• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya

Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya

July 1, 2025
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

Chandra Asri (TPIA) Hentikan Buyback Saham Lebih Cepat, Ini Alasannya

October 28, 2026
Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

Laba Astra International (ASII) Rp21,6 Triliun di Kuartal III-2026

October 28, 2026
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Fore Kopi (FORE) Bocor

October 28, 2026
Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

Premi Risiko RI Melonjak! Awas Rupiah Kian Melemah-Utang Makin Mahal

October 28, 2026
IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Naik 0,31% ke 5.282,31

October 28, 2026
Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

Dolar Nyaris Tembus Rp18.200, BI Soroti Efek MSCI

October 28, 2026
Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

Sebab IHSG Anjlok Lebih Dari 1% & Rupiah Dekati 18.200/USD

October 28, 2026
Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

Fondasi Bisnis Kokoh, Kredit & Dana Murah CIMB Niaga Meningkat

October 28, 2026
Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

Bos Himbara Kompak Sambut Pelonggaran GWM, Kredit Siap Ngebut

October 28, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 28, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Market

Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya

1 year ago
in Market
Harga Minyak Anjlok ke US$ 64, OPEC+ dan Tarif AS Jadi Pemicunya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia tertekan pada awal perdagangan Selasa (1/7/2025), di tengah kekhawatiran pasar terhadap potensi kenaikan produksi OPEC+ serta ancaman tarif baru dari Amerika Serikat yang bisa memicu perlambatan ekonomi global.

Melansir dari Refinitv, harga minyak Brent kontrak September turun 0,24% ke US$66,58 per barel, sementara minyak West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi 0,31% ke US$64,91 per barel. Pelemahan ini terjadi setelah kabar bahwa aliansi produsen OPEC+ akan kembali meningkatkan produksi pada Agustus mendatang.

Mengutip Reuters, sumber internal menyebut OPEC+ tengah bersiap menaikkan pasokan sebanyak 411.000 barel per hari (bph). Jika disahkan dalam pertemuan resmi pada 6 Juli, maka ini akan menjadi kenaikan bulanan keempat berturut-turut dan menambah total pasokan baru sepanjang 2025 menjadi 1,78 juta bph, setara dengan lebih dari 1,5% dari permintaan global.

Selain pasokan yang berpotensi membanjir, pelaku pasar juga mencermati tenggat waktu 9 Juli, di mana AS dijadwalkan mengaktifkan tarif baru atas berbagai barang impor. Menteri Keuangan AS Scott Bessent memperingatkan bahwa tarif bisa naik hingga 50%, bahkan jika negosiasi dagang masih berlangsung. Ketidakpastian ini menambah tekanan terhadap proyeksi permintaan energi dunia.

Di sisi proyeksi harga, Morgan Stanley memangkas estimasi harga Brent ke kisaran US$60 per barel pada awal 2026, seiring prediksi surplus pasokan mencapai 1,3 juta bph tahun depan dan meredanya risiko geopolitik global.

Padahal, ketegangan geopolitik sempat mendorong harga melonjak tajam bulan lalu. Brent sempat menembus US$80 per barel saat konflik antara Israel dan Iran memanas pasca serangan udara terhadap fasilitas nuklir Iran. Namun pasar kembali tenang usai mantan Presiden AS Donald Trump memediasi gencatan senjata 12 hari kemudian.

Meski tensi politik mereda, analis memperingatkan volatilitas pasar masih tinggi dalam waktu dekat. “Harga masih sensitif terhadap perubahan kebijakan dan dinamika pasokan. Fokus utama saat ini adalah keseimbangan jangka pendek antara sinyal kenaikan produksi dan potensi penurunan permintaan global,” ujar analis energi dari JP Energy Research pada Business Today. 

CNBC Indonesia

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rusia dan OPEC+ Bikin Harga Minyak Membara




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

Prabowo Target Masalah Sampah RI Selesai 2028, Danantara Ditugasi!

October 28, 2026
Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

Rupiah Diramal Bisa Tembus Rp19.000, Airlangga: Kita Lebih Optimistis!

October 28, 2026
KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

KPK Geledah Kantor PT Djarum di Kudus Jateng, Manajemen Buka Suara

October 28, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .