• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.730

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.730

January 6, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
Menperin Wanti-Wanti Masalah Gas Industri, Blak-blakan Bilang Begini

Menperin Wanti-Wanti Masalah Gas Industri, Blak-blakan Bilang Begini

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Friday, October 9, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.730

9 months ago
in Lifestyle
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp16.730
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini, Selasa (6/1/2026).

Mengacu pada data Refinitiv, rupiah Garuda berada di level Rp16.730/US$ atau terapresiasi sebesar 0,03% pada awal perdagangan. Penguatan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya rupiah ditutup melemah 0,12% ke posisi Rp16.735/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 09.00 WIB tercatat menguat tipis 0,06% ke level 98,325, setelah sehari sebelumnya sempat berbalik terkoreksi 0,16% dan ditutup di level 98,270 meski sempat menguat di awal sesi.


Pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya dinamika dolar AS di pasar global, yang dalam beberapa hari terakhir bergerak fluktuatif seiring kombinasi data ekonomi AS dan perkembangan geopolitik.

Dari sisi fundamental, dolar AS sempat melemah setelah rilis data indeks manufaktur ISM Desember yang kembali menunjukkan kontraksi lebih dalam, turun ke level 47,9 atau menjadi laju kontraksi terdalam dalam 14 bulan. Kondisi ini memicu kekhawatiran pasar terhadap ketahanan aktivitas industri AS dan menekan permintaan terhadap dolar.

Namun, tekanan tersebut sempat tertahan oleh meningkatnya permintaan aset safe haven menyusul eskalasi geopolitik di Venezuela, serta komentar bernada hawkish dari sejumlah pejabat bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Seperti Presiden The Fed Minneapolis Neel Kashkari yang menilai suku bunga AS saat ini berada dekat dengan level netral, serta Presiden The Fed Philadelphia Anna Paulson yang membuka peluang penyesuaian suku bunga lanjutan apabila inflasi dan pasar tenaga kerja bergerak sesuai ekspektasi.

Di tengah kondisi tersebut, pelaku pasar saat ini masih memperkirakan peluang sekitar 16% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan FOMC 27-28 Januari mendatang, sementara ekspektasi jangka menengah tetap mengacu pada potensi pemangkasan suku bunga sekitar 50 basis poin di sepanjang 2026.

Dengan faktor data ekonomi AS, komentar pejabat The Fed, serta ketidakpastian geopolitik global, volatilitas dolar AS diperkirakan masih akan menjadi penentu utama arah pergerakan rupiah pada perdagangan hari ini.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .