• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Vale (INCO) Kantongi Laba Rp 1,89 T di Semester 1 2026

Vale (INCO) Kantongi Laba Rp 1,89 T di Semester 1 2026

July 30, 2026
BEI Suspensi 72 Emiten, Ada Saham Grup Sinar Mas hingga Indofarma

BEI Suspensi 72 Emiten, Ada Saham Grup Sinar Mas hingga Indofarma

July 30, 2026
H1-2026, Bank bjb Raup Laba Bersih Rp 782,83 M

H1-2026, Bank bjb Raup Laba Bersih Rp 782,83 M

July 30, 2026
Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$

Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$

July 30, 2026
Superbank Cetak Cuan, tapi Saldo Defisit Laba Masih Tebal

Superbank Cetak Cuan, tapi Saldo Defisit Laba Masih Tebal

July 30, 2026
Video: Sentimen Perang & The Fed Dorong Lonjakan Harga Minyak

Video: Sentimen Perang & The Fed Dorong Lonjakan Harga Minyak

July 30, 2026
Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

Asing Net Buy Rp46,91 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya

July 30, 2026
Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

Saham Perbankan Angkat IHSG ke Zona Hijau, Naik 0,72% di Sesi I

July 30, 2026
Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

Grandy Mundur dari RANS Pasca-IPO, Emiten Raffi Ahmad Ungkap Alasan

July 30, 2026
Harga Minyak Turun di Bawah US, Ini Penyebabnya

Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya

July 30, 2026
Suku Bunga The Fed Ditahan, IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah

Suku Bunga The Fed Ditahan, IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah

July 30, 2026
The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Efeknya ke Pasar Saham & SBN?

The Fed Tahan Suku Bunga, Apa Efeknya ke Pasar Saham & SBN?

July 30, 2026
Ternyata Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Lebih

Ternyata Ini Penyebab IHSG Melesat 1% Lebih

July 30, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, July 30, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Vale (INCO) Kantongi Laba Rp 1,89 T di Semester 1 2026

2 hours ago
in ENTREPRENEUR
Vale (INCO) Kantongi Laba Rp 1,89 T di Semester 1 2026
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatat laba periode berjalan hingga semester I tahun 2026 tumbuh lebih dari empat kali lipat menjadi US$104,37 juta atau Rp 1,89 triliun. Laba tersebut terbang 313,4% dibandingkan semester I-2025 yang sebesar US$25,24 juta.

Capaian laba tersebut berkat pertumbuhan pendapatan, membaiknya margin laba kotor, serta lonjakan laba usaha.

Berdasarkan laporan keuangan interim, pendapatan Vale Indonesia pada enam bulan pertama 2026 mencapai US$543,07 juta, meningkat 27,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$426,74 juta.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan tercatat sebesar US$390,78 juta, turun 1,5% dibandingkan semester I-2025 sebesar US$396,58 juta. Dengan kombinasi kenaikan penjualan dan penurunan biaya produksi tersebut, laba bruto melonjak menjadi US$152,29 juta, atau naik sekitar 404,9% dari US$30,16 juta pada semester I-2025.

Efisiensi operasional juga tercermin dari kinerja laba usaha. Meskipun beban usaha naik 8,0% menjadi US$16,78 juta dari US$15,54 juta, kenaikan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pendapatan.

INCO juga membukukan pendapatan lainnya sebesar US$12,77 juta, meningkat drastis sekitar 6.221,8% dibandingkan hanya US$202 ribu pada semester I-2025.

Kombinasi faktor tersebut mendorong laba usaha Vale Indonesia mencapai US$134,14 juta, melonjak sekitar 2.056,6% dibandingkan semester I-2025 yang hanya sebesar US$6,22 juta.

Dari sisi pendapatan non-operasional, pendapatan keuangan turun 59,1% menjadi US$6,21 juta dibandingkan US$15,20 juta pada semester I-2025. Sebaliknya, biaya keuangan meningkat 62,6% menjadi US$6,64 juta dari US$4,08 juta.

Meski demikian, kinerja operasional yang jauh lebih kuat membuat laba sebelum pajak meningkat 267,1% menjadi US$133,86 juta dibandingkan US$36,46 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Sejalan dengan kenaikan laba, beban pajak penghasilan juga meningkat 162,8% menjadi US$29,48 juta dari US$11,22 juta.

Pada sisi penghasilan komprehensif, INCO mencatat kerugian komprehensif lain sebesar US$3,95 juta, berbalik dari keuntungan komprehensif lain sebesar US$1,32 juta pada semester I-2025. Kerugian tersebut terutama berasal dari selisih kurs penjabaran laporan keuangan entitas asosiasi.

Dengan demikian, jumlah penghasilan komprehensif periode berjalan mencapai US$100,43 juta, meningkat sekitar 277,9% dibandingkan semester I-2025 yang sebesar US$26,57 juta.

Pada 30 Juni 2026, saldo kas dan setara kas tercatat sebesar US$ 111 juta, dibandingkan US$ $220 juta pada 31 Maret 2026, hal ini terutama mencerminkan aktivitas investasi yang terus berlangsung selama periode tersebut. PT Vale tetap berkomitmen pada alokasi

Manajemen menyebut, industri hilirisasi nikel Indonesia terus menunjukkan kemajuan yang signifikan, yang ditandai dengan tibanya autoclave untuk Proyek HPAL Sambalagi, sebuah komponen utama dari Indonesia Growth Project (IGP) Morowali milik PT Vale.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BEI Suspensi 72 Emiten, Ada Saham Grup Sinar Mas hingga Indofarma

BEI Suspensi 72 Emiten, Ada Saham Grup Sinar Mas hingga Indofarma

July 30, 2026
H1-2026, Bank bjb Raup Laba Bersih Rp 782,83 M

H1-2026, Bank bjb Raup Laba Bersih Rp 782,83 M

July 30, 2026
Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$

Dolar AS Perkasa, Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp18.075/US$

July 30, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .