• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
BI Bantah Bank di RI Kekeringan Likuiditas, Beri Bukti Ini!

BI Bantah Bank di RI Kekeringan Likuiditas, Beri Bukti Ini!

July 24, 2025
OJK Cabut Izin Pratama Capital, 15 Produk Reksa Dana Dibubarkan

OJK Cabut Izin Pratama Capital, 15 Produk Reksa Dana Dibubarkan

November 3, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

November 3, 2026
OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

November 3, 2026
Indonesia Jadi Pasar Empuk Industri AI, Kok Bisa?

Indonesia Jadi Pasar Empuk Industri AI, Kok Bisa?

November 3, 2026
OJK Sanksi Aurora Asset Rp2,57 M, 5 Produk Reksa Dana Wajib Bubar

OJK Sanksi Aurora Asset Rp2,57 M, 5 Produk Reksa Dana Wajib Bubar

November 3, 2026
Perang Arab Kian Panas, Laba Saudi Aramco Meroket 34,6% di Kuartal-III

Perang Arab Kian Panas, Laba Saudi Aramco Meroket 34,6% di Kuartal-III

November 3, 2026
Perkuat Tata Kelola, ACES Catat Pertumbuhan Kinerja di Kuartal III

Perkuat Tata Kelola, ACES Catat Pertumbuhan Kinerja di Kuartal III

November 3, 2026
Komut Dipanggil Otoritas Singapura soal Karhutla, KEEN Buka Suara

Komut Dipanggil Otoritas Singapura soal Karhutla, KEEN Buka Suara

November 3, 2026
Dana Asing Kabur Rp831,55 M pada Sesi I, 10 Saham Ini Banyak Dilepas

Dana Asing Kabur Rp831,55 M pada Sesi I, 10 Saham Ini Banyak Dilepas

November 3, 2026
IHSG Turun 2% Lebih, Begini Kondisi Bursa Saham Asia

IHSG Turun 2% Lebih, Begini Kondisi Bursa Saham Asia

November 3, 2026
Bos DBS Indonesia Sebut Pengembangan AI Bisa Datangkan Investasi Besar

Bos DBS Indonesia Sebut Pengembangan AI Bisa Datangkan Investasi Besar

November 3, 2026
4 Emiten Prajogo Pangestu Buyback Saham, Sudah Gelontorkan Rp830 M

4 Emiten Prajogo Pangestu Buyback Saham, Sudah Gelontorkan Rp830 M

November 3, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Tuesday, November 3, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

BI Bantah Bank di RI Kekeringan Likuiditas, Beri Bukti Ini!

1 year ago
in Lifestyle
BI Bantah Bank di RI Kekeringan Likuiditas, Beri Bukti Ini!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa kondisi likuiditas memadai. Hal itu terlihat dari bagaimana penurunan suku bunga BI rate diiringi dengan penurunan imbal hasil di pasar uang.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea memaparkan bahwa data transaksi pasar sejak 16 hingga 22 Juli menunjukkan terjadi penurunan imbal hasil (yield) di pasar uang, terutama untuk tenor 3 hingga 12 bulan, sebesar 16 hingga 21 basis poin.

Indikator suku bunga pasar uang seperti Indonesia Overnight Index Average (IndONIA) juga terus turun dan terakhir tercatat di level 4,83%. Erwin menilai penurunan ini mencerminkan kondisi likuiditas yang longgar dan dukungan pasar terhadap kebijakan BI.

“Ini menunjukkan bahwa liquidity yang ada di pasar itu berada pada jumlah yang sangat mencukupi,” kata Erwin di Taklimat Media Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (24/7/2025).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa rata-rata dana yang tersedia di pasar pada pagi hari mencapai lebih dari Rp90 triliun. Angka ini memperkuat sinyal bahwa likuiditas pasar uang tidak mengalami tekanan, bahkan bisa dikatakan dalam kondisi sangat memadai.

“Jadi kalau ada pandangan yang mengatakan liquidity berada dalam kondisi ketat, di pasar uang setidaknya kami bisa katakan liquidity itu berada pada jumlah yang sangat memadai,” pungkasnya.

Selain itu, Erwin menjelaskan bahwa Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) juga telah menurun 161 basis poin, dari 7,30% untuk tenor 12 bulan menjadi 5,69%.

“Ini menunjukkan betapa kuatnya komitmen Bank Indonesia untuk terus mendorong agar suku bunga turun, agar likuiditas terus bertambah agar kredit segera tumbuh,” ucapnya.

Lebih lanjut, Erwin juga menyampaikan saat ini terjadi penurunan kepemilikan asing di instrumen Surat Berharga Negara (SBN) secara bertahap. Meskipun demikian, menurutnya, minat investor asing masih tinggi animo terhadap lelang SBN terbaru, di mana total penawaran (bid) yang masuk mencapai empat kali lipat dari target lelang.

(mij/mij)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



BI Sebut Likuiditas Bank di RI Kuat, Rasio Permodalan Tebal




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Cabut Izin Pratama Capital, 15 Produk Reksa Dana Dibubarkan

OJK Cabut Izin Pratama Capital, 15 Produk Reksa Dana Dibubarkan

November 3, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Anjlok 3%, Ini Penyebabnya

November 3, 2026
OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

OJK Ingin RI Punya 4 Bank Syariah Selevel BSI

November 3, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .