• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Media Asing Sorot Opsi Merger GOTO & Grab, Sebut Danantara

Media Asing Sorot Opsi Merger GOTO & Grab, Sebut Danantara

July 28, 2025
Jelang Pengumuman MSCI, Bos Bursa Kasih Pesan Ini Soal Transparansi

Jelang Pengumuman MSCI, Bos Bursa Kasih Pesan Ini Soal Transparansi

June 18, 2026
OJK Titip Pesan Ini Buat Direksi Baru Bursa Efek Indonesia

OJK Titip Pesan Ini Buat Direksi Baru Bursa Efek Indonesia

June 18, 2026
Beli Dolar Tanpa Underlying Maksimal US.000, Ini Alasan BI

Beli Dolar Tanpa Underlying Maksimal US$10.000, Ini Alasan BI

June 18, 2026
Dasco Kumpulkan Bos OJK & Bos BEI, Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa

Dasco Kumpulkan Bos OJK & Bos BEI, Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa

June 18, 2026
Perbanas Ungkap Masalah Struktural Penyebab Kredit UMKM Lesu

Perbanas Ungkap Masalah Struktural Penyebab Kredit UMKM Lesu

June 18, 2026
Menkeu China Sempat Dengar Info Salah Tentang APBN RI

Menkeu China Sempat Dengar Info Salah Tentang APBN RI

June 18, 2026
IHSG Mulai Pulih, Likuiditas dan Fundamental Pasar Tetap Solid

IHSG Mulai Pulih, Likuiditas dan Fundamental Pasar Tetap Solid

June 18, 2026
Ekonomi RI Kuat, Pembiayaan Komersial Bank Mega Syariah Tumbuh 13%

Ekonomi RI Kuat, Pembiayaan Komersial Bank Mega Syariah Tumbuh 13%

June 18, 2026
Kredit UMKM Kian Melemah, Perbanas Luncurkan UMKM Center

Kredit UMKM Kian Melemah, Perbanas Luncurkan UMKM Center

June 18, 2026
BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Menjadi 5,75%

BI Kembali Naikkan Suku Bunga Acuan 25 Bps Menjadi 5,75%

June 18, 2026
BI Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI: Tetap Kuat!

BI Ungkap Hasil Stress Test Perbankan RI: Tetap Kuat!

June 18, 2026
BI Kejar Inflow, Dana Asing ke SRBI Tembus Rp55,3 T

BI Kejar Inflow, Dana Asing ke SRBI Tembus Rp55,3 T

June 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, June 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Media Asing Sorot Opsi Merger GOTO & Grab, Sebut Danantara

11 months ago
in ENTREPRENEUR
Media Asing Sorot Opsi Merger GOTO & Grab, Sebut Danantara
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Kabar merger antara dua raksasa teknologi di kawasan Asia Tenggara kembali berhembus. Diketahui isu penggabungan usaha antara GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) dan Grab Holdings Ltd sudah berulang kali berhembus sejak tahun lalu, namun urung terjadi salah satunya karena permasalahan regulasi.

Publikasi The Economist dalam laporan terbarunya menyebut rumor merger kini beredar kembali. Aksi tersebut diperkirakan akan menciptakan raksasa teknologi regional kedua setelah Sea Limited, pemilik Shopee. Entitas hasil merger ini akan menguasai sekitar 80% pangsa pasar transportasi online dan 67% pangsa pasar pengiriman makanan di seluruh wilayah Asia Tenggara. Namun, menurut laporan tersebut merger antara kedua perusahaan ini harus terlebih dahulu mengatasi keraguan yang datang dari para pejabat Indonesia.

Selama tiga tahun terakhir, kedua perusahaan telah memangkas biaya sambil terus bertumbuh, menghasilkan peningkatan signifikan dalam rasio biaya operasional terhadap pendapatan – keduanya telah turun di bawah 100% dari semula biaya operasional mencapai lebih dari dua kali lipat pendapatan. Keduanya juga diketahui telah memberhentikan ratusan karyawan. Insentif untuk menarik konsumen dan pengemudi, yang dulu diberikan secara cuma-cuma, kini mulai dipangkas.

Kedua perusahaan membantah laporan terbaru tentang kesepakatan merger. Namun bulan lalu, Grab memicu spekulasi tersebut dengan menerbitkan obligasi konversi senilai US$ 1,5 miliar (Rp 24,45 triliun), yang penggunaannya “mungkin mencakup akuisisi potensial”.

The Economist menilai ada logika komersial yang kuat di balik penggabungan ini. Setelah berhasil menyingkirkan pesaing layanan transportasi daring asing seperti Uber dari semua pasar utama Asia Tenggara lainnya, Grab masih menghadapi persaingan ketat dari GoTo di Indonesia, negara dengan populasi terbesar di Asia Tenggara. Sementara itu, GoTo, yang pernah berkompetisi di lima pasar, telah menyerah untuk melakukan ekspansi besar dan kembali fokus di Indonesia.

Keduanya memiliki pasar layanan transportasi daring Indonesia yang relatif sama besar, dengan harga Grab yang secara konsisten lebih rendah, menurut sebuah studi terbaru oleh Bahana Sekuritas.

Namun, kesepakatan ini mendapat hambatan secara politik Indonesia. Pada bulan Mei, spekulasi merger yang kembali merebak dan ketidakpuasan atas upah rendah telah menyebabkan puluhan ribu pengemudi turun ke jalan di Jakarta. Ketua serikat pekerja transportasi Indonesia mengecam “praktik monopoli” yang akan dihasilkan dari penggabungan ini, dan meminta otoritas persaingan untuk turun tangan. Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan akan terus memantau.

Para pejabat telah mengisyaratkan bahwa setidaknya dua syarat harus dipenuhi agar merger disetujui: jaminan bagi pengemudi, dan kepemilikan saham lokal yang signifikan dalam entitas gabungan tersebut. The Economist juga menyebut Danantara dapat memiliki peran dalam aksi korporasi ini, meskipun pihak Dana Abadi RI tersebut menyatakan “saat ini” tidak terlibat dalam pembicaraan.

Sebagai informasi, setelah hiruk-pikuk era pandemi, saham perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka di kawasan ASEAN anjlok di tengah kenaikan suku bunga karena investor kehilangan kesabaran menghadapi kerugian yang terus-menerus. Valuasi perusahaan juga masih belum pulih.

Grab yang berbasis di Singapura, dan GoTo di Indonesia-adalah contoh yang paling menonjol. Grab telah mengalami penurunan nilai pasar dari US$ 40 miliar ketika melantai di bursa pada Desember 2021 menjadi hanya seperempatnya setahun kemudian. Valuasi GoTo, yang dibentuk melalui kerja sama pada Mei 2021 antara Gojek dan Tokopedia juga turun tiga perempat pada tahun tersebut setelah melantai di bursa dengan valuasi US$ 28 miliar pada April 2022.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Banyak WNA di Struktur BPI Danantara, Ini Alasannya!




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Jelang Pengumuman MSCI, Bos Bursa Kasih Pesan Ini Soal Transparansi

Jelang Pengumuman MSCI, Bos Bursa Kasih Pesan Ini Soal Transparansi

June 18, 2026
OJK Titip Pesan Ini Buat Direksi Baru Bursa Efek Indonesia

OJK Titip Pesan Ini Buat Direksi Baru Bursa Efek Indonesia

June 18, 2026
Beli Dolar Tanpa Underlying Maksimal US.000, Ini Alasan BI

Beli Dolar Tanpa Underlying Maksimal US$10.000, Ini Alasan BI

June 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .