• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ambles, Dolar AS Naik ke Rp16.390

Rupiah Ambles, Dolar AS Naik ke Rp16.390

July 29, 2025
One of a Unique Culture in Lombok – The Lombok Dispatch

One of a Unique Culture in Lombok – The Lombok Dispatch

November 4, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Konsisten Jaga Pertumbuhan Positif

Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Konsisten Jaga Pertumbuhan Positif

November 4, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, Laba Bank Mayapada Melesat 107%

Fundamental Bisnis Kuat, Laba Bank Mayapada Melesat 107%

November 4, 2026
Produksi Cetak Rekor Tertinggi, PGEO Beri Kisi-Kisi Dividen Tahun Ini

Produksi Cetak Rekor Tertinggi, PGEO Beri Kisi-Kisi Dividen Tahun Ini

November 4, 2026
Bos Bank JTrust (BCIC) Pamit Mundur usai 7 Tahun Menjabat

Bos Bank JTrust (BCIC) Pamit Mundur usai 7 Tahun Menjabat

November 4, 2026
PGEO Kaji Masuk Listrik Data Center, Ini Kabar Terbarunya

PGEO Kaji Masuk Listrik Data Center, Ini Kabar Terbarunya

November 4, 2026
Harga & Durability Jadi Kunci

Harga & Durability Jadi Kunci

November 4, 2026
Review MSCI Membayangi, IHSG Berhasil Ditutup Menguat di 4.900

Review MSCI Membayangi, IHSG Berhasil Ditutup Menguat di 4.900

November 4, 2026
14 Ladang Panas Bumi Dibuka, PGEO Mau Masuk?

14 Ladang Panas Bumi Dibuka, PGEO Mau Masuk?

November 4, 2026
Pemilik Mobil EV Catat! Asuransi Terima Sederet Kasus Klaim Ini

Pemilik Mobil EV Catat! Asuransi Terima Sederet Kasus Klaim Ini

November 4, 2026
Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

November 4, 2026
Aliran Modal Asing Masuk Rp126 Triliun, SBN & SRBI Jadi Primadona

Aliran Modal Asing Masuk Rp126 Triliun, SBN & SRBI Jadi Primadona

November 4, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, November 4, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Ambles, Dolar AS Naik ke Rp16.390

1 year ago
in Lifestyle
Rupiah Ambles, Dolar AS Naik ke Rp16.390
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (29/7/2025).

Melansir dari Refinitiv, mata uang garuda ditutup melemah 0,34% di posisi Rp16.390/US$. Secara intraday, rupiah sempat jatuh hingga level Rp16.408/US$ sebelum akhirnya sedikit membaik hingga penutupan perdagangan. Level tersebut merupakan yang terlemah sejak 24 Juni 2025.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau masih naik pesat ke level 98,85 atau naik 0,32%. Hal ini sekaligus menandai level terkuat DXY sejak 17 Juli 2025.


Nilai tukar rupiah melemah pada perdagangan hari ini, seiring dengan masih dominannya kekuatan mata uang greenback ini terhadap mayoritas mata uang global. Penguatan ini memberikan tekanan signifikan pada mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah.

Kenaikan indeks dolar AS (DXY) dipicu oleh sentimen positif pasar terhadap arah kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump, yang dinilai mulai menunjukkan kejelasan.

Ketidakpastian yang sempat membayangi rencana tarif dagang kini mulai mereda setelah AS berhasil mencapai kesepakatan dagang dengan sejumlah mitra utamanya menjelang tenggat 1 Agustus 2025.

Beberapa negara seperti Jepang, Indonesia, Filipina, dan Uni Eropa telah meresmikan kesepakatan perdagangan baru dengan AS, hasil dari negosiasi intensif dalam beberapa pekan terakhir.

Meredanya ketegangan dagang membuat investor global beralih ke aset berdenominasi dolar AS, yang dinilai lebih aman di tengah peralihan fase geopolitik. Di sisi lain, pasar juga masih mengadopsi sikap wait and see terhadap keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan pada Rabu (30/7/2025) mendatang.

Meskipun pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya, peluang pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan masih terbuka lebar.

Kombinasi antara meredanya ketidakpastian perdagangan dan spekulasi arah kebijakan moneter AS inilah yang turut mendorong penguatan dolar AS lebih lanjut.

Akibatnya, rupiah harus menghadapi tekanan jual yang cukup besar di pasar valas, mengikuti tren pelemahan sejumlah mata uang emerging markets lainnya.

CNBC INDONESIA RESEARCH

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Gerak ‘Roller Coaster’ Rupiah di Semester I-2025, Dolar Masih Perkasa




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
One of a Unique Culture in Lombok – The Lombok Dispatch

One of a Unique Culture in Lombok – The Lombok Dispatch

November 4, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Konsisten Jaga Pertumbuhan Positif

Fundamental Bisnis Kuat, SeaBank Konsisten Jaga Pertumbuhan Positif

November 4, 2026
Fundamental Bisnis Kuat, Laba Bank Mayapada Melesat 107%

Fundamental Bisnis Kuat, Laba Bank Mayapada Melesat 107%

November 4, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .