• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Airlangga Tanggapi Catatan MSCI soal Transparansi Pasar Modal RI

Airlangga Tanggapi Catatan MSCI soal Transparansi Pasar Modal RI

June 22, 2026
RUPSLB Semen Indonesia (SMGR) Batal

RUPSLB Semen Indonesia (SMGR) Batal

June 22, 2026
Direksi dan Komisaris Champ Resto Indonesia (ENAK) Mundur, Ada Apa?

Direksi dan Komisaris Champ Resto Indonesia (ENAK) Mundur, Ada Apa?

June 22, 2026
Pabrik Kebakaran, Bos Emiten Hasil Laut (DPUM) Buka Suara

Pabrik Kebakaran, Bos Emiten Hasil Laut (DPUM) Buka Suara

June 22, 2026
Investor Kakap Pengendali LUCY Lego 25% Saham, Alasannya Terungkap

Investor Kakap Pengendali LUCY Lego 25% Saham, Alasannya Terungkap

June 22, 2026
Plastik Dilarang dan Mahal, Emiten RI Ini Malah Diuntungkan

Plastik Dilarang dan Mahal, Emiten RI Ini Malah Diuntungkan

June 22, 2026
Harga Minyak Lanjut Melemah di Awal Pekan Ini

Harga Minyak Lanjut Melemah di Awal Pekan Ini

June 22, 2026
IHSG Dibuka Melemah & Rupiah Anjlok ke Rp 17.800/USD

IHSG Dibuka Melemah & Rupiah Anjlok ke Rp 17.800/USD

June 22, 2026
Penjualan Ritel RI Melempem, Laba Emiten Ini Malah Naik 35,5%

Penjualan Ritel RI Melempem, Laba Emiten Ini Malah Naik 35,5%

June 22, 2026
258 BUMN Sudah ‘Dipangkas’, 300 Menyusul!

258 BUMN Sudah ‘Dipangkas’, 300 Menyusul!

June 22, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada MYOR hingga HMSP

Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada MYOR hingga HMSP

June 22, 2026
IHSG Dibuka Menguat 0,57% Pagi Ini ke Level 6.212

IHSG Dibuka Menguat 0,57% Pagi Ini ke Level 6.212

June 22, 2026
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.780

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Rp17.780

June 22, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, June 22, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Airlangga Tanggapi Catatan MSCI soal Transparansi Pasar Modal RI

3 hours ago
in ENTREPRENEUR
Airlangga Tanggapi Catatan MSCI soal Transparansi Pasar Modal RI
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Lembaga penyedia indeks global, MSCI menempatkan Indonesia tetap dalam kategori pasar negara berkembang (emerging market) dalam laporan MSCI 2026 Global Market Accessibility Review yang dirilis pada 18 Juni 2026.

Dalam laporan tersebut, MSCI menurunkan peringkat arus informasi atau information flow pasar modal Indonesia menjadi negatif dari semula positif.

Penyesuaian ini terjadi pada kriteria Information Flow (arus informasi) dari semula “+” menjadi “−”. Menurut Airlangga, pemerintah memandang catatan ini sebagai penegasan atas arah agenda reformasi pasar modal yang telah dan sedang berjalan. Dia pun mengungkapkan catatan MSCI justru menegaskan bahwa fundamental ekonomi dan akses pasar Indonesia tetap kuat.

“Yang menjadi perhatian adalah aspek transparansi dan integritas pasar, dan di sinilah Pemerintah bersama OJK dan BEI telah dan terus melakukan reformasi secara konkret, mulai dari penyesuaian free float, keterbukaan pemilik manfaat akhir, hingga pendalaman pasar. Kami optimistis Indonesia tetap berada pada jalur emerging market, dan Pemerintah berkomitmen menuntaskan agenda reformasi ini untuk menjaga kepercayaan investor,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dikutip Senin (22/6/2026).

Dia menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga kepercayaan investor terhadap pasar modal nasional. Adapun, MSCI menggarisbawahi bahwa akses, ukuran, dan likuiditas pasar Indonesia tetap dinilai memadai, dan tidak terdapat isu pembatasan kepemilikan asing yang menjadi sorotan pada tinjauan tahun ini.

Ruang perbaikan yang disoroti berfokus pada peningkatan kualitas keterbukaan struktur kepemilikan saham dan penguatan integritas pembentukan harga, area yang justru tengah menjadi prioritas reformasi Pemerintah bersama otoritas. Catatan atas penyediaan informasi pasar dalam bahasa Inggris pun siap dioptimalkan guna meningkatkan kemudahan akses bagi investor global.

Secara agregat, MSCI menyatakan bahwa pada siklus tahun ini terdapat lebih banyak perbaikan dibandingkan penurunan penilaian di kelompok emerging markets. Penyesuaian penilaian aksesibilitas pasar pada 2026 hanya dialami oleh Indonesia dan Turki.

“Penting digarisbawahi bahwa penyesuaian ini tidak mengubah status Indonesia sebagai pasar negara berkembang. Keputusan klasifikasi pasar secara resmi akan diumumkan MSCI melalui Annual Market Classification Review pada 23 Juni 2026,” tegas Airlangga.

Menurut Airlangga, pemerintah bersama otoritas terkait menempatkan penguatan transparansi dan integritas pasar sebagai prioritas. Catatan MSCI sejalan dengan arah reformasi yang tengah diakselerasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), serta didukung sinergi kebijakan lintas otoritas.

Dia pun memaparkan sejumlah langkah komitmen Pemerintah dan OJK untuk mendukung pasar modal antara lain mencakup:

  1. Kebijakan free float dari 7,5% menjadi 15% untuk meningkatkan likuiditas pasar, (sudah berlaku efektif Maret 2026, pemenuhan bertahap);
  2. Transparansi pemilik manfaat akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO) melalui pengembangan sistem dan keterbukaan kepemilikan (sudah berjalan, terus diperkuat);
  3. Keterbukaan nama pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1% (sudah berlaku, publikasi rutin sejak Maret 2026);
  4. Akselerasi demutualisasi PT Bursa Efek Indonesia/BEI (dalam proses);
  5. Pendalaman pasar terintegrasi melalui peningkatan batas investasi saham bagi dana pensiun dan perusahaan asuransi menjadi 20% dengan fokus saham LQ45;
  6. Penguatan penegakan aturan dan sanksi;
  7. Perbaikan tata kelola perusahaan emiten (corporate governance); serta
  8. Penguatan sinergi antarpemangku kepentingan.

“Langkah-langkah tersebut diperkuat oleh fondasi makroekonomi yang terjaga. Stabilitas nilai tukar, inflasi yang terkendali, serta bauran kebijakan fiskal dan moneter yang berhati-hati menjadi jangkar kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional,” katanya.

Dia pun menambahkan pemerintah meyakini kombinasi reformasi struktural pasar modal dan stabilitas makroekonomi akan terus memperkuat daya tarik dan kredibilitas pasar Indonesia di mata investor institusi global.

Di sisi sektor eksternal, Pemerintah bersama Bank Indonesia terus menjaga kepercayaan pasar melalui bauran kebijakan yang terukur, antara lain penyesuaian suku bunga acuan menjadi 5,75% pada Juni 2026, penguatan stabilitas dan pendalaman pasar valuta asing, pengelolaan pembiayaan yang prudent termasuk penerbitan Surat Utang Negara dalam denominasi valuta asing, serta penguatan koordinasi kebijakan moneter dan fiskal untuk menjaga kecukupan likuiditas.

“Kombinasi langkah ini menjadi penyangga ketahanan sektor eksternal sekaligus menopang kepercayaan investor di tengah dinamika global,” ujarnya.

Lebih lanjut, menurutnya, pemerintah mengimbau pelaku pasar untuk tetap tenang dan menyikapi hasil review ini secara proporsional. Dia memastikan pemerintah terus berkoordinasi dengan MSCI dan komunitas investor global, serta memastikan agenda reformasi berjalan konsisten menjelang pengumuman klasifikasi pada 23 Juni 2026 dan siklus peninjauan berikutnya.

(haa/haa)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
RUPSLB Semen Indonesia (SMGR) Batal

RUPSLB Semen Indonesia (SMGR) Batal

June 22, 2026
Direksi dan Komisaris Champ Resto Indonesia (ENAK) Mundur, Ada Apa?

Direksi dan Komisaris Champ Resto Indonesia (ENAK) Mundur, Ada Apa?

June 22, 2026
Pabrik Kebakaran, Bos Emiten Hasil Laut (DPUM) Buka Suara

Pabrik Kebakaran, Bos Emiten Hasil Laut (DPUM) Buka Suara

June 22, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .