• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$

Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$

July 30, 2026
Banyak Warga RI Rajin Nabung Dolar, Tabungan Valas Naik 185%

Banyak Warga RI Rajin Nabung Dolar, Tabungan Valas Naik 185%

July 30, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,56%, Menuju Level 6.200

IHSG Ditutup Naik 1,56%, Menuju Level 6.200

July 30, 2026
Catat Kinerja Apik, Laba bank bjb naik 58,8% & Aset Tembus Rp228,2 T

Catat Kinerja Apik, Laba bank bjb naik 58,8% & Aset Tembus Rp228,2 T

July 30, 2026
Saat Prabowo Godain Destry & Beri Kode Calon Gubernur BI

Saat Prabowo Godain Destry & Beri Kode Calon Gubernur BI

July 30, 2026
30% Tekanan Rupiah Bersumber dari Luar Negeri

30% Tekanan Rupiah Bersumber dari Luar Negeri

July 30, 2026
Saat Prabowo Godain Destry Jadi Calon Gubernur BI

Saat Prabowo Godain Destry Jadi Calon Gubernur BI

July 30, 2026
Saat Prabowo Goda Destry Jadi Calon Gubernur BI

Saat Prabowo Goda Destry Jadi Calon Gubernur BI

July 30, 2026
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 21,41 T, Tembus 52,21% dari Target 2026

Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 21,41 T, Tembus 52,21% dari Target 2026

July 30, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,56%, 500 Lebih Saham Menghijau

IHSG Ditutup Naik 1,56%, 500 Lebih Saham Menghijau

July 30, 2026
Pantau Potensi Bisnis, Investor Kunjungi Pabrik Anak Usaha MMIX

Pantau Potensi Bisnis, Investor Kunjungi Pabrik Anak Usaha MMIX

July 30, 2026
BEI Suspensi 72 Emiten, Ada Saham Grup Sinar Mas hingga Indofarma

BEI Suspensi 72 Emiten, Ada Saham Grup Sinar Mas hingga Indofarma

July 30, 2026
H1-2026, Bank bjb Raup Laba Bersih Rp 782,83 M

H1-2026, Bank bjb Raup Laba Bersih Rp 782,83 M

July 30, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 30, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Tekanan terhadap mata uang Garuda membesar seiring dolar AS yang berbalik menguat di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Kamis (30/7/2026), rupiah harus mengalami depresiasi sebesar 0,17% ke posisi Rp18.075/US$.

Pelemahan rupiah membesar dibandingkan posisi pembukaan perdagangan pagi tadi. Mata uang Garuda dibuka melemah tipis 0,03% ke level Rp18.050/US$, kemudian kehilangan 25 poin hingga penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau berbalik menguat 0,17% ke posisi 101,052.

Penguatan tersebut terjadi setelah DXY terpuruk 0,52% ke level 100,886 pada perdagangan sebelumnya, merespons keputusan bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) yang kembali mempertahankan suku bunga acuannya.


Angin segar yang sempat datang dari keputusan The Fed mulai memudar setelah konflik antara AS dan Iran kembali memanas. Dolar kembali mendapatkan dorongan dari permintaan terhadap aset aman setelah AS menyatakan tengah melancarkan serangan udara di Iran.

DXY yang sempat jatuh tajam seusai pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) kemudian kembali menguat pada perdagangan Asia. Kondisi ini turut menambah tekanan terhadap rupiah.

Dalam rapat yang berakhir Rabu waktu AS, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya pada rentang 3,50%-3,75%. Keputusan tersebut sesuai dengan perkiraan mayoritas pelaku pasar.

Namun, keputusan tidak diambil secara bulat. Tiga dari 12 anggota FOMC memilih berbeda dan menginginkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan kali ini.

Perbedaan suara tersebut menunjukkan masih kuatnya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. The Fed menilai suku bunga saat ini masih cukup tinggi untuk menahan aktivitas ekonomi dan membantu membawa inflasi kembali turun.

Arah kebijakan berikutnya juga menjadi lebih sulit dibaca setelah Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan bahwa bank sentral tidak akan lagi memberikan petunjuk atau forward guidance mengenai pergerakan suku bunga.

Warsh memastikan The Fed tetap siap mengambil tindakan apabila diperlukan untuk mengembalikan inflasi menuju sasaran 2%. Setiap keputusan berikutnya akan sangat bergantung pada perkembangan data ekonomi terbaru.

Berdasarkan perangkat CME FedWatch, kontrak Fed funds futures kini memperhitungkan probabilitas sebesar 34,9% bahwa The Fed kembali mempertahankan suku bunga pada pertemuan yang berakhir 16 September 2026.

Peluang tersebut meningkat dari 24% sebelum hasil rapat terbaru diumumkan. Pelaku pasar selanjutnya akan mencermati data inflasi dan pasar tenaga kerja AS untuk membaca arah kebijakan The Fed pada September.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Banyak Warga RI Rajin Nabung Dolar, Tabungan Valas Naik 185%

Banyak Warga RI Rajin Nabung Dolar, Tabungan Valas Naik 185%

July 30, 2026
IHSG Ditutup Naik 1,56%, Menuju Level 6.200

IHSG Ditutup Naik 1,56%, Menuju Level 6.200

July 30, 2026
Catat Kinerja Apik, Laba bank bjb naik 58,8% & Aset Tembus Rp228,2 T

Catat Kinerja Apik, Laba bank bjb naik 58,8% & Aset Tembus Rp228,2 T

July 30, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .