• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Investor Lokal Kuasai Pasar Saham RI, Dominasi Asing Berkurang

Investor Lokal Kuasai Pasar Saham RI, Dominasi Asing Berkurang

July 23, 2025
Inflasi Tembus Level Tertinggi Dalam 3 Tahun, ECB Tahan Suku Bunga

Inflasi Tembus Level Tertinggi Dalam 3 Tahun, ECB Tahan Suku Bunga

October 30, 2026
Christine Lagarde Mundur Dari Presiden ECB Mulai 7 Februari 2027

Christine Lagarde Mundur Dari Presiden ECB Mulai 7 Februari 2027

October 30, 2026
Harga Timah Melonjak, TINS Cetak Laba Rp4,12 Triliun

Harga Timah Melonjak, TINS Cetak Laba Rp4,12 Triliun

October 30, 2026
IHSG Melemah Terus, Analis Beberkan Penyebabnya

IHSG Melemah Terus, Analis Beberkan Penyebabnya

October 30, 2026
Ada Fenomena Baru di Wall Street: Cash is The King

Ada Fenomena Baru di Wall Street: Cash is The King

October 30, 2026
Laba Bayan (BYAN) Naik 12,24% Meski Pendapatan Tipis, Ini Sebabnya

Laba Bayan (BYAN) Naik 12,24% Meski Pendapatan Tipis, Ini Sebabnya

October 30, 2026
Amman Mineral (AMMN) Catat Laba US0 Juta di Kuartal III-2026

Amman Mineral (AMMN) Catat Laba US$880 Juta di Kuartal III-2026

October 30, 2026
Duit Bukalapak Rp12,9 T Parkir di Valas, Ini Penjelasan Manajemen

Duit Bukalapak Rp12,9 T Parkir di Valas, Ini Penjelasan Manajemen

October 30, 2026
IHSG Ditutup 1,29% Asing Masuk Rp253,09 M, 10 Saham Ini Diborong

IHSG Ditutup 1,29% Asing Masuk Rp253,09 M, 10 Saham Ini Diborong

October 30, 2026
Laba Chandra Asri (TPIA) Anjlok 78% di Kuartal III-2026, Ini Sebabnya

Laba Chandra Asri (TPIA) Anjlok 78% di Kuartal III-2026, Ini Sebabnya

October 30, 2026
KPK Soal Dugaan Korupsi Cukai Djarum, Kerugian Negara Triliunan Rupiah

KPK Soal Dugaan Korupsi Cukai Djarum, Kerugian Negara Triliunan Rupiah

October 30, 2026
IHSG Ditutup Melemah 1,29% ke Level 5.032

IHSG Ditutup Melemah 1,29% ke Level 5.032

October 30, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 30, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Investor Lokal Kuasai Pasar Saham RI, Dominasi Asing Berkurang

1 year ago
in Market
Investor Lokal Kuasai Pasar Saham RI, Dominasi Asing Berkurang
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, mencatat jumlah investor di pasar modal Indonesia per Juni 2025 telah mencapai 16,99 juta. Angka ini menunjukkan lonjakan hampir 6 kali lipat dibandingkan dengan tahun 2019, saat jumlah investor masih sekitar 2,5 juta, sebelum pandemi melanda.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Irvan Susandy memaparkan, Irvan menyebut, hingga akhir Juni 2025, komposisi kepemilikan investor asing di pasar saham Indonesia tercatat sebesar 45,91%. Angka ini turun dari sepuluh tahun yang lalu, yaitu sebesar 63,79% pada tahun 2015.

“Sejak pandemi 2020, dominasi komposisi kepemilikan di pasar saham bergeser dari yang sebelumnya mayoritas dimiliki investor asing menjadi investor domestik,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (23/7).

Irvan merincikan, Pada 2019, komposisi kepemilikan investor asing masih sebesar 51,85% atau mendominasi lebih dari 50%, sementara pada tahun 2020 angka ini turun menjadi 49,21%.

“Dengan demikian, basis investor domestik pada pasar modal Indonesia menjadi lebih solid dan dapat menjadi cushion yang lebih baik jika terjadi tekanan eksternal,” sebutnya.

Menurutnya, peningkatan kepemilikan investor domestik tidak terlepas dari pertumbuhan investor yang pesat yang didukung oleh edukasi dan literasi keuangan yang meningkat pula.

Irvan mengungkapkan, komposisi kepemilikan investor domestik di pasar saham Indonesia yang mendominasi saat ini, jika dirinci lebih lanjut, komposisi kepemilikan investor ritel yang hampir seluruhnya adalah investor domestik, tercatat sebesar 18,2% per Juni 2025. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan sepuluh tahun yang lalu, tahun 2015 yang sebesar 6,5%.

Sementara itu, pada Juni 2025, komposisi kepemilikan investor institusi domestik juga masih cukup besar, yakni 38,2%, naik dari 30,1% pada 2015. Sisanya, investor asing memegang 43,6% dari total nilai kepemilikan.

“Hal ini menunjukkan bahwa secara total, investor domestik, baik ritel maupun institusi masih mendominasi modal di pasar saham Indonesia,” imbuhnya.

Pengaruh investor asing, kaya Irvan, tentunya masih relevan, terutama pada saham berkapitalisasi besar. Namun secara struktural, dominasi investor asing sudah menurun dibanding 10 tahun lalu karena pertumbuhan pesat investor domestik, baik institusi maupun ritel, yang menyokong likuiditas pasar.

“Kami berharap partisipasi yang imbang antara domestic dengan local sehingga dapat terwujud pertumbuhan yang sehat dari pasar modal Indonesia,” tuturnya.

Sebagai informasi, per akhir Juni 2025, jumlah investor di pasar modal Indonesia telah mencapai 16,998 juta, dengan sekitar 16,948 juta di antaranya merupakan investor ritel domestik.

Dari total tersebut, rata-rata investor yang aktif bertransaksi setiap hari mencapai sekitar 179 ribu orang. Berdasarkan data kepemilikan, investor ritel domestik menguasai sekitar 18,2% dari total kepemilikan efek di BEI, sementara sisanya masih didominasi oleh investor institusi, baik dari asing maupun domestik.

Meskipun begitu, proporsi kepemilikan investor ritel tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode sebelum pandemi, yang saat itu hanya sebesar 10,6%.

Dari sisi aktivitas transaksi, investor ritel domestik menyumbang sekitar 44% dari total transaksi hingga Juni 2025, menjadikan investor ritel sebagai kontribusi terbesar di pasar modal RI.

“Melihat peran penting tersebut, BEI terus mendorong partisipasi investor ritel melalui berbagai kegiatan edukasi baik offline maupun online yang dijalankan bersama berbagai stakeholder, seperti kantor perwakilan BEI di seluruh wilayah Indonesia, duta pasar modal, galeri investasi, serta melalui media sosial untuk menyebarkan informasi terkait pasar modal,” pungkasnya.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Video: Asing Masih Keluar, Seberapa Kuat IHSG Pertahankan Level 6.700?




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Inflasi Tembus Level Tertinggi Dalam 3 Tahun, ECB Tahan Suku Bunga

Inflasi Tembus Level Tertinggi Dalam 3 Tahun, ECB Tahan Suku Bunga

October 30, 2026
Christine Lagarde Mundur Dari Presiden ECB Mulai 7 Februari 2027

Christine Lagarde Mundur Dari Presiden ECB Mulai 7 Februari 2027

October 30, 2026
Harga Timah Melonjak, TINS Cetak Laba Rp4,12 Triliun

Harga Timah Melonjak, TINS Cetak Laba Rp4,12 Triliun

October 30, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .