• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Perkasa Terhadap Dolar AS, Nangkring di Rp16.265/US$

Rupiah Perkasa Terhadap Dolar AS, Nangkring di Rp16.265/US$

July 23, 2025
OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

June 17, 2026
Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

June 17, 2026
BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

June 17, 2026
Danantara Targetkan Merger BUMN Asuransi Dimulai September 2026

Danantara Targetkan Merger BUMN Asuransi Dimulai September 2026

June 17, 2026
Detik-Detik Melantai di Bursa Hong Kong, EMAS Didukung Glencore Cs

Detik-Detik Melantai di Bursa Hong Kong, EMAS Didukung Glencore Cs

June 17, 2026
KB Bank PHK Massal, Ini Penjelasan OJK

KB Bank PHK Massal, Ini Penjelasan OJK

June 17, 2026
OJK Buka Suara Soal Dua Pengumuman MSCI

OJK Buka Suara Soal Dua Pengumuman MSCI

June 17, 2026
OJK Sebut Bank akan Revisi RBB Bulan Ini

OJK Sebut Bank akan Revisi RBB Bulan Ini

June 17, 2026
Video: Investor Pantau BI Rate – Ulasan MSCI, IHSG dan Rupiah Melemah

Video: Investor Pantau BI Rate – Ulasan MSCI, IHSG dan Rupiah Melemah

June 17, 2026
IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%

IHSG Pangkas Koreksi, Ditutup Turun 0,55%

June 17, 2026
Punya Potensi Besar, Kontraktor Alat Berat China Masuk Minerba

Punya Potensi Besar, Kontraktor Alat Berat China Masuk Minerba

June 17, 2026
Geger Emas 1 Ton Milik Penguasa Toba Hilang Diangkut 17 Kuda

Geger Emas 1 Ton Milik Penguasa Toba Hilang Diangkut 17 Kuda

June 17, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, June 17, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home ENTREPRENEUR

Rupiah Perkasa Terhadap Dolar AS, Nangkring di Rp16.265/US$

11 months ago
in ENTREPRENEUR
Rupiah Perkasa Terhadap Dolar AS, Nangkring di Rp16.265/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini Rabu (23/7/2025) terpantau mengalami penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari Refinitiv, rupiah mengalami penguatan sebesar 0,25% di posisi Rp16.265/US$, setelah pada perdagangan kemarin rupiah bergerak cukup stabil hingga ditutup stagnan di Rp16.305/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada perdagangan kemarin mengalami penurunan sebesar 0,47% dan di tutup pada posisi 97,39. Hal ini menandakan penurunan indeks dolar AS selama tiga hari berturut-turut.

Meski demikian, pada pukul 09.00 WIB indeks dolar (DXY) tercatat menguat 0,09% ke level 97,48.

Pergerakan nilai tukar rupiah pada hari ini diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen dari luar maupun dalam negeri.

Dari luar negeri, ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell, baru saja menyampaikan pidato di konferensi tahunan kebijakan moneter Bank Sentral Eropa (ECB) di Sintra, Portugal, Powell menekankan bahwa Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) membutuhkan lebih banyak data sebelum mengambil keputusan kebijakan apa pun.

Powell menyampaikan bahwa meskipun inflasi mulai mereda dan pasar tenaga kerja tetap kuat – dengan tingkat pengangguran di 4,2% dan upah riil yang meningkat – FOMC membutuhkan “data aktual” untuk lebih yakin bahwa inflasi benar-benar akan kembali ke target 2% secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Indonesia dan AS telah AS dan Indonesia telah menyepakati kerangka perjanjian dagang. Pernyataan bersama yang dirilis Gedung Putih pada Selasa (22/7/2025) sore mengugkap berdasarkan kesepakatan ini, tarif AS atas barang-barang impor dari Indonesia akan ditetapkan sebesar 19%, sebagaimana dijelaskan dalam rilis tersebut sebagai bagian dari “Perjanjian Perdagangan Timbal Balik” (Agreement on Reciprocal Trade).

Menurut Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, pasar akan lebih bersikap hati-hati terhadap dampak kebijakan tarif global dari Presiden AS Donald Trump yang tidak menentu dan ketidakpastian bea masuk impor yang akan diterapkan.

Dia menambahkan, bahkan tarif resiprokal AS untuk Indonesia sebesar 19% tentunya berefek pada komoditas andalan Indonesia seperti produk tekstil, alas kaki, furnitur, dan elektronik keperluan rumah tangga.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Gerak ‘Roller Coaster’ Rupiah di Semester I-2025, Dolar Masih Perkasa




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

OJK Berharap MSCI Jadi Titik Balik Bursa RI, Asing Bisa Balik Masuk?

June 17, 2026
Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

Lima Hari Naik 17%, Ternyata Ini yang Dorong IHSG

June 17, 2026
BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

BI Rate Naik, Bank Digital Bakal Perang Suku Bunga?

June 17, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .