• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Turun, Dolar AS ke Rp16.360

Rupiah Dibuka Turun, Dolar AS ke Rp16.360

July 29, 2025
Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

August 7, 2026
Pelindo Buka Suara Soal Rencana IPO, Begini Kata Manajemen

Pelindo Buka Suara Soal Rencana IPO, Begini Kata Manajemen

August 7, 2026
Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur BI, Pengganti Perry Warjiyo

Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur BI, Pengganti Perry Warjiyo

August 7, 2026
Sinyal Baru Asing, Borong Saham Bank BUMN

Sinyal Baru Asing, Borong Saham Bank BUMN

August 7, 2026
Negara di Ambang Perang, Presiden Dievakuasi Kendaraan Lapis Baja

Negara di Ambang Perang, Presiden Dievakuasi Kendaraan Lapis Baja

August 6, 2026
Putin Resmi Legalkan Kripto di Rusia, Izinkan Bitcoin hingga USDT

Putin Resmi Legalkan Kripto di Rusia, Izinkan Bitcoin hingga USDT

August 6, 2026
TUGU Pimpin Konsorsium Asuransi Proyek Offshore Terbesar di Dunia

TUGU Pimpin Konsorsium Asuransi Proyek Offshore Terbesar di Dunia

August 6, 2026
Prabowo Putuskan Nama Calon Gubernur BI Pekan Ini

Prabowo Putuskan Nama Calon Gubernur BI Pekan Ini

August 6, 2026
Konsolidasi BUMN, Danantara Gandeng Kemenkeu

Konsolidasi BUMN, Danantara Gandeng Kemenkeu

August 6, 2026
BP BUMN Dan Danantara Susun Strategi Untuk 5 Tahun Ke Depan

BP BUMN Dan Danantara Susun Strategi Untuk 5 Tahun Ke Depan

August 6, 2026
Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

Pengganti Skor Kredit, Nomor HP Aktif 10 Tahun Bisa Dapat Pembiayaan

August 6, 2026
Didorong Danantara Untuk IPO, Ini Kata Bos Pegadaian

Didorong Danantara Untuk IPO, Ini Kata Bos Pegadaian

August 6, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, August 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Dibuka Turun, Dolar AS ke Rp16.360

1 year ago
in Market
Rupiah Dibuka Turun, Dolar AS ke Rp16.360
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (29/7/2025).

Melansir dari Refinitiv, nilai tukar rupiah mengalami koreksi 0,15% di level Rp16.360/US$, yang merupakan level terendahnya sejak 25 Juni 2025.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantu turun tipis 0,02% pada level 98,61.

Nilai tukar rupiah diperkirakan masih berada di bawah tekanan pada hari ini, seiring dengan penguatan signifikan indeks dolar AS pada perdagangan Senin (28/7/2025). DXY tercatat naik 1,01%, mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap mata uang Negeri Paman Sam.

Penguatan dolar AS terjadi setelah tercapainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Uni Eropa pada akhir pekan lalu (27/7). Kesepakatan ini dipandang sebagai sinyal meredanya ketegangan dagang, sehingga meningkatkan kepercayaan pelaku pasar global. Alhasil, investor kembali memburu aset berdenominasi dolar AS, yang memberi tekanan tambahan pada rupiah yang masih sensitif terhadap fluktuasi indeks dolar.

Tekanan terhadap rupiah juga diperkuat oleh sikap hati-hati pelaku pasar menjelang pengumuman kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang dijadwalkan Rabu malam atau Kamis dini hari waktu Indonesia.

Konsensus pasar memperkirakan The Fed akan menahan suku bunga di kisaran 4,25%-4,50%, dengan peluang pemangkasan baru terbuka pada September mendatang. Jika proyeksi ini terealisasi, maka selisih suku bunga antara The Fed dan Bank Indonesia (BI) akan semakin menyempit, berpotensi memicu arus keluar modal asing.

Seperti diketahui, BI telah memangkas suku bunga acuan sebanyak tiga kali sepanjang tahun 2025, masing-masing 25 basis poin pada Januari, Mei, dan Juli, sehingga saat ini berada di level 5,25%. Bank sentral juga membuka peluang pemangkasan lanjutan seiring prakiraan inflasi yang tetap rendah dan nilai tukar yang stabil.

“BI ke depan masih melihat ruang untuk penurunan suku bunga lebih lanjut,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di Kantor Pusat LPS, Jakarta, Senin (28/7/2025).

“Kebijakan suku bunga tetap konsisten dengan prakiraan inflasi yang rendah dalam kisaran sasaran 2,5% sampai 1%,” tambahnya.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Rupiah Ambruk ke Rp16.635 per USD, Dekati Level Saat 1998




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

August 7, 2026
Pelindo Buka Suara Soal Rencana IPO, Begini Kata Manajemen

Pelindo Buka Suara Soal Rencana IPO, Begini Kata Manajemen

August 7, 2026
Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur BI, Pengganti Perry Warjiyo

Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur BI, Pengganti Perry Warjiyo

August 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .