• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Mau Caplok 59,34% Saham TGUK, Visionary Capital Bakal Jadi Pengendali

Mau Caplok 59,34% Saham TGUK, Visionary Capital Bakal Jadi Pengendali

July 25, 2025
Bos Bank JTrust (BCIC) Pamit Mundur usai 7 Tahun Menjabat

Bos Bank JTrust (BCIC) Pamit Mundur usai 7 Tahun Menjabat

November 4, 2026
PGEO Kaji Masuk Listrik Data Center, Ini Kabar Terbarunya

PGEO Kaji Masuk Listrik Data Center, Ini Kabar Terbarunya

November 4, 2026
Harga & Durability Jadi Kunci

Harga & Durability Jadi Kunci

November 4, 2026
Review MSCI Membayangi, IHSG Berhasil Ditutup Menguat di 4.900

Review MSCI Membayangi, IHSG Berhasil Ditutup Menguat di 4.900

November 4, 2026
14 Ladang Panas Bumi Dibuka, PGEO Mau Masuk?

14 Ladang Panas Bumi Dibuka, PGEO Mau Masuk?

November 4, 2026
Pemilik Mobil EV Catat! Asuransi Terima Sederet Kasus Klaim Ini

Pemilik Mobil EV Catat! Asuransi Terima Sederet Kasus Klaim Ini

November 4, 2026
Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

Kejar Target Free Float Saham 12,5% di 2027, PGEO Tak Mau Buyback

November 4, 2026
Aliran Modal Asing Masuk Rp126 Triliun, SBN & SRBI Jadi Primadona

Aliran Modal Asing Masuk Rp126 Triliun, SBN & SRBI Jadi Primadona

November 4, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,32% ke 4.919,77

IHSG Ditutup Menguat 0,32% ke 4.919,77

November 4, 2026
Produksi Cetak Rekor, PGEO Kebut Proyek Panas Bumi 105 MW

Produksi Cetak Rekor, PGEO Kebut Proyek Panas Bumi 105 MW

November 4, 2026
IHSG Bangkit, 3 Saham BUMN Jadi Penyelamat di Menit Akhir

IHSG Bangkit, 3 Saham BUMN Jadi Penyelamat di Menit Akhir

November 4, 2026
Rupiah Ditutup di Level Rp18.155 per Dolar AS

Rupiah Ditutup di Level Rp18.155 per Dolar AS

November 4, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, November 4, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Mau Caplok 59,34% Saham TGUK, Visionary Capital Bakal Jadi Pengendali

1 year ago
in News
Mau Caplok 59,34% Saham TGUK, Visionary Capital Bakal Jadi Pengendali
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Visionary Capital Global Pte. Ltd. (VCG) akan mengambilalih saham emiten minuman PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) sebesar 59,34% atau 2.119.104.818 lembar saham.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), rencana aksi korporasi ini dilakukan melalui penandatanganan perjanjian jual beli bersyarat (CSPA) oleh pemegang saham pengendali Perseroan yaitu PT Dinasti Kreatif Indonesia (DKI) bersama dengan Visionary Capital Global Pte. Ltd. (VCG).

“Rencana Pengambilalihan masih dalam proses pemenuhan Persyaratan Pendahuluan sebagaiaman diatur dalam PPJB,” tulis manajemen, Jumat (25/7).

Penyelesaian rencana pengambilalihan saham TGUK tunduk pada pemenuhan persyaratan pendahuluan (condition precedent) dan ketentuan-ketentuan lainnya sebagaimana diatur dalam CSPA, antara lain proses klarifikasi dan/atau tinjauan regulator terhadap TGUK telah diselesaikan dengan baik, dan saham tercatat TGUK telah kembali aktif diperdagangkan di BEI.

Jika jual beli saham tersebut belum diselesaikan pada sebelum atau paling lambat pada 30 September 2025, kecuali disetujui lain oleh VCG dan DKI, CSPA akan diakhiri dan transaksi pengambilalihan akan dibatalkan secara otomatis.

Apabila transaksi berdasarkan Perjanjian Bersyarat tersebut diselesaikan, VCG akan menjadi pengendali baru dari TGUK dan akan melaksanakan Penawaran Tender Waiib sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan OJK No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka dan ketentuandi bidang pasar modal yang berlaku.

Manajemen menegaskan, hingga saat ini tidak ada dampak material pada kegiatan operasional Perseroan.

Sementara itu, belum lama ini Teguk dicecar oleh Bursa Efek Indonesia karena kehilangan Rp 21,4 miliar dalam tiga bulan. 

Manajemen menjelaskan bahwa per September 2024, perusahaan memiliki persediaan bahan baku senilai Rp 22,5 miliar. Akan tetapi per 31 Desember 2024 persediaan yang tersisa Rp 1,1 miliar.

“Ini disebabkan oleh penghapusan persediaan yang disebabkan barang-barang persediaan yang rusak dan expired,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (23/7/2025).

TGUK menjelaskan bahwa barang rusak dan basi disebabkan karena penurunan bisnis perusahaan yang disebabkan oleh berkurangnya 126 gerai sepanjang tahun lalu.

Adapun per Desember 2024, TGUK membukukan rugi Rp 81,27 miliar. Kondisi ini berbalik dari laba Rp 5,79 miliar pada Desember 2023.

Utamanya hal itu disebabkan oleh rugi penjualan sebesar Rp 15,95 miliar. Penjualan turun 46,28% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 71,21 miliar, sedangkan beban naik 43,06% yoy menjadi Rp 87,15 miliar. Kinerja perusahaan diperburuk oleh beban bunga bank yang naik 251,32% yoy menjadi Rp 1,8 miliar.

Aset perusahaan turun 33,84% yoy menjadi Rp 132,75 miliar. Utamanya aset perusahaan turun disebabkan oleh kas dan bank, persediaan, serta uang muka.

Pada periode yang sama, liabilitas perusahaan naik 56,4% yoy menjadi Rp 36,61 miliar. Tercatat dalam utang usaha, liabilitas kepada para pemasok yang timbul dari pembelian bahan baku adalah PT Aplikasi Karya Anak Bangsa sebesar Rp 5,22 miliar.

Total utang usaha dari pembelian bahan baku sebesar Rp 12,39 miliar dan 99,94% di antaranya masuk dalam kategori jatuh tempo lebih dari 90 hari.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: BEI Lakukan Pertemuan dengan OJK & Pelaku Pasar




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos Bank JTrust (BCIC) Pamit Mundur usai 7 Tahun Menjabat

Bos Bank JTrust (BCIC) Pamit Mundur usai 7 Tahun Menjabat

November 4, 2026
PGEO Kaji Masuk Listrik Data Center, Ini Kabar Terbarunya

PGEO Kaji Masuk Listrik Data Center, Ini Kabar Terbarunya

November 4, 2026
Harga & Durability Jadi Kunci

Harga & Durability Jadi Kunci

November 4, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .