• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Yum! Brands Jual Saham Pizza Hut Rp26,62 Triliun

Yum! Brands Jual Saham Pizza Hut Rp26,62 Triliun

June 17, 2026
Video: Investor Pantau BI Rate – Ulasan MSCI, IHSG dan Rupiah Melemah

Video: Investor Pantau BI Rate – Ulasan MSCI, IHSG dan Rupiah Melemah

June 17, 2026
IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%

IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%

June 17, 2026
Punya Potensi Besar, Kontraktor Alat Berat China Masuk Minerba

Punya Potensi Besar, Kontraktor Alat Berat China Masuk Minerba

June 17, 2026
Geger Emas 1 Ton Milik Penguasa Toba Hilang Diangkut 17 Kuda

Geger Emas 1 Ton Milik Penguasa Toba Hilang Diangkut 17 Kuda

June 17, 2026
Video: Bos Leasing Soal BI Rate Naik: Pengaruhi Kredit Nasabah Baru

Video: Bos Leasing Soal BI Rate Naik: Pengaruhi Kredit Nasabah Baru

June 17, 2026
Nasib Rupiah & IHSG Menanti Keputuasn BI dan The Fed

Nasib Rupiah & IHSG Menanti Keputuasn BI dan The Fed

June 17, 2026
Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik Jadi Rp17.730

Rupiah Ditutup Melemah 0,23%, Dolar AS Naik Jadi Rp17.730

June 17, 2026
Breaking News! IHSG Turun 1%

Breaking News! IHSG Turun 1%

June 17, 2026
Triputra Agro Kantongi Dividen Rp1,29 Triliun dari Anak Usaha

Triputra Agro Kantongi Dividen Rp1,29 Triliun dari Anak Usaha

June 17, 2026
Mau IPO di Bursa Hong Kong, Investor Global Bakal Serap Saham EMAS

Mau IPO di Bursa Hong Kong, Investor Global Bakal Serap Saham EMAS

June 17, 2026
Sesi 1 IHSG Turun 0,84%, Asing Net Buy Rp 2,6 Triliun

Sesi 1 IHSG Turun 0,84%, Asing Net Buy Rp 2,6 Triliun

June 17, 2026
INET Tender Offer Saham PADA, Diskon 50% dari Harga Kemarin

INET Tender Offer Saham PADA, Diskon 50% dari Harga Kemarin

June 17, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, June 17, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Yum! Brands Jual Saham Pizza Hut Rp26,62 Triliun

6 hours ago
in Market
Yum! Brands Jual Saham Pizza Hut Rp26,62 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan holding makanan ritel global KFC dan Taco Bell, Yum! Brands, mengumumkan penjualan jaringan restoran pizza global Pizza Hut kepada perusahaan investasi swasta LongRange Capital dengan nilai transaksi sekitar US$1,5 miliar atau setara Rp26,62 triliun (asumsi kurs Rp17.746/US$).

Melansir CNBC, kesepakatan tersebut tidak mencakup gerai Pizza Hut di China daratan. Bisnis Pizza Hut di negara tersebut akan diakuisisi oleh Yum China dalam transaksi terpisah senilai sekitar US$1,2 miliar atau sekitar Rp21,29 triliun.

Langkah tersebut menandai berakhirnya upaya bertahun-tahun Yum untuk memperbaiki kinerja Pizza Hut yang dinilai membebani performa keuangan grup secara keseluruhan. Di Amerika Serikat, Pizza Hut telah beralih dari konsep restoran makan di tempat dan salad bar ke layanan pesan antar serta bawa pulang, namun dinilai terlambat dibandingkan para pesaingnya.

Selama bertahun-tahun, pangsa pasar Pizza Hut terus tergerus oleh rivalnya, Domino’s Pizza. Selain itu, kehadiran platform pengantaran pihak ketiga seperti DoorDash juga semakin menekan penjualan jaringan restoran pizza tersebut.

Yum sebelumnya mengumumkan pada November lalu bahwa perusahaan sedang mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk Pizza Hut. Manajemen dan dewan direksi kemudian menyimpulkan bahwa penjualan bisnis tersebut merupakan langkah terbaik untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham sekaligus memberikan struktur kepemilikan yang lebih sesuai dengan karakteristik pasar dan strategi jangka panjang Pizza Hut.

Dari dua transaksi tersebut, Yum memperkirakan akan menerima dana bersih sekitar US$2,3 miliar atau sekitar Rp37,5 triliun setelah pajak, penyesuaian transaksi, dan berbagai biaya lainnya. Nilai tersebut belum termasuk potensi tambahan pembayaran (earnout) hingga US$75 juta yang dapat diterima dari LongRange Capital sebelum 2030.

Di sisi lain, Yum memperkirakan akan mencatat beban satu kali sekitar US$85 juta sepanjang sisa tahun 2026 yang terkait dengan proses transaksi tersebut. Perseroan berencana memaparkan dampak finansial lebih rinci dalam konferensi kinerja kuartal II-2026 pada 30 Juli mendatang.

Transaksi penjualan Pizza Hut diperkirakan rampung pada kuartal III-2026 setelah memperoleh persetujuan regulator. Kabar tersebut disambut positif investor dengan saham Yum menguat hampir 2% pada perdagangan Selasa waktu setempat.

Pizza Hut didirikan oleh dua bersaudara, Dan Carney dan Frank Carney, di Wichita, Kansas pada 1958. Setahun kemudian, konsep bisnis tersebut mulai diwaralabakan dan berkembang pesat ke berbagai wilayah.

Perusahaan melantai di bursa pada 1969 dan hanya dalam dua tahun berhasil menjadi jaringan pizza terbesar di dunia. Namun, posisi tersebut akhirnya direbut Domino’s pada 2017 setelah puluhan tahun mendominasi pasar global.

Penjualan ini juga mengakhiri hubungan panjang Pizza Hut dengan KFC dan Taco Bell yang selama beberapa dekade berada dalam satu grup usaha. Awalnya, PepsiCo mengakuisisi Pizza Hut pada 1977 sebagai pintu masuk ke bisnis restoran sebelum kemudian membeli Taco Bell dan KFC.

Pada 1997, PepsiCo memisahkan unit bisnis restorannya menjadi perusahaan tersendiri bernama Tricon Global Restaurants yang kemudian berganti nama menjadi Yum! Brands. Sejak saat itu, Pizza Hut, KFC, dan Taco Bell berkembang di bawah satu payung korporasi hingga keputusan penjualan yang diumumkan tahun ini.

Berdasarkan dokumen regulator, hingga akhir 2025 Pizza Hut mengoperasikan hampir 20.000 gerai di 108 negara dan wilayah. Jaringan tersebut membukukan penjualan sistem tahunan sebesar US$12,8 miliar, dengan Amerika Serikat sebagai pasar terbesar yang menyumbang sekitar 40% penjualan, disusul China dengan kontribusi sekitar 20%.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Investor Pantau BI Rate – Ulasan MSCI, IHSG dan Rupiah Melemah

Video: Investor Pantau BI Rate – Ulasan MSCI, IHSG dan Rupiah Melemah

June 17, 2026
IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%

IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%

June 17, 2026
Punya Potensi Besar, Kontraktor Alat Berat China Masuk Minerba

Punya Potensi Besar, Kontraktor Alat Berat China Masuk Minerba

June 17, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .