• Latest
  • Trending
  • All
  • Business
  • Politics
Prospek TUGU Insurance Direvisi dari Negatif ke Stabil, Ini Pemicunya

Prospek TUGU Insurance Direvisi dari Negatif ke Stabil, Ini Pemicunya

December 10, 2025
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

DPR Sepakat Biaya Haji 2027 Rp98,46 Juta, Subsidi Pemerintah Rp3 Juta

October 7, 2026
Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

Tanoko Borong 1,79 Juta Saham AVIA di Harga Rp330, Ini Alasannya

October 7, 2026
Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

Investor Siap-Siap, Mau Ada Pengumuman Penting Dari Indofarma (INAF)

October 7, 2026
Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

Emiten Konstruksi RI Ini Akuisisi Saham Global Pacific Indonesia

October 7, 2026
IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

IHSG Ditutup Melemah 0,75% ke Level 6.146, Terbebani Saham BYAN

October 7, 2026
Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

Video: Nasib Rupiah Saat Perang & Efeknya ke Dunia Usaha

October 7, 2026
Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

Bos OJK & Dirut KB Bank Buka Suara Soal Isu Diakuisisi Induk Koperasi

October 7, 2026
Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

Rupiah Menguat Tipis, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.875

October 7, 2026
LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

LPS Ubah Aturan Biaya Perjalanan Dinas Hingga Rapat di Tahun 2027

October 7, 2026
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
Wednesday, October 7, 2026
Lombok Times News
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News
No Result
View All Result
Lombok Times News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Prospek TUGU Insurance Direvisi dari Negatif ke Stabil, Ini Pemicunya

10 months ago
in Lifestyle
Prospek TUGU Insurance Direvisi dari Negatif ke Stabil, Ini Pemicunya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – AM Best merevisi prospek peringkat PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) dari negatif menjadi stabil seiring dengan perbaikan kinerja operasional perseroan dalam beberapa periode terakhir.

Dalam keterangan resmi AM Best dikutip, Rabu (10/12/2025), lembaga pemeringkat global ini menegaskan peringkat Kekuatan Keuangan (Financial Strength Rating/FSR) A- (Sangat Baik dan Peringkat Kredit Penerbit Jangka Panjang (Long-Term Issuer Credit Rating/Long-Term ICR) “a-” (Sangat Baik) untuk TUGU.

Bersamaan dengan itu, AM Best juga menegaskan Peringkat Skala Nasional Indonesia (Indonesia National Scale Rating/NSR) aaa.ID (Luar Biasa) dari TUGU dengan prospek stabil.

AM Best menjelaskan revisi prospek dan penegasan peringkat mencerminkan antara lain kekuatan neraca TUGU yang sangat kuat, kinerja operasional yang kuat, profil bisnis yang netral, dan manajemen risiko perusahaan yang tepat. Peringkat ini juga memperhitungkan dampak netral dari induk perusahaan mayoritas TUGU, PT Pertamina (Persero) (Pertamina), sebuah perusahaan energi milik negara di Indonesia.

Revisi prospek menjadi stabil dari negatif untuk FSR dan ICR Jangka Panjang mencerminkan perbaikan hasil operasional TUGU dalam beberapa periode terakhir, dengan ekspektasi bahwa kinerja operasional prospektif akan tetap menguntungkan.

TUGU dinilai telah menunjukkan rekam jejak yang baik dengan pendapatan yang kuat, yang sebagian diuntungkan oleh bisnis yang menguntungkan dari grup induknya, Pertamina. Kinerja underwriting TUGU menunjukkan perbaikan pada tahun 2024, dengan pengalaman kerugian yang lebih baik pada operasi primer dan reasuransinya, di tengah langkah-langkah perbaikan portofolio yang sedang berlangsung.

Selain itu, TUGU terus menghasilkan laba operasional yang positif dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, didukung oleh kinerja underwriting yang baik dan pendapatan investasi yang kuat.

Kekuatan neraca TUGU didukung oleh kapitalisasi yang disesuaikan dengan risiko, sebagaimana diukur dengan Rasio Kecukupan Modal (BCAR) Best, yang diperkirakan akan tetap berada pada level terkuat dalam jangka menengah.

AM Best menilai portofolio investasi TUGU memiliki risiko moderat dan umumnya terdiversifikasi, dengan sebagian besar investasi dialokasikan ke obligasi dan deposito berjangka, dan sisanya diinvestasikan dalam properti dan investasi ekuitas.

TUGU sangat bergantung pada reasuransi untuk mendukung penjaminan risiko komersial besar, termasuk bisnis kebakaran, penerbangan, dan energi, serta untuk mengelola eksposurnya terhadap peristiwa bencana besar. Meskipun demikian, aset reasuransinya sebagian besar berkualitas kredit yang baik.

AM Best menganggap profil bisnis TUGU netral. TUGU adalah organisasi asuransi besar di Indonesia, menempati peringkat ketiga berdasarkan pangsa pasar pada tahun 2024, di pasar asuransi umum domestik dan juga melakukan reasuransi melalui Tugu Re.

TUGU memiliki posisi pasar yang kuat dalam risiko komersial dan industri, termasuk segmen bisnis energi, penerbangan, kebakaran, dan lambung kapal, dan terus mendapatkan manfaat dari akses bisnis yang menguntungkan ke bisnis afiliasi dari grup Pertamina. Diversifikasi bisnis diharapkan akan didukung oleh ekspansi strategis dalam bisnis ritel dari waktu ke waktu.

Best General Insurance

Dalam ajang Road to Award CNBC Indonesia 2025, TUGU berhasil meraih penghargaan untuk kategori Best General Insurance in Underwriting & Cost Efficiency Performance atas performa underwriting dan efisiensi biaya.

Sebagai salah satu perusahaan asuransi umum terbesar di Indonesia, TUGU berhasil mempertahankan kualitas underwriting yang kuat sekaligus mengendalikan beban operasional secara efektif.

Dalam beberapa periode terakhir, TUGU mencatat margin underwriting mencapai sekitar 62%, jauh melampaui rata-rata industri yang berada pada kisaran 36%. Angka ini menegaskan posisi TUGU sebagai salah satu perusahaan asuransi paling efisien di antara emiten asuransi umum di Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, TUGU juga berhasil menjaga combined ratio di bawah 100%, mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan profit teknis dari kegiatan inti asuransi, tanpa bergantung pada pendapatan investasi.

Dalam laporan kinerja terbaru per 30 Juni 2025, TUGU melaporkan combined ratio sebesar 35,8%. Pencapaian TUGU ini merupakan hasil dari strategi seleksi risiko yang ketat, manajemen klaim yang disiplin, tata kelola reasuransi yang efektif, serta fokus biaya yang berkelanjutan.

Dengan kinerja underwriting dan efisiensi biaya yang solid, TUGU tidak hanya berhasil menciptakan profitabilitas jangka panjang, tetapi juga menetapkan standar baru bagi industri asuransi umum di Indonesia.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi TUGU dalam mendorong praktik underwriting yang sehat, efisiensi operasional, dan tata kelola keuangan yang berkelanjutan di sektor asuransi nasional, khususnya asuransi umum.

(ach/ach)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

Transmart Full Day Sale Hadir Lagi, Saatnya Belanja di Akhir Pekan

July 11, 2026
Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

Billionaire Developer Jamie McIntyre Eyes Batam for Potential New City Project

August 12, 2025
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

BUMN Ini Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan Listrik

October 7, 2026
Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

Ekonomi Biru RI Punya Potensi Besar, Pembiayaan Jadi Kunci Utama

October 7, 2026
Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

Tok! Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta

October 7, 2026
Lombok Times News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Entrepreneur
  • Lifestyle
  • Market
  • News

Copyright © 2025 .