Balik ke Level 6.330

IHSG Lompat 1% Balik ke Level 6.330

August 12, 2026
Terimbas Penutupan Tambang Ilegal, Kinerja Keuangan TINS Melesat

Terimbas Penutupan Tambang Ilegal, Kinerja Keuangan TINS Melesat

August 12, 2026
Negosasi AS-Iran Alot, Harga Minyak & Batubara Masih Tinggi

Negosasi AS-Iran Alot, Harga Minyak & Batubara Masih Tinggi

August 12, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, August 12, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865

2 hours ago
in Market
Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali mengakhiri perdagangan di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan kali ini memperpanjang tekanan terhadap mata uang Garuda dalam dua hari perdagangan beruntun.

Merujuk data Refinitiv, rupiah ditutup melemah 0,20% ke posisi Rp17.865/US$ pada perdagangan Rabu (12/8/2026). Setelah pada perdagangan sebelumnya, rupiah turut terdepresiasi hingga 0,45% ke level Rp17.830/US$.

Tekanan terhadap rupiah membesar dibandingkan posisi pembukaan. Rupiah mengawali perdagangan dengan pelemahan tipis 0,06% di level Rp17.840/US$, kemudian kehilangan 25 poin hingga penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat tipis 0,03% ke posisi 99,856.



Pergerakan rupiah masih dipengaruhi sikap hati-hati pelaku pasar menjelang pengumuman inflasi konsumen AS periode Juli pada Rabu waktu setempat. Data tersebut akan menjadi petunjuk terbaru dalam memperkirakan arah suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Laporan ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan sebelumnya membuka ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga. Namun, risiko inflasi yang masih tinggi membuat pasar belum sepenuhnya menutup peluang kenaikan suku bunga.

Presiden The Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan bank sentral saat ini lebih mencemaskan inflasi yang terlalu tinggi dibandingkan pelemahan pasar tenaga kerja. Pasar kini memperhitungkan peluang sebesar 52% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga pada September, sedangkan probabilitas kenaikan 25 basis poin berada di level 48%.

Risiko inflasi juga meningkat setelah harga minyak bergerak naik menyusul serangan terhadap jalur pelayaran penting di Timur Tengah. Kenaikan harga energi berpotensi mempertahankan tekanan inflasi sekaligus menopang dolar AS.

Di sisi lain, pasar masih mencermati proses pergantian kepemimpinan BI setelah Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Destry Damayanti sebagai calon tunggal gubernur bank sentral. Kepastian mengenai calon pemimpin BI menjadi perhatian karena berkaitan dengan kesinambungan kebijakan moneter dan stabilitas rupiah.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan rekam jejak serta pengalaman panjang Destry di bidang ekonomi dan keuangan menjadi pertimbangan utama pemerintah.

“Beliau juga dua kali, dua periode menjadi Deputi Gubernur Senior. Itu salah satu alasan yang paling mendasar, tentunya kompetensi,” ujarnya.

Nama Destry telah diserahkan kepada DPR melalui Surat Presiden untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan. Pemerintah juga mengajukan calon Deputi Gubernur Senior dan Deputi Gubernur BI, tetapi identitas para kandidat tersebut masih menunggu pengumuman resmi DPR.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Melesat 1,69% Jelang Pengumuman MSCI

IHSG Melesat 1,69% Jelang Pengumuman MSCI

August 12, 2026
Pemerintah Targetkan 100 Ribu Sekolah Direvitalisasi Tahun Depan

Pemerintah Targetkan 100 Ribu Sekolah Direvitalisasi Tahun Depan

August 12, 2026
Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal Indonesia

Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal Indonesia

August 12, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .