• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
30% Tekanan Rupiah Bersumber dari Luar Negeri

30% Tekanan Rupiah Bersumber dari Luar Negeri

July 30, 2026
Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Buka Suara Soal Naik Kelas ke KBMI II

Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Buka Suara Soal Naik Kelas ke KBMI II

July 31, 2026
Investor JELI Kena Prank, Antrean Jual 68 Juta Lot Bikin Panic Selling

Investor JELI Kena Prank, Antrean Jual 68 Juta Lot Bikin Panic Selling

July 31, 2026
Bank Neo Commerce Bidik Bebas Defisit 2028, Siap Buka Keran Dividen

Bank Neo Commerce Bidik Bebas Defisit 2028, Siap Buka Keran Dividen

July 31, 2026
Ada Update dari IFG Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

Ada Update dari IFG Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

July 31, 2026
Laba Naik, Nilai Investasi Berbalik Rugi, Ekuitas Maybank Tertekan

Laba Naik, Nilai Investasi Berbalik Rugi, Ekuitas Maybank Tertekan

July 31, 2026
SMBC Indonesia (BTPN) Kantongi Laba Rp1,4 Triliun di Semester 1-2026

SMBC Indonesia (BTPN) Kantongi Laba Rp1,4 Triliun di Semester 1-2026

July 31, 2026
Guide to the Island’s Top Dive Sites – Lombok Dispatch

Guide to the Island’s Top Dive Sites – Lombok Dispatch

July 31, 2026
Tunda Bangun Hotel Baru, Ini Strategi POLI Saat Bunga Tinggi

Tunda Bangun Hotel Baru, Ini Strategi POLI Saat Bunga Tinggi

July 31, 2026
Sampoerna Sukses Jaga Pangsa Pasar di Semester I-2026, Ini Buktinya!

Sampoerna Sukses Jaga Pangsa Pasar di Semester I-2026, Ini Buktinya!

July 31, 2026
Investor Bintang Hilang Kendali Dana Rp 730 T, Taruhan Berujung Petaka

Investor Bintang Hilang Kendali Dana Rp 730 T, Taruhan Berujung Petaka

July 31, 2026
Persaingan & Masa Depan Bisnis Kecantikan Era Beauty Tech

Persaingan & Masa Depan Bisnis Kecantikan Era Beauty Tech

July 31, 2026
Video: Prabowo Bertemu Pengusaha Kadin Pusat dan Daerah, Sampaikan Ini!

Video: Prabowo Bertemu Pengusaha Kadin Pusat dan Daerah, Sampaikan Ini!

July 31, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, July 31, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

30% Tekanan Rupiah Bersumber dari Luar Negeri

1 day ago
in Market
30% Tekanan Rupiah Bersumber dari Luar Negeri
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dinilai lebih banyak dipengaruhi faktor domestik ketimbang gejolak global. Kondisi tersebut tercermin dari kinerja rupiah yang masih menjadi salah satu mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan Asia.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Dipo Satria Ramli, memperkirakan sekitar 60%-70% tekanan terhadap rupiah berasal dari faktor domestik. Sementara itu, faktor global hanya berkontribusi sekitar 30%-40%.

“Jadi kalau kita lihat pelemahan rupiah itu sendiri apakah hanya karena faktor global atau faktor domestik? Kalau menurut kami mungkin lebih banyak faktor domestik. Faktor global memang ada, tetapi yang tetap menjadi masalah adalah faktor domestik itu. Faktor global itu mungkin 30%-40%, sedangkan domestik mungkin 60%-70%,” ujar Dipo dalam forum CORE Midyear Economic Review, Rabu (29/7/2026).

Menurut Dipo, dominasi faktor domestik terlihat dari pergerakan rupiah yang tertinggal dibandingkan mata uang negara-negara tetangga. Jika tekanan hanya berasal dari faktor global, seharusnya mata uang di kawasan Asia mengalami pelemahan dengan pola yang relatif serupa.

Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Ringgit Malaysia, baht Thailand, hingga peso Filipina mulai menguat, sementara rupiah masih berada dalam tren pelemahan.

“Kenapa faktor domestik lebih besar? Karena kalau kita lihat trennya memang rupiah yang melemah paling dalam di Asia. Bahkan beberapa laporan menyebut rupiah masuk tiga mata uang dengan kinerja terburuk. Kalau penyebabnya murni faktor global, seharusnya trennya sama dengan negara-negara lain,” jelasnya.

Meski demikian, Dipo mengakui faktor eksternal tetap memberi tekanan terhadap rupiah, terutama melalui kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), yang memengaruhi arus modal global.

Selain itu, ia menilai persepsi pasar terhadap independensi Bank Indonesia (BI) juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pergerakan nilai tukar. Menurutnya, perubahan tata kelola setelah berlakunya revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) memunculkan kekhawatiran sebagian pelaku pasar.

“Intinya lebih ke pemerintah itu mempunyai banyak peran, lebih bisa mengawasi, mengatur anggaran, dan berbagai macam. Ini yang dikhawatirkan oleh banyak pelaku pasar. Misalnya, muncul kekhawatiran adanya fiscal dominance, ketika kebijakan fiskal dinilai lebih dominan dibandingkan kebijakan moneter,” ujar Dipo.

(haa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Buka Suara Soal Naik Kelas ke KBMI II

Bos Bank Neo Commerce (BBYB) Buka Suara Soal Naik Kelas ke KBMI II

July 31, 2026
Investor JELI Kena Prank, Antrean Jual 68 Juta Lot Bikin Panic Selling

Investor JELI Kena Prank, Antrean Jual 68 Juta Lot Bikin Panic Selling

July 31, 2026
Bank Neo Commerce Bidik Bebas Defisit 2028, Siap Buka Keran Dividen

Bank Neo Commerce Bidik Bebas Defisit 2028, Siap Buka Keran Dividen

July 31, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .