• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Keok, Nilai tukar Dolar AS Naik Jadi Rp16.450

Rupiah Keok, Nilai tukar Dolar AS Naik Jadi Rp16.450

July 31, 2025
Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

September 17, 2026
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

September 17, 2026
Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
Presdir Kena OTT KPK, Summarecon (SMRA) Buka Suara

Presdir Kena OTT KPK, Summarecon (SMRA) Buka Suara

September 17, 2026
Waspada Efek Era Higher for Longer ke Pasar Keuangan RI!

Waspada Efek Era Higher for Longer ke Pasar Keuangan RI!

September 17, 2026
Bos The Fed Respons Tudingan Penyebab Kenaikan Imbal Hasil US Treasury

Bos The Fed Respons Tudingan Penyebab Kenaikan Imbal Hasil US Treasury

September 17, 2026
Prabowo Beberkan Alasan Investasi Besar-besaran Demi Mitigasi Bencana

Prabowo Beberkan Alasan Investasi Besar-besaran Demi Mitigasi Bencana

September 17, 2026
MBMA Punya Rencana Buyback Saham, Alokasikan Dana Rp1,38 Triliun

MBMA Punya Rencana Buyback Saham, Alokasikan Dana Rp1,38 Triliun

September 17, 2026
Tok! The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Ke Level 3,75%-4%

Tok! The Fed Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Ke Level 3,75%-4%

September 17, 2026
BEI Tegaskan Saham Gocap ke Bawah Dilarang Ikut Short Selling

BEI Tegaskan Saham Gocap ke Bawah Dilarang Ikut Short Selling

September 17, 2026
Emiten Prajogo (PTRO) Akuisisi Perusahaan Jasa Pelabuhan RI

Emiten Prajogo (PTRO) Akuisisi Perusahaan Jasa Pelabuhan RI

September 17, 2026
Timah Jadi Komoditas Perdana di Bursa Mineral RI

Timah Jadi Komoditas Perdana di Bursa Mineral RI

September 17, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, September 17, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Keok, Nilai tukar Dolar AS Naik Jadi Rp16.450

1 year ago
in Lifestyle
Rupiah Keok, Nilai tukar Dolar AS Naik Jadi Rp16.450
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah ditutup loyo terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di penutupan perdagangan Kamis (31/7/2025) yang sekaligus menutup perdagangan Juli 2025.

Dilansir dari Refinitiv, nilai tukar rupiah turun sebesar 0,40% ke level Rp16.450/US$. Secara kumulatif di Juli 2025 ini, rupiah telah mengalami penurunan sebesar 1,64% terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau mengalami penurunan tipis 0,08% di posisi 99,73. Sebagai catatan, DXY mengalami kenaikan cukup signifikan pada perdagangan kemarin Rabu (30/7/2025) yakni sebesar 0,94% sekaligus memperpanjang reli penguatan selama lima hari beruntun.


Tekanan terhadap rupiah hari ini terjadi seusai Bank Sentral AS The Federal Reserve atau The Fed mempertahankan suku bunga acuan Fed Fund Rate di level kisaran 4,25%-4,50%.

Keputusan ini, ditambah dengan data ekonomi yang kuat dan mendorong investor untuk kembali masuk ke aset-aset berbasis dolar dan meninggalkan mata uang negara berkembang termasuk rupiah.

Menurut Kepala Departemen Pengelolaan Moneter & Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea, langkah The Fed semalam waktu setempat sebetulnya bukan hanya menyebabkan mata uang garuda saja yang tertekan terhadap dolar AS, melainkan mata uang negara-negara lain.

“Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini sejalan dengan pergerakan mata uang regional lainnya yang melemah,” ucap Erwin kepada CNBC Indonesia, Kamis (31/7/2025).

Merespon kondisi tersebut, BI kata Erwin akan terus melanjutkan komitmennya untuk memastikan stabilitas nilai tukar rupiah bergerak sesuai nilai fundamentalnya melalui berbagai langkah operasi di pasar.

Sejumlah kebijakan operasi pasar uang itu diantaranya melalui optimalisasi intervensi tiga jalur atau triple intervention di pasar domestik melalui transaksi spot, DNDF, dan pembelian SBN serta transaksi NDF di pasar offshore.

“BI juga terus memastikan keseimbangan demand dan supply valas di pasar domestik, sehingga dapat menjaga kepercayaan pasar,” tegas Erwin.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Rupiah Ambruk ke Rp16.635 per USD, Dekati Level Saat 1998




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

Suku Bunga The Fed Naik, Tekanan ke Rupiah & IHSG Meningkat

September 17, 2026
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%

September 17, 2026
Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

Nasib Rupiah & IHSG Hadapi Efek Suku Bunga The Fed Naik

September 17, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .