• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Jadi Rp16.280

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Jadi Rp16.280

July 24, 2025
Febriany Danantara Bicara Transformasi BUMN, Singgung Peran Pemimpin

Febriany Danantara Bicara Transformasi BUMN, Singgung Peran Pemimpin

April 25, 2026
Siasat Bisnis Angkutan Laut & Operasional Migas Hadapi 2026

Siasat Bisnis Angkutan Laut & Operasional Migas Hadapi 2026

April 25, 2026
Saham Intel Berjaya Sejak 1987, Naik hingga 24%

Saham Intel Berjaya Sejak 1987, Naik hingga 24%

April 25, 2026
Bos Kartu Kredit Dukung BI Beri Keringanan Tagihan & Denda

Bos Kartu Kredit Dukung BI Beri Keringanan Tagihan & Denda

April 25, 2026
Ketua OJK Friderica Bicara Situasi Ekonomi Terkini Hingga Update MSCI

Ketua OJK Friderica Bicara Situasi Ekonomi Terkini Hingga Update MSCI

April 25, 2026
Persaingan Ketat Emiten Migas Ekspansi Bisnis Operator Migas

Persaingan Ketat Emiten Migas Ekspansi Bisnis Operator Migas

April 25, 2026
Ternyata Ini Masalah yang Bikin CEO Bank Terbesar ASEAN Sulit Tidur

Ternyata Ini Masalah yang Bikin CEO Bank Terbesar ASEAN Sulit Tidur

April 25, 2026
Geger Netanyahu Ternyata Idap Kanker, Dirahasiakan dari Publik

Geger Netanyahu Ternyata Idap Kanker, Dirahasiakan dari Publik

April 25, 2026
Modal Insurtech Raih Pertumbuhan Bisnis Asuransi Era Perang

Modal Insurtech Raih Pertumbuhan Bisnis Asuransi Era Perang

April 25, 2026
Raja Tol Trans Sumatra Cetak Laba Bersih Rp464 M, 172,49% dari Target

Raja Tol Trans Sumatra Cetak Laba Bersih Rp464 M, 172,49% dari Target

April 25, 2026
Kata-Kata Nasihat Investasi Anti-Boncos Ala Warren Buffett

Kata-Kata Nasihat Investasi Anti-Boncos Ala Warren Buffett

April 25, 2026
EV Di Perut Bumi, Ketersediaan Listrik & Suku Cadang Mencukupi?

EV Di Perut Bumi, Ketersediaan Listrik & Suku Cadang Mencukupi?

April 25, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, April 25, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Jadi Rp16.280

9 months ago
in Market
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Jadi Rp16.280
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah pada ditutup menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (24/7/2025).

Melansir dari Refinitiv, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat 0,03% pada posisi Rp16.280/US$. Secara intraday rupiah sempat menguat 0,21% ke level Rp16,250/US$, namun pada akhirnya penguatan tersebut mesti berkurang hingga di penutupan.

Disisi lain, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,08% ke level 97,28.

Sementara itu, pada penutupan perdagangan kemarin Rabu (23/7/2025) DXY mengalami pelemahan sebesar 0,18% di level 97,21 yang menandakan pelemahan selama empat hari berturut-turut bagi indeks dolar AS.


Pergerakan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini di pengaruhi oleh sentimen luar maupun dalam negeri.

Dolar AS terpantau masih bergerak lemah meski sempat stabil setelah menyentuh level terendah dalam dua setengah pekan terakhir. Sentimen negatif terhadap greenback muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Presiden Donald Trump dan Federal Reserve.

Trump dijadwalkan mengunjungi kantor pusat The Fed pada hari ini, Kamis (24/7/2025) malam waktu setempat, di tengah kritik tajam yang terus Trump lontarkan terhadap Ketua The Fed Jerome Powell karena enggan memangkas suku bunga.

Kekhawatiran investor atas independensi bank sentral pun meningkat, apalagi setelah Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyerukan tinjauan ulang terhadap kinerja The Fed. Tak hanya itu, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick bahkan secara terbuka menyebut Powell harus diganti dan menuntut penurunan suku bunga.

Ketidakpastian arah kebijakan moneter AS ini menekan daya tarik dolar dan turut memberi tekanan terhadap rupiah.

Dari dalam negeri, pasar mencermati proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang baru dirilis oleh dua lembaga internasional, Asian Development Bank (ADB) dan ASEAN+3 Macroeconomic Research Office (AMRO).

ADB mempertahankan outlook pertumbuhan RI di 5,0% pada 2025, didukung konsumsi rumah tangga, stimulus fiskal, serta pelonggaran suku bunga oleh Bank Indonesia.

Sementara itu, AMRO justru memangkas proyeksi pertumbuhan menjadi 4,8% akibat dampak dari kebijakan tarif dagang AS terhadap ekspor dan konsumsi domestik. Kenaikan tarif impor AS menjadi 19% dinilai membebani permintaan dan menjadi risiko tambahan bagi prospek pemulihan ekonomi RI.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Ditutup Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp 16.185




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Febriany Danantara Bicara Transformasi BUMN, Singgung Peran Pemimpin

Febriany Danantara Bicara Transformasi BUMN, Singgung Peran Pemimpin

April 25, 2026
Siasat Bisnis Angkutan Laut & Operasional Migas Hadapi 2026

Siasat Bisnis Angkutan Laut & Operasional Migas Hadapi 2026

April 25, 2026
Saham Intel Berjaya Sejak 1987, Naik hingga 24%

Saham Intel Berjaya Sejak 1987, Naik hingga 24%

April 25, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .