• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Ekonomi Moncer Rupiah Justru Loyo, Dolar AS Naik ke Rp16.825

Ekonomi Moncer Rupiah Justru Loyo, Dolar AS Naik ke Rp16.825

February 5, 2026
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

April 18, 2026
Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

April 18, 2026
Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

April 18, 2026
Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal

Didukung OJK, Dana Pensiun Mau Tambah Investasi Pasar Modal

April 18, 2026
Bersaing di Pasar RI, Ban Asal China Tawarkan 3 Keunggulan

Bersaing di Pasar RI, Ban Asal China Tawarkan 3 Keunggulan

April 18, 2026
Syarat Jadi Nasabah Prioritas BRI-Mandiri-BNI, Saldonya Minimal Segini

Syarat Jadi Nasabah Prioritas BRI-Mandiri-BNI, Saldonya Minimal Segini

April 18, 2026
97 Pinjol RI Terlibat Kartel dan Didenda Rp755 M, Ini Daftarnya

97 Pinjol RI Terlibat Kartel dan Didenda Rp755 M, Ini Daftarnya

April 18, 2026
Gak Cuma Pembangkit, PGE Incar 3 Proyek Turunan Geothermal

Gak Cuma Pembangkit, PGE Incar 3 Proyek Turunan Geothermal

April 18, 2026
Prabowo Dorong Ekonomi Digital, Asuransi Siber Siap Berekspansi

Prabowo Dorong Ekonomi Digital, Asuransi Siber Siap Berekspansi

April 18, 2026
Ikut Arahan BP BUMN & Danantara, WSKT Siap Percepat Restrukturisasi

Ikut Arahan BP BUMN & Danantara, WSKT Siap Percepat Restrukturisasi

April 18, 2026
AS Perpanjang Izin Beli Minyak Rusia, Indonesia Bisa Tenang

AS Perpanjang Izin Beli Minyak Rusia, Indonesia Bisa Tenang

April 18, 2026
Alamtri (ADRO) Bagi Dividen US7,5 Juta Setara 99,96% Laba 2025

Alamtri (ADRO) Bagi Dividen US$447,5 Juta Setara 99,96% Laba 2025

April 18, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Saturday, April 18, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home News

Ekonomi Moncer Rupiah Justru Loyo, Dolar AS Naik ke Rp16.825

2 months ago
in News
Ekonomi Moncer Rupiah Justru Loyo, Dolar AS Naik ke Rp16.825
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), meski data pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tercatat solid.

Merujuk data Refinitiv, rupiah menutup perdagangan hari ini, Kamis (5/2/2026), di level Rp16.825/US$ atau terdepresiasi 0,36%. Pelemahan ini melanjutkan tekanan dari perdagangan sebelumnya, ketika rupiah melemah tipis 0,06% dan ditutup di posisi Rp16.765/US$.

Pergerakan rupiah sepanjang hari terpantau cenderung melemah. Pada pembukaan perdagangan pagi tadi, rupiah sudah dibuka turun 0,09% di level Rp16.780/US$, sebelum pelemahan berlanjut hingga penutupan. Sepanjang sesi, rupiah bergerak dalam rentang Rp16.775-Rp16.830/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,12% di level 97,733. Penguatan ini melanjutkan tren dari penutupan perdagangan sebelumnya, ketika DXY naik 0,18%.


Pelemahan rupiah terjadi di tengah rilis data ekonomi terbaru. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada kuartal IV-2025 sebesar 5,39% secara tahunan (year-on-year/yoy), lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

Dengan capaian tersebut, ekonomi Indonesia sepanjang 2025 tercatat tumbuh 5,11% yoy. Secara kuartalan, ekonomi tumbuh 0,86% (quarter-on-quarter/qoq).

Sebagai catatan, konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia dari 13 institusi/lembaga sebelumnya memproyeksikan pertumbuhan kuartal IV-2025 sebesar 5,23% yoy dan 0,72% qoq.

Namun, rupiah belum mampu memanfaatkan sentimen positif tersebut karena tekanan eksternal masih dominan, seiring penguatan dolar AS di pasar global. Indeks dolar bertahan di atas level 97,5 atau mendekati level tertingginya dalam dua pekan, di tengah penyesuaian ekspektasi pasar terhadap laju pemangkasan suku bunga The Fed yang dinilai bisa lebih lambat.

Gubernur The Fed Lisa Cook menekankan kekhawatiran pada inflasi yang progresnya dinilai tertahan, sehingga dukungan pemangkasan suku bunga cenderung menunggu tekanan harga benar-benar mereda.

Pasar juga mencermati implikasi nominasi Kevin Warsh sebagai kandidat ketua The Fed, termasuk preferensinya pada neraca bank sentral yang lebih ramping dan ekspektasi kebijakan yang tidak terlalu agresif dalam penurunan suku bunga.

Dari data ekonomi AS, laporan ADP menunjukkan pertumbuhan pekerjaan sektor swasta berada di bawah ekspektasi, sementara aktivitas sektor jasa justru melampaui perkiraan. Selain itu, perhatian pelaku pasar juga tertuju pada agenda rapat kebijakan ECB dan Bank of England yang diperkirakan sama-sama menahan suku bunga, menjaga fokus pasar tetap pada arah kebijakan bank sentral global dan pergerakan dolar AS.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City  in Lombok

Exclusive: Multi-Billion Dollar Shake-Up Looming for Invest in Lombok Property | Marina Bay City in Lombok

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

Cara Bersihkan Nama di SLIK OJK atau BI Checking agar Skor Kredit Aman

April 18, 2026
Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

Pangeran Thailand Jadi Tukang Kebun di Bandung, Alasannya Bikin Miris

April 18, 2026
Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

Jangan Simpan Uang Banyak di Rekening, Maksimal Segini Menurut Pakar

April 18, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .