• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

April 23, 2026
Waskita Karya Raih Pendapatan Rp2,09 Triliun

Waskita Karya Raih Pendapatan Rp2,09 Triliun

April 23, 2026
Kronologi Kasus Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Gugat Hary Tanoesoedibjo

Kronologi Kasus Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Gugat Hary Tanoesoedibjo

April 23, 2026
IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

April 23, 2026
Jusuf Hamka Sujud Syukur Usai Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Jusuf Hamka Sujud Syukur Usai Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

April 23, 2026
Jusuf Hamka Menang, Hary Tanoe Bayar Denda Rp 484 M Ditambah Bunga

Jusuf Hamka Menang, Hary Tanoe Bayar Denda Rp 484 M Ditambah Bunga

April 23, 2026
Top! Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026

Top! Bank Mandiri Cetak Laba Bersih Rp15,4 Triliun di Kuartal I-2026

April 23, 2026
Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

Dolar Tembus Rp17.300, Airlangga Bilang Rupiah Tak Tertekan Sendirian

April 23, 2026
Jusuf Hamka Menang dari Hary Tanoe, Bayar Denda Rp484 M Ditambah Bunga

Jusuf Hamka Menang dari Hary Tanoe, Bayar Denda Rp484 M Ditambah Bunga

April 23, 2026
Rugi Waskita Karya Susut Jadi Rp 678 Miliar

Rugi Waskita Karya Susut Jadi Rp 678 Miliar

April 23, 2026
Harga Minyak Terbang Lagi, Brent Lewati US3

Harga Minyak Terbang Lagi, Brent Lewati US$103

April 23, 2026
Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun -Batu Bara Tembus USD 130/ton

Harga Minyak Naik 4 Hari Beruntun -Batu Bara Tembus USD 130/ton

April 23, 2026
Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

Video: Selat Hormus Memanas – Rekor Terburuk Rupiah di Rp 17.300/USD

April 23, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Thursday, April 23, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%

3 hours ago
in Market
Penyebab IHSG Lesu, Pagi-Pagi Turun hingga 1%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun semakin dalam. Sekitar satu jam setelah pembukaan perdagangan, IHSG turun lebih dari 1%. 

IHSG kembali menyentuh level 7.400-an dengan koreksi -87,85 poin atau -1,16% per pukul 10.15 WIB. Dalam satu jam perdagangan IHSG bergerak pada rentang 7.429,05–7.582,5. Artinya IHSG sempat berada di zona hijau, tetapi tidak mampu bertahan lama. 

Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp 7,3 triliun, melibatkan 20,77 miliar saham dalam 1,23 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun turun menjadi Rp 13.292 trilun. 

Mengutip Refinitiv, secara sektoral, utilitas yang membuat IHSG terpuruk pagi ini. Utilitas mengalami koreksi 4,14% dan diikuti oleh energi -1,62%. 

Adapun saham-saham konglomerasi bisnis Prajogo Pangestu tercatat ambruk berjamaah pada perdagangan hari ini. Saham BREN dan DSSA yang terdampak pengumuman MSCI terbaru masih menjadi beban utama IHSG.

BREN yang turun 6% lebih berkontribusi sebesar 11,07 poin terhadap penurunan IHSG. Kemudian DSSA yang anjlok 5,58% menyumbang -10,58 poin. 

Selain itu sejumlah saham komoditas juga ikut membebani IHSG, seperti Amman Mineral (AMMN), Bumi Resources Minerals (BRMS), dan Bayan Resources (BYAN). 

Sebagaimana diketahui,BREN dan DSSA mendapatkan tekanan jual besar sejak pengumuman dari MSCI. Indeks global itu mengumumkan akan mendepak saham yang tercatat dalam daftar High Shareholder Concentration (HSC) yang dikeluarkan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Diketahui BREN dan DSSA tercatat di antara 9 saham yang masuk daftar HSC.

Investor asing tercatat kompak secara masif melepas saham BREN dan DSSA pada perdagangan kemarin. Keputusan MSCI untuk mengeksekusi penghapusan emiten HSC pada Mei mendatang akan memicu restrukturisasi portofolio asing yang terukur. Penghapusan saham seperti BREN dan DSSA diproyeksikan akan memaksa likuidasi dana pasif sekitar Rp25,5 triliun.

Adapun ambruknya IHSG hari ini juga terjadi beriringan dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) semakin dalam pada perdagangan Kamis (23/4/2026).

Melansir data Refinitiv, per pukul 09.32 WIB mata uang Garuda tercatat melemah 0,79% ke level Rp17.305/US$. Level ini sekaligus menjadi posisi terlemah rupiah sepanjang masa yang baru secara intraday. Tak hanya itu, pelemahan tersebut juga menandai rupiah telah menembus level psikologis baru di Rp17.300/US$.

(mkh/mkh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Waskita Karya Raih Pendapatan Rp2,09 Triliun

Waskita Karya Raih Pendapatan Rp2,09 Triliun

April 23, 2026
Kronologi Kasus Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Gugat Hary Tanoesoedibjo

Kronologi Kasus Emiten Jusuf Hamka (CMNP) Gugat Hary Tanoesoedibjo

April 23, 2026
IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi 1 Ditutup Turun 1,27%, BREN dan DSSA Masih Jadi Biang Kerok

April 23, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .