• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
OJK Mau Reformasi Industri Asuransi RI & Lakukan Penyesuaian Regulasi

OJK Mau Reformasi Industri Asuransi RI & Lakukan Penyesuaian Regulasi

July 14, 2025
Buka 202 Toko Baru di 2026, MDIY Bawa Dampak Nyata ke Mitra Lokal

Buka 202 Toko Baru di 2026, MDIY Bawa Dampak Nyata ke Mitra Lokal

November 2, 2026
Bulan Oktober 2026 Brutal untuk IHSG

Bulan Oktober 2026 Brutal untuk IHSG

November 2, 2026
OJK Resmi Gabungkan 4 Bank, Begini Nasibnya Pasca Merger

OJK Resmi Gabungkan 4 Bank, Begini Nasibnya Pasca Merger

November 2, 2026
OJK Resmi Gabungkan 4 BPR, Begini Nasib Bank Hasil Merger

OJK Resmi Gabungkan 4 BPR, Begini Nasib Bank Hasil Merger

November 2, 2026
OJK Belum Pidanakan Kasus BREN, CUAN-DSSA, Ini Alasannya

OJK Belum Pidanakan Kasus BREN, CUAN-DSSA, Ini Alasannya

November 2, 2026
Rupiah Rp18.125 per Dolar AS

Rupiah Rp18.125 per Dolar AS

November 2, 2026
Breaking! IHSG Turun 1% Lebih, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1% Lebih, Ini Penyebabnya

November 2, 2026
IHSG Dibuka Turun 0,35% ke 5.039

IHSG Dibuka Turun 0,35% ke 5.039

November 2, 2026
Bursa Kripto Terbesar Binance Kena Hack Rp111 T, Apakah Kripto Aman?

Bursa Kripto Terbesar Binance Kena Hack Rp111 T, Apakah Kripto Aman?

November 2, 2026
Investor Cermati Saham Teknologi, Bursa Asia Bergerak Melemah

Investor Cermati Saham Teknologi, Bursa Asia Bergerak Melemah

November 2, 2026
IHSG Anjlok 7% Sepekan, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Anjlok 7% Sepekan, Simak 5 Saham Pilihan Hari Ini

November 2, 2026
Gandeng China, MKNT Bidik Proyek Sampah Jadi Listrik Danantara

Gandeng China, MKNT Bidik Proyek Sampah Jadi Listrik Danantara

November 2, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Monday, November 2, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

OJK Mau Reformasi Industri Asuransi RI & Lakukan Penyesuaian Regulasi

1 year ago
in Lifestyle
OJK Mau Reformasi Industri Asuransi RI & Lakukan Penyesuaian Regulasi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pengawas bidang perasuransian Ogi Prastomiyono mengungkapkan industri perasuransian Indonesia terlambat melakukan reformasi. Sehingga menurutnya perlu ada perubahan.

“OJK ingin lakukan perubahan di industri perasuransian yang kita nilai terlambat melakukan reformasi dibandingkan sektor jasa keuangan lainnya,” ungkap Ogi dalam Insurance Forum 2025, Senin (14/7/2025) di Jakarta.

Lebih lanjut Ogi menyebut OJK akan melakukan penyesuaian regulasi, termasuk terkait permodalan, tata kelola, manajemen risiko agar industri asuransi Indonesia makin tangguh.

“Review terhadap produk juga perlu mendapatkan evaluasi sehingga terjadi keseimbangan antara industri asuransi dan konsumen,” ungkap Ogi.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan aset industri asuransi pada bulan Mei 2025 mencapai Rp 1.163,62 triliun atau mengalami kenaikan 3,84% secara tahunan (year on year/ yoy).

Sebelumnya, OJK mencatat total aset industri asuransi pada April 2025 mencapai Rp1.162,78 triliun atau meningkat 3,66 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dari tahun sebelumnya yang senilai Rp1.121,69 triliun.

Di sisi lain, OJK mengatakan dari sisi asuransi komersil, total aset mencapai Rp940,48 triliun atau naik 4,13 persen yoy ketimbang tahun lalu yang sebesar Rp903,18 triliun. Adapun kinerja asuransi komersial berupa pendapatan premi pada periode Januari hingga April 2025 mencapai Rp116,44 triliun atau tumbuh sebesar 3,27 persen yoy.

Secara umum, Ogi menjelaskan, permodalan industri asuransi komersial masih menunjukkan kondisi yang solid, dengan Risk Based Capital (RBC) industri asuransi jiwa 474,77 persen dan RBC asuransi umum dan reasuransi 315,98 persen, jauh di atas threshold 120 persen.

Sedangkan total aset asuransi non komersil yang terdiri dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta program asuransi ASN, TNI, dan Polri terkait program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian tercatat sebesar Rp222,3 triliun, atau tumbuh sebesar 1,73 persen yoy.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



OJK Sebut Asuransi Kesehatan Butuh Perbaikan Ekosistem




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Buka 202 Toko Baru di 2026, MDIY Bawa Dampak Nyata ke Mitra Lokal

Buka 202 Toko Baru di 2026, MDIY Bawa Dampak Nyata ke Mitra Lokal

November 2, 2026
Bulan Oktober 2026 Brutal untuk IHSG

Bulan Oktober 2026 Brutal untuk IHSG

November 2, 2026
OJK Resmi Gabungkan 4 Bank, Begini Nasibnya Pasca Merger

OJK Resmi Gabungkan 4 Bank, Begini Nasibnya Pasca Merger

November 2, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .