• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.825

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.825

January 12, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
Menperin Wanti-Wanti Masalah Gas Industri, Blak-blakan Bilang Begini

Menperin Wanti-Wanti Masalah Gas Industri, Blak-blakan Bilang Begini

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.825

9 months ago
in Lifestyle
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.825
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pertama pekan ini, Senin (12/1/2026).

Merujuk data Refinitiv, rupiah berada di level Rp16.825/US$, atau terdepresiasi sebesar 0,18% pada pembukaan perdagangan pagi ini. Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (9/1/2026), rupiah juga terkoreksi 0,06% dan ditutup di posisi Rp16.795/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB terpantau tengah mengalami pelemahan sebesar 0,22% di level 98,899. Setelah sepanjang pekan lalu berhasil menguat hingga 0,72% secara kumulatif sepekan.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya dinamika pergerakan dolar AS di pasar global.

Dolar AS sempat menguat pada akhir pekan lalu setelah rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang lebih lambat dari perkiraan.

Data Departemen Tenaga Kerja AS mencatat perekonomian Negeri Paman Sam hanya menambah 50.000 lapangan kerja pada Desember 2025, lebih rendah dibandingkan estimasi pasar sebesar 60.000.

Meski demikian, tingkat pengangguran tercatat turun menjadi 4,4%, dari revisi sebelumnya 4,5% pada November, mengindikasikan pasar tenaga kerja yang mulai melandai namun masih relatif solid.

Kondisi tersebut dinilai memberikan ruang bagi bank sentral AS untuk mempertahankan suku bunga acuannya dalam waktu dekat, sejalan dengan sinyal kehati-hatian yang sebelumnya disampaikan otoritas moneter AS.

Sikap tersebut turut memengaruhi pergerakan dolar AS yang cenderung melemah pada awal perdagangan pekan ini.

Di sisi lain, pelaku pasar global juga mencermati perkembangan terkait kebijakan perdagangan Amerika Serikat. Pasar sebelumnya mengantisipasi potensi putusan Mahkamah Agung AS terkait kebijakan tarif Presiden Donald Trump, namun putusan tersebut belum dirilis dan kemungkinan baru akan muncul dalam beberapa hari ke depan.

Dengan kombinasi sentimen tersebut, pergerakan rupiah pada perdagangan awal pekan ini diperkirakan masih akan bergerak terbatas dan cenderung volatil, seiring pelaku pasar menunggu kepastian arah kebijakan moneter AS dan perkembangan sentimen global selanjutnya.

CNBC INDONESIA RESEARCH

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .